inilahmuaraenim.co.id

Korban Banjir di Ujanmas Harapkan Pemkab Muara Enim Segera Buka Dapur umum dan Tempat Pengungsian

Ujanmas, inilahmuaraenim,co.id – Musibah Banjir bandang yang terjadi di dusun VI desa Ujanmas terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari, Jum’at (30/10/2020) mengakibatkan tiga unit rumah warga roboh yaitu rumah milik Pak De Yudi, Adi Alman, dan Nurlena.

Menurut penuturan salah satu korban banjir tersebut yakni Sali warga dusun VI desa Ujanmas Baru mengungkapkan bahwa sejumlah barang yang mereka miliki tidak bisa diselamatkan dan sampai saat ini air masih menggenangi rumah warga.  Dirinya berharap Pemerintah daerah kabupaten Muara Enim untuk dapat segera memberikan bantuan terhadap korban mengingat saat ini mereka juga belum memiliki tempat pengungsian.

 

“Kejadiannya sekitar pukul 01.30 Wib dini hari dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter didalam rumah. Akibatnya barang barang yang ada di dalam rumah dari parabot rumah tangga,  pakaian, bahan pokok,  dan juga hewan ternak juga ikut terendam air karena air ini data g secara tiba-tiba,”ungkap Sali pada awal media.

” KepadaPemkab Muara Enim kami mengharapkan segera memberikan bantuan kepada kami korban karena semua harta benda kami terendam banjir,  kami mohon juga Pemkab untuk membuka dapur umum supaya mampu meringankan beban kami yang terkena musibah ini,”harapnya.

Sementara itu koordinator Tim Rescue Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan kabupaten Muara Enim Edi Ramlan menerangkan bahwa pihaknya telah menurunkan 10 personil dengan satu perahu karet serta bekerjasama dengan Tim dari BPBD Muara Enim dengan 20 personil dan dua perahu fiber melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban banjir.

 

“Kita mendapat telpon dari warga sekitar pukul 02.00 dini hari dan sekitar pukul 02.15 wib kita tiba di lokasi dan melakukan evakuasi kepada warga diantaranya warga yang terkena stroke satu orang dan ibu-ibu hamil dua orang.  Dan saat ini para korban telah dievakuasi ke rumah keluarga korban yang tidak terkena dampak banjir ini,” jelasnya.

“Ada empat rumah yang amblas bukan karena arus karena pondasinya menjadi gembur diakibatkan terkena arus air sehingga rumah tersebut ikut amblas dan roboh, namun akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa, berdasarkan keterangan Pemerintah Kecamatan Ujanmas jumlah warga yang terdampak mencapai 50 Kepala Keluarga,” pungkasnya.

Sumber & Foto : Smartizen.my.id

PTBA Bersama Forum RT RW Lawang Kidul Bagikan 500 Al Quran

Lawang Kidul, inilahmuaraenim.co.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama dengan forum RT/RW se-Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim, membagikan 500 Al-Quran untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1422 Hijriah.

Ratusan kitab suci ini dibagikan ke 44 masjid dan 6 pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Lawang Kidul.

Pembagian dilakukan secara simbolis oleh Manajer Humas Komunikasi dan Administrasi Korporat PTBA Iko Gusman kepada Pengurus Masjid Asa’adah Lawang Kidul, pada Rabu (28/10/2020).

“Atas nama manajemen PTBA kepada seluruh umat Islam kami mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah / 2020 Masehi. Semoga dengan momen kelahiran Nabi atau Maulid Nabi tahun ini, kita semua bisa meneladani keteladanan Nabi Muhammad SAW,” ujar Iko.

Pembagian 500 Al-Quran ini merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan sekaligus untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, meski masih dalam suasana pandemi covid-19.

Dalam kegitan ini PTBA menggandeng Forum RT RW Kecamatan Lawang Kidul. “Alhamdulillah acara ceremony pembagian Al Quran ini dapat terlaksana dengan baik, kendati sederhana namun penuh hikmat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” kata Iko.

Sementara Ketua Forum RT/RW Lawang Kidul Nesti Gestonaini didampingi Yusnandar, mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Manajemen PTBA.

Pihaknya menyampaikan rasa bangga telah diajak dan dipercaya oleh Humas dan CSR PTBA pada kegiatan pembagian Al Quran ini.

“Kami sangat senang, semoga niat baik kita mendapat ridho Allah SWT. Semoga kedepan perusahaan ini semakin maju, menghasilkan produksi yang banyak, berkembang harmonis bersama masyarakat dan kami selalu mendukung untuk kepentingan kita bersama,”ucap Yusnandar.

Sementara itu, mewakili Kepala KUA Lawang Kidul, Ustad Yahdi, S.Pd.I mengucapkan terima kasih atas kepedulian PTBA untuk warga dengan memberikan bantuan 500 Al Quran. “Semoga setelah mendapatkan Al Quran ini bisa menumbuhkan semangat generasi kita untuk lebih bersemangat mempelajari Al Quran dan lebih semangat lagi untuk lebih mencintai Allah SWT dan Rasul,” ujar Yahdi

Pada momen yang sama, Halimiadi, Pengurus Masjid Asa’adah juga menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah adanya bantuan Al Quran dari PTBA dan berharap kegiatan serupa dimasa datang bisa berlanjut, serta semoga PTBA selalu diridhoi Allah SWT dan diberikan kemudahan dan barokah.

Usai acara ceremony Pembagian AL Quran di Masjid As Sa’ada, penyerahan Al Quran secara simbolis juga dilakukan di pondok pesantren Salafiyah Tanjung Enim. Bantuan Al Quran diserahkan langsung Senior Manager CSR PTBA, Hartono melalui Asisten Manajer (AM) Perencanaan dan dokumentasi CSR, Syamsuir kepada pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah, Ustd. KH. Fadil, S.Ag di ruang kantor pondok pesanten.(Rilis)

*MEDCO E&P TINGKATKAN KAPASITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-27 Oktober 2020 – Metode pembelajaran di Indonesia berubah secara tiba-tiba melalui online akibat pandemi COVID-19. Berbagai tantangan harus dihadapi para guru dan siswa. Oleh karena itu, KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) Blok Lematang turut membantu agar proses belajar mengajar terus berjalan optimal melalui Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Kapasitas Guru dan Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online pada Selasa (27/10), menghadirkan nara sumber Tim School of Universe pimpinan Lendo Novo, penggagas konsep sekolah alam yang sekolahnya sudah banyak berdiri di Indonesia dan luar negeri. Pelatihan diikuti oleh para guru dan kepala sekolah dari 22 sekolah dasar yang masuk Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan, Kecamatan Gunung Megang, Sumatera Selatan.

Pelatihan dilaksanakan empat seri selama satu bulan, bertujuan untuk memberikan pemahaman pada guru dan kepala sekolah mengenai metodologi, konsep, dan esensi PJJ. Pelatihan dilaksanakan dengan mengikuti Protokol Kesehatan yang berlaku.

Sementara itu, VP Relations & Security Medco E&P Drajat Panjawi berharap, pelatihan ini dapat membangun kreativitas guru dalam merancang strategi pemanfaatan sarana prasarana di tengah Pandemi. “Dengan kegiatan ini Perusahaan berharap untuk dapat membantu peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah dalam PJJ,” ujar Drajat Panjawi. (***)

Plt Bupati H Juarsah SH : Hadirnya SMSI Angin Segar Bagi Kabupaten Muaraenim

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id – Plt Bupati Muara Enim, HJuarsah SH, menyampaikan hadirnya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kabupaten Muaraenim memberi warna perubahan, untuk bumi serasan sekundang. Dengan harapan lewat organisasi media online ini dapat menginformasikan pembangunan dan perkembangan kabupaten ini.

“Kami bersyukur hadirnya SMSI di Muaraenim, dengan harapan kedepan dapat berkontribusi menginformasikan beragam pembangunan dan semua potensi di wilayah ini,” Kata H Juarsah, Selasa (27/10/2020)  di ruang rapat Bupati Muara Enim dalam rangka silaturahmi SMSI dengan plt Bupati dan jajarannya.

Hadir dalam pertemuan ini plt Asisten I Muara Enim, Kepala Dinas (Kadin) PMD, Kaban Kesbangpol dan Kadin Kominfo.

Pada kesempatan tersebut Ketua SMSI Kabupaten Muara Enim Hafizul Ahkam, S.Pd.I didampingi Sekretarisnya Taufik Firdaus dan Bendahara Endang Saputra serta beberapa wakil Ketua bidang lainnya seperti Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Heru Fachrozi, Wakil Ketua Bidang Organisasi Daerah Yulian Agusti, Ketua Bidang Hukum dan Arbitrase Tahta Amrilah, Ketua Bidang Tehnologi dan Informasi Azwar Anas.

Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah  berharapan SMSI Kabupaten Muara Enim dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk mewujudkan muara Enim Agamis berdaya saing, sehat mandiri dan sejahtera.

“Kami menyambut baik adanya SMSI di Muara Enim semoga  kehadiran SMSI Kabupaten Muara Enim akan angin segar dan angin sejuk bagi pemerintah Kabupaten Muara Enim, dan  dapat berkontribusi dalam hal pemberitaan secara objektif demi kebaikan bersama, sehingga pemberitaan akan cek and balence dan juga objektif, sebagai kontrol sosial beritanya tidak selalu baik namun berimbang dan mendidik,” ungkap dia.

“Untuk membangun Muara Enim,  kita mulai darivtugas dan fungsi masing-masing serta apapun profesinya agar kabupaten ini lebih  terkenal, baik di tingkat nasional maupun internasional, dan Pemkab bersama SMSI akan bersinergi disemua lini untuk sehingga muara Enim agamis berdaya saing, sehat, mandiri dan sejahtera, dapat terwujud” tutup Juarsah.

Sementara mewakili OPD yang ada di Kabupaten Muaraenim, Plh Asisten I mengatakan bahwa menyambut baik kehadiran SMSI, berharap kedepan dapat berjalan dengan baik dan saling mendukung demi kebersamaan.(rilis)

Sekretaris SMSI Riau Wafat, Seluruh Wargs SMSI Duka Mendalam

Riau, inilahmuaraenim.co.id-Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Moralis, Sekretaris Serikat Media Siber (SMSI) Provinsi Riau.

‘’Semoga sahabat kita, almarhum Moralis mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, mudah-mudahan tergolong syahid, Aamiin YRA,’’ sebut orang nomor satu di Provinsi Riau itu.

Gubri juga mendoakan istri, anak, dan keluarga almarhum tabah menghadapi cobaan. ‘’Sekarang, kita doakan semoga isterinya (lagi dirawat) lekas sembuh, Aamiin YRA,’’ ujar Syamsuar.

Mengantisipasi libur panjang, Senin (26/10/2020), Gubri mengundang Walikota Bupati se-Riau. ‘’Besok, kami rapat dengan Walikota dan Bupati se-Riau membahas penanganan Covid-19,’’ tutupnya.

Protokol Covid-19
Sebelumnya, Ahad (25/10), sekitar pukul 16.00, sejumlah wartawan menyempatkan diri ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk menyolatkan sekaligus memberi penghormatan terakhir terhadap almarhum.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau H Zulmansyah Sekedang terlihat sedih ketika memberikan sambutan singkat. Tampak hadir sejumlah wartawan antara lain H Fendri Jaswir, H Asril Darma, Luna Agustin, dan H Ardiansyah Tanjung.

Setelah disholatkan yang juga dihadiri anggota DPRD Riau Yulisman S.Si dan H Agung Nugroho SE serta owner PT Muhibah Ibnu Ma’sud, jenazah Pemred/Penanggungjawab riaumandiri.id itu dikebumikan dengan standar protokol kesehatan Covid-19, di TPU Palas, Rumbai, sekitar pukul 17.00.

Sebelumnya, Mohammad Moralis sempat mengalami demam panas. Karena kondisinya menurun, maka dibawa ke RS Awal Bross Panam, Senin (19/10/20) pukul 04.00 WIB dinihari.

Karena kondisinya membutuhkan ventilator, Senin siang dipindahkan ke RSUD Arifin Ahmad. Almarhum menjalani perawatan di ICU sambil menunggu hasil Swab, yang keluar Selasa (20/10/20) dengan hasil positif Covid-19.

Dirut RSUD Arifin Ahmad dr Nuzelly Husnedi, MARS sebelumnya sempat menginformasikan kondisi almarhum membaik. Respon terhadap obat yang diberikan juga sangat baik. Moralis masih di dalam ruang ICU memakai ventilator dan dalam pengawasan tim dokter.

Namun Tuhan berkehendak lain. Setelah sempat menjalani perawatan selama enam hari, Mohammad Moralis menghembuskan nafas terakhir menjelang siang tadi.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar wartawan di Riau. Apalagi, dalam kesehariannya almarhum dikenal ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja.

Media sosial baik FB maupun WhatsApp, banjir ucapan berbelasungkawa atas kepergian almarhum. Ucapan duka juga disampaikan Ketua SMSI Riau Novrizon Burman

“Innalillahi wainna ilahi rajiun. Hari ini kita kehilangan wartawan yang tunak dan mencintai profesinya. Sosok wartawan yang pantas untuk dijadikan teladan. Selamat jalan Saudara kami Mohammad Moralis. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran”

Novrizon juga menyampaikan ‘’kami sangat kehilangan, almarhum adalah orang baik, saya saksinya,’’ ucapnya.

Mendengar berita duka tersebut, Firdaus ketua Umum SMSI Pusat menyampaikan duka cita mendalam, atas kepergian Moralis.

“Kepergian Sahabat dan saudara kami Moralis, sangat tak terduga. Membuat kami keluarga besar SMSI se Tanah air berduka. Semoga beliau khusnul Khotimah dan yang ditinggalkan diberi kesabaran” *

Hj Nurmalah SM MH Buka Kantor Cabang di Semarang

Konsultan Hukum SMSI Sumsel

Ketua DPC Peradi Kota Palembang

Semarang, inilahmuaraenim.co.id-PENGACARA kondang di Sumsel yang juga sebagai Ketua DPC Peradi Kota Palembang dan Konsultan Hukum SMSI Sumsel, Hj Nurmalah SH MH melebarkan sayap dengan membuka kantor cabang di kota Semarang. Kantor baru tersebut dengan nama Kantor Hukum Hj. Nurmalah, S.H., M.H., dan Megawati Prabowo, S.H., M.Kn. yang berkedudukan di Ruko Citra Grand London C-15 Jln. Kompol R. Soekamto Sambiroto, Semarang, Jawa Tengah.

Hj. Nurmalah, S.H., M.H., owner sekaligus Pimpinan Kantor Hukum H. Idham Khalid, S.H., dan Hj. Nurmalah, S.H., M.H., membuka kantor cabang di Semarang menggandeng advokat muda Megawati Prabowo, S.H., M.Kn.

 

Saat peresmian kantor baru tersebut akhir pekan lalu, Jumat (16/10) hadir Sekda Kota Semarang Ir. Iswar Aminuddin, M.T., mewakili Wali Kota Semarang, Perwakilan Polda Jateng, Wakil Ketua Peradi Palembang dan Bidang PKPA Peradi Palembang, Polres Semarang, Pengadilan Tinggi Jateng, Pengadilan Agama, Korwil Peradi Jateng, Ketua DPC Peradi Pati, Ketua DPC Peradi Grobogan, Ketua DPC Peradi Semarang yang diwakilkan Sekwil Bank Mandiri, Notaris/PPAT, Advokat Semarang dan rekan seangkatan sama-sama S3 mahasiswa program doktornya serta para undangan lainnya. Peresmian kantor ditandai pemotongan pita yang dilakukan oleh Sekda Kota Semarang, pembacaan yasin bersama dan doa bersama.

Dari pantauan di lokasi banyak sekali ucapan karangan bunga antara lain mulai dari KETUA UMUM PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA (PERADI) Prof. Dr. OTTO HASIBUAN, S.H.,M.C.L., M.M, Ketua Komisi OMBUDSMAN RI, Gubernur SUMSEL, Ketua DPRD SUMSEL, BUPATI MUSI BANYUASIN, PJS WALIKOTA SEMARANG, BUPATI OKU TIMUR, KEPALA BNN OKU TIMUR, KETUA KORPRI MUSI BANYUASIN, KETUA KORPRI DAN SEKDA OKU TIMUR, KAPOLDA SUMSEL, KAPOLDA LAMPUNG, KOMBES POL. BARLI DARI BARESKRIM POLRI, HAKIM TIPIKOR SURABAYA, KETUA KONI SEMARANG, KAJARI MUSI BANYUASIN, KEJARI BANYUASIN, PERUSAHAAN DARI JAKARTA, PERUSAHAAN DARI PANGKAL PINANG, DARI MAY BANK, BANK BNI, MANAJEMEN PT. MINAMAS PLANTATION JAKARTA, KEPALA DINAS PRKP KABUPATEN OKI, SEKRETARIS BADAN PENGELOLA ASET DAERAH KABUPATEN OKI, CV. ANUGRAH OKI, PT. PUNCAK PANGKAL PINANG, PT. ASYERA MITRASARI UTAMA SEMARANG, PT. SAKTI KARYA MAKMUR, ANGGOTA DPR SEMARANG FRAKSI PDI PERJUANGAN, ASISTEN 1 PEMDA MUBA, KEPALA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN MUBA, KEPALA DINAS KESEHATAN MUBA, KOMISARIS RUMAH SAKIT UMUM SRIWIJAYA PALEMBANG (DOKTER AK. ANSYORI), PT. ANUGRAH HAYAT ABADI, KOMPOL SURYADI KASUBDIT JATANRAS POLDA SUMSEL, CAMAT LAWANG WETAN MUBA, KADES MEKARJAYA MUBA, DAN DARI BEBERAPA KANTOR HUKUM SEPERTI KANTOR HUKUM BHP LAW FIRM PALEMBANG, KANTOR HUKUM RUSLI BASTARI,S.H & PARTNERS PALEMBANG, KANTOR HUKUM UNTUNG, S.H, KANTOR HUKUM CBS & PARTNERS, KANTOR HUKUM MIGUNA & PARTNERS DI JAKARTA, KETUA DPC PERADI JEMBER, KETUA DPC PERADI OKU RAYA, AKP. ZANZIBAR,S.H.,M.H KAPOLSEK SUNGAI LILIN, AKP. TEGUH HIDAYAT,S.H KAPOLSEK PLAKAT TINGGI serta masih banyak ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga lainnya. Peresmian kantor ditandai pemotongan pita yang dilakukan oleh Sekda Kota Semarang.

Hj Nurmalah, S.H., M.H., saat memberikan sambutan pada peresmian kantor barunya itu menyampaikan, “Alasan saya membuka kantor cabang di Semarang dikarenakan sedang menjalani kuliah S3, juga untuk mengembangkan kantor advokat yang berada di Palembang. Saat ini saya masih mencari advokat dari Semarang yang ingin bergabung, dengan syarat punya semangat untuk maju, serta jujur dan bertanggung jawab karena profesi advokat adalah profesi yang mulia. Jadi nama baik dan martabat harus benar- benar dijaga. Serta yang paling penting tidak menghianati saya atau berselingkuh di belakang saya, ” jelas Hj. Nurmalah sambil tertawa.

Dia juga menambahkan bahwa dirinya sudah menjalani profesi advokat sejak tahun 1993. Berbagai kasus sudah ditangani mulai dari kasus pidana bebasnya Walikota Prabumulih dari tuntutan tindak pidana korupsi dan memenangkan perkara sengketa kebun sawit di Aceh sebanyak 1.239 Ha, serta masih banyak lagi kasus lainnya yang sudah dimenangkan. Termasuk menjadi kuasa hukum Gubernur Sumsel dan konsultan hukum dan SMSI (Serikat Media Siber Indonesia). “Saya berharap, kantor hukum yang baru dibuka bisa sukses dan berguna bagi masyarakat Semarang khususnya dan Jawa Tengah umumnya,” ujar Hj. Nurmalah.

Di tempat yang sama, Megawati Prabowo,S.H.,M.Kn yang digandeng Hj Nurmalah SM MH menambahkan, bahwa dia berasal dari dunia entertaint (mantan Putri Indonesia asal Jawa Tengah) yang juga mengikuti pendidikan advokat dan pernah magang di beberapa tempat. “Semoga kantor hukum ini juga sukses dan membawa berkah bagi masyarakat Semarang,” harapnya.

Terpisah, Ketua Umum Peradi Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., M.M saat dimintai keterangan lewat telepon menjelaskan bahwa Hj. Nurmalah, S.H., M.H., adalah sosok wanita tangguh. “Beliau juga Ketua DPC Peradi Palembang. Wanita cerdas, kiprahnya di advokat sudah tidak diragukan lagi. Dengan dibukanya kantor advokat di Semarang membuat perpaduan yang serasi antara dua advokat wanita yang bisa saling melengkapi,” ungkapnya.

Ketua DPRD Palembang Hj. RA Anita Noeringhati, S.H., M.H., yang juga sebelumnya aktif sebagai advokat di Palembang dan Sumsel, saat dihubungi via ponselnya menyampaikan bahwa Hj Nurmalah S.H., M.H., adalah sosok wanita yang strugle dan aktif berjuang untuk kaum perempuan. Beliau sangat konsisten dalam profesinya. Semoga saja kantor advokat yang baru saja dibuka di Semarang ini sukses seperti yang di Palembang,” kata Hj Anita Noeringhati SH MH.

  • Nama Pengurus dan Staf Kantor Advokat Hj Nurmalah SH MH di Semarang:
    1. Hj. Nurmalah,S.H,M.H
    2. M. Yusni, S.H
    3. Zulfatah, S.H
    4. Hj. Eka Novianti, SH.MH
    5. Fitrisia Madina,SH
    6. Endy Rahmatullah, SH
    7. Megawati Prabowo,SH.MKn
    8. Elda Mutilawati,SH.MH
    9. Nita Sri Mardiani.SH.Mkes
    10. Rini Susanti.SH
    11. Andi Saputra. SH. (rilis SMS

Desa Binaan PTBA Raih Penghargaan Proklim Lestari 2020

SDU, inilahmuaraenim.co.id-Desa Pelakat, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari tingkat Nasional yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ini merupakan penghargaan tertinggi sebagai desa terbaik dalam inovasi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim se-Indonesia.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono kepada Kepala Desa Pelakat, Kohapa, yang saat penerimaan piala turut didampingi oleh Kasi Pemeliharaan dan Konservasi Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, Khusnul Muassiroh.

Desa Pelakat merupakan salah satu desa binaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Kepala Desa Pelakat, Kohapa, mengaku senang dan bangga dengan penghargaan ini, sebab ini merupakan hasil jerih payah yang panjang dan Kerjasama banyak pihak.

“Kami mengikuti ini sejak 2015, agar memenuhi syarat kami juga harus melibatkan 10 dusun sekitar untuk peduli masalah lingkungan, kelestarian hutan, air, dan pertanian,” paparnya, saat dijumpai usai penyerahan penghargaan, Jumat (23/10/2020).

Bersama dengan PTBA, Desa Pelakat melakukan penghijauan di lahan seluas lebih dari 200 hektare. Pelatihan dan pembinaan untuk usaha perkebunan kopi, hingga rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Program Kampung Iklim merupakan program Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal berupa upaya adaptasi dan upaya mitigasi dengan meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Desa Pelakat dinilai telah melakukan peningkatan upaya adaptasi dan mitigasi dan mereplika kegiatan ke 10 dusun sekitarnya.

Selain Desa Pelakat, Kabupaten muara enim juga mendapatkan 7 (tujuh) apresiasi dari menteri lingkungan hidup dankehutanan RI berupa sertifikat proklim utama.

“Alhamdulillah sesuai dengan harapan kami, peran pendamping seperti PTBA sangat berarti untuk terus meningkatkan peran serta desa dalam mengembangkan lingkungan,” ujar Kasi Pemeliharaan dan Konservasi Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim, Khusnul Muassiroh.(Rilis Humas)

Program SIBA Center Bukit Asam Berdayakan Masyarakat Tanjung Enim

Lawang Kidul. inilahmuaraenim.co.id-PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengalokasikan Rp 750 juta untuk membangun Sentra Industri Bukit Asam (SIBA Center) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Program SIBA yang telah terbentuk sejak 2013 dan berada di bawah naungan Corporate Social Responsibility (CSR) PTBA ini memiliki tujuan utama untuk pemberdayaan masyarakat, menumbuhkan kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan.

http://ptba-bagikan-masker-dan-semprot-disinfektan-di-tanjung-enim/

PTBA menyadari pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia memiliki dampak luar biasa bagi perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu, perusahaan meyakini tantangan ini akan bisa dilalui dengan berjuang bersama.

SIBA Center adalah salah satu upaya dan inovasi PTBA dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Program ini dilakukan dengan membangun rumah-rumah kayu di lahan seluas ± 1 hektar di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul.

Lahan tersebut merupakan milik PTBA yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai tempat stockpile batu bara, dan tidak dimanfaatkan sejak tahun 1990 atau 30 tahun terakhir.

Seluruh program SIBA Center memberdayakan masyarakat sekitar secara optimal. Mulai dari tahapan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan secara swakelola dengan memberdayakan pemuda-pemuda sekitar yang putus sekolah, lulusan program Bidiksiba dan pemuda-pemuda panti asuhan yang mendapatkan edukasi tentang bidang interior dan eksterior.

Alhasil, saat ini sudah terbangun 10 unit rumah kayu sebagai tempat produksi dan penjualan industri binaan CSR PTBA. Pembangunan berlangsung cepat sebab bentuk rumah kayu terpilih yang dibangun berdasarkan pertimbangan efektivitas dan kecepatan pembangunan.

Adapun 10 unit rumah kayu yang sudah terbangun akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan SIBA Rosella, Kopi Bukit Asam, Fashion (rajut, batik dan songket), konveksi, pengelola, pembibitan, bonsai, pertukangan, dan perikanan.

Selain bangunan-bangunan rumah kayu yang dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan dan penjualan produk-produk binaan CSR PTBA, area itu juga akan dijadikan sebagai kebun percontohan budidaya.

Percontohan budidaya yang akan dikembangkan antara lain; budidaya rosella, percontohan budidaya ikan dengan system bioflog, percontohan budidaya pangan organik, smart farming, dan lainnya.

Selanjutnya, direncanakan akan dibangun lagi beberapa rumah kayu dengan bentuk bangunan khas lokal di area yang sama. Pembangunan tahap II ini direncanakan sebagai pusat kegiatan dan pengembangan produk unggulan oleh kelompok usaha baru yang bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK).

Keberadaan SIBA Center ini sekaligus diharapkan bisa menambah destinasi wisata untuk mendukung program Tanjung Enim menjadi Kota Tujuan Wisata.(rilis)

Untuk Menjaga Kondusifitas Nasional, SMSI Serukan Perangi Hoax

JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus menyesalkan berbagai kalangan untuk mencapai tujuan menghalalkan berbagai cara, termasuk menggunakan influenser dan buzzer, sehingga untuk masa tertentu masyarakat akan terus terbelah. Hal itu juga menurut firdaus factor ini juga memunculnya banyak informasi yang salah di masyarakat. Hingga sebelum dan Pasca-Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja disahkan menjadi Undang-Undang pada Senin (5/10), pro kontra semakin menajam.
Dikatakan Firdaus pembelokan informasi paling masif terjadi pada klaster ketenagakerjaan yang disinyalir motifnya beragam. Padahal, semangat dari UU Cipta Kerja adalah memberikan perlindungan secara komprehensif terhadap pekerja.

”Media menyajikan kritik konstruktif itu sebuah kewajaran. Tujuannya sebagai penyeimbang. Karena pers bagian dari pilar demokrasi bangsa. Namun melihat realitas di lapangan, khususnya di seluruh tanah air, muncul disinformasi. Tanpa check and balance. Saya mendapatkan informasi itu lewat pesan yang sampai ke saya secara langsung,” terang Firdaus kepada Siberindo.co Rabu (7/10).

Di tengah pandemi ini, sambung dia, SMSI berharap seluruh pengurus dan anggota SMSI di penjuru nusantara agar dapat mengkonsolidasikan informasi yang didapat. ”Khususnya kepada karyawan, jurnalis di lapangan. Untuk meluruskan informasi yang didapat. Ini sebagai upaya mendukung dan menciptakan kondusifitas,” tuturnya.

SMSI pun berharap, kepada seluruh anggota dan pengurus tetap dalam satu alur hirarki. ”Jaga sikap kita, berada pada jalur yang benar. Dan tidak mengambil kebijakan sendiri-sendiri yang akan membuat semakin lemahnya citra dan tatanan dalam berbangsa dan negara,” papar Firdaus yang dipertegas dalam keterangan resminya.

SMSI juga meminta seluruh pengurus dan anggota, mampu membina karyawan khususnya jajaran menagemen dan redaksi tetap produktif, di tengah keterbatasan yang dihadapi. Ini pun upaya dalam menjaga keseimbangan informasi sehingga bangsa kita tidak tenggelam dalam kegelapan.

”Saatnya kita berperan, mendorong iklim investasi, khususnya situasi dan kondisi saat ini yang serba tidak menentu. Tunjukan bahwa perusahaan – media siber anggota SMSI memiliki arah dalam membangaun bangsa dan Negara. Paling tidak seluruh perusahaan anggota SMSI konsisten menjaga keseimbangan informasi, itu yang paling sederhana,” jelasnya.

Media juga mampu menangkal penyebaran hoaks untuk memprovokasi berbagai kalangan. ”Disinformasi, tebaran kabar bohong, jelas sangat mengganggu produktivitas kita dalam bekerja. Terebih pemerintah tengah berupaya memulihkan ekonomi sebagai akibat dampak dari pandemi Covid-19,” terang Firdaus.
Menurutnya, penyesatan informasi tersebut sangat berbahaya dan bisa menimbulkan gejolak di tengah tengah masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta seluruh elemen menahan diri agar tidak menjadi corong penyebaran hoaks, terutama soal UU Cipta Kerja tersebut.
Jika kita mau duduk bersama, SMSI memastikan UU Cipta Kerja memberikan perlindungan yang komprehensif bagi tenaga kerja. Bahkan untuk pekerja kontrak pun diberikan kompensasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). ”Kita sudah cek dan kami pastikan UU Cipta Kerja membuat para tenaga kerja akan banyak terbantu,” jelas Firdaus.

Firdaus pun memberikan contoh yang muncul dalam informasi yang beredar. ”Tidak benar bahwa tidak ada status karyawan tetap dan perusahaan bisa melakukan PHK kapanpun. Ketentuan dalam Pasal 151 Bab IV Undang Undang Cipta Kerja memberikan mandat yang jelas bahwa pemerintah, pengusaha dan serikat pekerja mengupayakan tidak terjadi PHK,” jelasnya.

Bila akan melakukan PHK, ketentuannya diatur dengan tahap yang jelas, harus melalui pemberitahuan ke pekerja, perlu ada perundingan bipartit, dan mekanisme penyelesaian hubungan industrial. ”Jadi tidak serta merta langsung bisa PHK. Itu poin pokoknya,” jelasnya.

Pasal 153 Bab IV UU Cipta Kerja juga mengatur pelarangan PHK dikarenakan beberapa hal misalnya berhalangan kerja karena sakit berturut turut selama satu tahun, menjalankan ibadah karena diperintahkan agamanya, menikah, hamil, keguguran kandungan, menyusui.

Selanjutnya memiliki pertalian darah dengan pekerja lainnya di satu perusahaan, menjadi anggota serikat pekerja, mengadukan pengusaha kepada polisi karena yang bersangkutan melakukan tindak kejahatan, berbeda agama, jenis kelamin, suku, aliran politik, kondisi fisik, maupun keadaaan cacat karena sakit atau akibat kecelakaan.

Pasal 154 Bab IV UU Cipta Kerja mengatur PHK hanya boleh karena penggabungan, peleburan, pengambilalihan, atau pemisahan perusahaan, perusahaan melakukan efisiensi, perusahaan tutup karena kerugian, perusahaan tutup karena force majeur.

Termasuk penundaan kewajiban pembayaran utang, perusahaan pailit, perusahaan merugikan pekerja, pekerja melanggar ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, pekerja ditahan oleh pihak berwajib, pekerja sakit berkepanjangan lebih dari satu tahun.

Firdaus pun mempertegas bahwa tidak benar karyawan alih daya atau outsourching bisa diganti dengan kontrak seumur hidup. Pasal 66 UU Cipta Kerja menjelaskan bahwa hubungan kerja antara perusahaan alih daya dengan pekerja atau buruh yang dipekerjakannya, didasarkan pada perjanjian kerja yang dibuat secara tertulis baik perjanjian kerja waktu tertentu atau perjanjian kerja waktu tidak tertentu.

Bahkan UU Cipta Kerja mengatur perjanjian kerja tersebut harus memberikan perlindungan kesejahteraan pekerja serta kemungkinan perselisihan yang timbul harus sesuai dengan ketentuan perundang undangan.
Kemudian dia juga menuturkan tidak benar bahwa hak cuti karyawan dihilangkan. Pasal 79 UU Cipta Kerja mengatur pengusaha wajib memberikan cuti. Cuti yang dimaksud antara lain cuti tahunan, paling sedikit 12 hari kerja setelah pekerja atau buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 bulan secara terus menerus.

Selain itu dia mengatakan tidak benar bahwa jaminan sosial dan kesejahteraan lainnya hilang. Pada 82 UU Cipta Kerja memberikan jaminan sosial tenaga kerja, bahkan ditambahkan. Jaminan sosial meliputi kesehatan, kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, kematian dan kehilangan pekerjaan.

”Terakhir, SMSI sebagai organisasi perusahaan media yang didalamnya berhimpun para pengusaha media siber, berharap perusahaan media tetap menyajikan informasi yang benar, akurat dan berimbang, ini dapat dipahami secara utuh oleh publik, shingga tercipta ikilm bisnis yang baik” pungkasnya. (rilis SMSI)

Menkominfo Minta SMSI Sehatkan Demokrasi Lawan Hoax

  • SMSI Serikat Media Siber Terbesar di Indonesia

ANYER – Goncangan media sosial yang sulit terkontrol, menimbulkan berbagai dampak dan problem demokrasi. Menkominfo Johnny G Plate meminta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ikut berperan menyehatkan demokrasi dan menjadi aktor penting di era digital.

Demikian salah satu poin krusial yang disampaikan Menkominfo dalam sambutan virtual, di Rakernas SMSI 1 di Hotel Marbella Anyer, Serang, Banten, Sabtu (26/9/2020).

Lanjut Menkominfo, menjadi keharusan SMSI berbenah guna memberikan kontribusi positif sebagai satu aktor bagi Indonesia maju.

“Terutama menanggulangi berita hoaks, kekacauan informasi dan pornografi. Justru hal itu sering muncul di FB, instagram, twitter dan youtube. Butuh peran media siber,” ulas sang menteri.

Wakil Ketua Dewan Pers Hendri CH Bangun, mewakili Ketua H. Muhammad Nuh, menilai SMSI sebagai asosiasi siber terbesar di Indonesia dengan 1.224 anggota.

“Data dari Dewan Pers memang begitu. Bisa jadi tidak hanya di Indonesia, perlu dicatat di MURI Jaya Suprana,” tandas Hendri.

Menurut bang Hendri, juga Ketua Dewan Pakar SMSI, dari pelaksanaan Rakernas ini bisa menghasilkan ide-ide yang segar, praktis dan pragmatis serta memberi jalan keluar yang elegan bermuara pada kepentingan bangsa.

“SMSI juga harus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Data di Dewan Pers juga mencatat dari pengaduan berita, 90 persen dari berita online,” paparnya.

Sementara Ketum SMSI Firdaus sangat berterima kasih atas kehadiran pengurus SMSI provinsi maupun kabupaten/kota meski pandemi Covid-19 rela menyediakan waktu dan tenaganya untuk kemajuan SMSI.

“Kita memerlukan inovasi dan terobosan agar media siber yang masih kecil bisa menjadi sejahtera. Tentu ini mesti memperoleh dukungan dari Menkominfo dan Dewan Pers,” tukas Firdaus.

Dalam acara itu hadir juga Bupati Musi Banyuasin Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin yang mengakui bahwa keberadaan SMSI vital dalam upaya bersama memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat.

“Media siber adalah bagian warga kami yang kami anggap mitra penting dan tentu kami bina dengan baik. Tak kurang 72 media siber di daerah kami yang bekerja sama dengan pemkab dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tegas pria yang dijadikan anggota kehormatan PWI ini. (Rilis SMSI Pusat)

Surat Terbuka Prof, Dr, H. Hatta Ali, SH, Mhum Mantan Ketua Mahkamah Agung RI

Assalamualaikum ww – Kepada para senior dan para sahabat yang saya banggakan dan cintai perlu saya memberi klarifikasi tentang kasus JT. Sebenarnya klarifikasi saya ini sudah saya sampaikan melalui jubir MA dan telah ditindak lanjuti tetapi ya begitulah masih ada juga media yang masih menggoreng goreng tidak sesuai fakta seutuhnya yang saya sampaikan sehingga dapat menimbulkan penafsiran yang lain terutama yang non hukum. Demi lengkapnya saya teruskan saja klarifikasi dan saya tersebut untuk disimak. Selanjutnya bagi yang memfitnah atau 8menjual jual nama saya semoga Allah swt mengampuninya dan digerakkan hatinya untuk berkata yang benar insyaa Allah pahalanya jatuh ke saya. Aamiin yra. Tks atas perhatiannya.

Menunjuk surat pertanyaan pertanyaan yang diajukan oleh Majalah Tempo tertanggal 10 Sept 2020 melalui Jubir MA, dengan ini kami memberi klarifikasi sbb:

  1. Saya tidak pernah kenal dengan yang namanya Jaksa Pinangki maupun Andi Irfan Jaya yg dikatakan dari partai Nasdem, dimana keduanya dikatakan membuat action plan dalam pengurusan Fatwa di MA untuk kepentingan JT . Sedangkan pengacara Anita Kolopaking adalah teman se alumni S.3 di Unpad, selain itu Anita sebagai salah satu anggota ALA ( Asean Law Association ) yang ikut sebagai salah satu peserta delegasi dalam konferensi ALA di Phuket Thailand. Sehingga dgn sendirinya pasti ketemu dengan Anita dlm kegiatan tsb, tetapi tidak ada pembicaraan tentang kasus JT.
  2. Selama saya menjabat KMA memang pernah menerima Jaksa Agung SB di Kantor MA dalam rangka courtesy call untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat yang baru dilantik oleh Presiden RI. Courtesy call semacam ini adalah suatu tradisi sesama penegak hukum. Kunjungan tersebut di atas sangat singkat dan sama sekali tidak membicarakan perkara apalagi perkara JT.
  3. Mengenai fatwa MA yang dijanjikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, adalah hal yang sangat mustahil karena MA tidak pernah sekalipun mengeluarkan fatwa yang bersifat tehnis untuk membatalkan atau mengoreksi keputusan PK. Permohonan fatwa itu sendiri tidak pernah diterima di MA.
  4. Kemudian sebagai info bahwa saya bertindak sebagai salah satu Hakim Anggota dalam perkara permohonan PK yang diajukan oleh JT, perkara no.100 PK/Pid. Sus/2009 tanggal 20 Februari 2012 yang antara lain amar putusannya: Menolak permohonan PK dari pemohon PK/terpidana Jhoko Sugiarto Chandra. Jadi adalah mustahil juga bahwa MA/saya akan menerbitkan fatwa MA yang akan membebaskan atau menguntungkan terpidana JT.
  5. Selanjutnya karena beberapa terpidana yang melarikan diri/buron pada saat putusan telah berkekuatan hukum tetap termasuk diantarannya terpidana JT, maka sewaktu saya menjabat KMA terhitung 1 Maret 2012 telah menerbitkan SEMA NO.1 tahun 2012 tertanggal 28 Juni 2012. SEMA ini pada intinnya menyatakan bahwa permohonan PK dalam perkara pidana(dalam sidang pemeriksaan permohonan PK di Pengadilan Negeri) harus dihadiri oleh terpidana/ahli warisnya secara lagsung, tidak bisa hanya dihadiri oleh kuasa hukum. SEMA ini sampai sekarang masih dipedomani oleh para hakim pada pengadilan.
  6. Kemudian mencuatnya perkara JT ini setelah yang bersangkutan mengajukan permohonan PK lagi sekitar bulan Juni/Juli 2020 yakni setelah saya memasuki masa pensiun pada tanggal 7 April 2020.
  7. Jika dalam perkara ini ada oknum-oknum yang menjual nama saya ataupun orang lain menjadi tanggung jawab hukum yang bersangkutan.
  8. Harapan saya semoga perkara tindak pidana korupsi ini menjadi terang dan jelas siapa yang salah dan benar.
    Terima Kasih.

Rawa Florida Pilihan Destinasi Wista Alam Muara Enim Yang Murah Meriah

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Salah satu Destinasi wisata dalam kota Muara Enim yang terletak dikawasan Jalan Lingkar Karang Raja yakni Rawa Folrida yang buka setiap hari mulai dari pukul : 09.00 -18.00 WIB.


Di Rawa Florida menawarkan wisata alam dengan Fasilitas wifi gratis, permainan Perahu gratis, mancing gratis yakni ikan nila dan gabus, dan untui masuk ke Rawa Florida cukup membayar tiket masuk yang juga terbilang murah yakni dengan biaya untuk  dewasa Rp 10 ribu, untuk anak-anak Rp. 5 ribu dan anak dibawah umur 5 tahun gratis.

Icon Wisata Rawa Florida Jembatan Di tengah Kolam


Wisata yang dibuka pada dibuka Januari 2020 memiliki luas setengah hektar juga menyiapkan makanan memorial yakni Model celup SD, tekwan SD, Kemplang becabe, minuman panas dan dingin, sop buah es teh, hidangan makan dengan menu rumahan siang ayam gebrek, pindang, sayur masak dengan harga terjangkau.

Nurmalena (Baju Merah) bersama salah satu pengunjung Rawa Florida


Menurut pemiliknya Nurmalena  bahwa ditempatnya sering di datangi oleh rombongan keluarga baik yang berasal dari kota Muara Enim maupun dari luar kota Muara Enim.

Wahana Rumah Pohon di Wisata Rawa Florida


“Jadi kalau ingin wisata alam tidak perlu jauh-jauh keluar kota Muara Enim datang dan kunjungi Wisata Alam Rawa Florida”, pungkasnya

Fraksi PPP dan PROJO Soroti Dan Kecam Pembelian Mobil LC Oleh Pemkab Muara Enim.

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Sidang paripurna DPRD Kabupaten Muara Enim Ke XXIII pada Kamis (17/09/20) pada Penyampaian Jawaban Bupati Muara Enim Terhadap Pemandangan Umum Anggota Dewan Atas Nama Fraksi-fraksi Dewan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab. Muara Enim menyoroti pengadaan mobil mewah oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Pada kesempatan itu anggota DPRD dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakni Suprianto pada saat sidang paripurna tersebut melakukan instrupsi yang pada inti meminta agar pihak eksekutif atau pemkab untuk meninjau ulang pembelian mobil mewah tersebut, menurutnya alangkah baiknya ditengah masa pandemi covid-19 ini, agar dana tersebut dialihkan untuk menanganan pencegahan covid19 di Kabupaten Muara Enim. 
“Dan sebaiknya juga dana pembelian mobil tersebut juga dialihkan untuk memulihan ekonomi masyarakat Muara Enim yang terdampak covid-19
Menurut Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah dalam penjelasan bahwa selama ini Pemkab Muara Enim meminjam mobil tersebut kepada pihak PTBA.

“Mengapa kita tetap menganggarkan pembelian mobil  Land Cruiser tersebut karena untuk kepentingan penjemputan tamu-tamu VIP Kabupaten Muara Enim, jelasnya.
Sependapat dengan Fraksi PPP Ketua DPC Projo Muara Enim di bincangi via whatapps Denny Candra mengungkapkan Projo Muara Enim sependapat dan disepakat dengan apa yang diutarakan oleh anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Suprianto bahwa alokasi dana belanja langsung Pemkab mengenai pembeluab mobil LC dimas pendemi covid-19 kurang tepat dan pas.
“Bicara Skala perioritas lebih penting mobil LC atau perbaikan ekonomi masyarakat Muara Enim dan berdasarkan jawab Bupati di sidang paripurna karena saat ini Kabupaten Muara Enim tengah mengalami defisit anggaran yakni 316 milyard dan akan menjadi polimik apabila pembelian tersebut tetap di paksakan”, ungkapnya
“Dan sangat berbanding terbalik dengan apa yang digaungkan oleh Pemkab Muara Enim program Merakyatnya yang seharusnya lebih prorakyat jangan cuma mementing kepentingan yang segelintir yang tidak begitu penting”, tambahnya.
“Kita lihat perkembangan jika nantinya pembelian mobil LC tersebut tetap dilaksanakan kami Projo Muara Enim mengecam hal tersebut dan akan aksi menggelar aksi damai”, pungkasnya (Ccn)

PDAM : Hemat Air, Sebab Ada Penyambung Pipa Besar, Ini Daerah Yang Terkena Imbasnya

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat Perusahaan Daerah Air Minum Lematang Enim (PDAM LE) giat melakukan dengan mengganti pipa saluran air yang lebih besar agar distribusa air ke pelanggan lebih lancar.

Kepala Cabang PDAM LE Muara Enim Irza Rizaldi melalui Kabag Humas Jhon Iskandar menyampaikan, bahwa mulai hari Kamis (17/07/20) akan dilakukan pengkoneksian pipa 6 inchi di depan TK YWKA Jalan Palembang.

Kabag Humas PDAM Jhon Iskandar, SH

”Sehubungan dengan pengkoneksian pipa baru tersebut, suplai air ke pelanggan di wilayah Kelurahan Muara Enim yakni Kemayoran, Jalan Jenderal A. Yani dan Jalan Jenderal Sudirman akan mengalami gangguan,” kata Jhon.

Masih menurut Jhon katanya pengerjaan pengkoneksian itu akan memakan waktu sekitar 12 jam dan ia agar pelanggan dapat menghemat penggunaan air bersih selama masa pengerjaan up grade pipa tersebut.

” Kami mohon maaf kepada pelanggan PDAM LE atas gangguan ini. Semoga dalam pengerjaan tak ada kendala yang berarti sehingga distribusi aliran ar bersih ke pelanggan akan kembali normal,” pungkas Jhon.(Ccn)

Diminta Kejelasan Jumlah Besi, LHP Tim Audit Jembatan Tanah Kering Malah Bahas Volume

Banyu Asin, inilahmuaraenim..co.id-Hasil Laporan Pemeriksaan (LHP) terhadap Jembatan Tanah Kering di Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan hari ini (15/09/2020) telah keluar.

LHP yang dilakukan oleh Tim Audit Independent dari Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin dan Dinas Pekerja Umum Tata Ruang (PUTR) pada Senin (31/08/2020) bulan lalu tersebut ternyata membahas tentang volume jembatan.

“Dapat disimpulkan tidak terdapat selisih volume kurang antara fisik terpasang dengan addendum, demikian laporan dibuat,”ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin Habibi.

Hasil dari pemeriksaan ini tidak sesuai dengan permasalahan yang dipertanyakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tegar terkait mutu dan kualitas perbaikan jembatan yang di duga dikerjakan asal-asalan, dimana jumlah besi terindikasi tidak sesuai standar yang ada di RAB kontrak kerja.

“Kemarin rekan-rekan ikut, jadi saya juga menyampaikan ini berdasarkan kesimpulan para ahli,”ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin Habibi.

Ketika ditanya lebih lanjut, apakah sebelumnya memang ada pemeriksaan lain sehingga LPH yang keluar berbeda dengan jumlah besi yang menjadi permasalahan?, Habibi kembali menjawab sama.

“Laporan ini sudah sampai kepada Kejaksaan Agung dan laporan LSM sama masalah jembatan itulah (Jumlah besi),”tandasnya.

Untuk diketahui, Jembatan Tanah Kering ini pernah di permasalahankan LSM Tegar terkait mutu dan kualitas perbaikannya yang di duga kerjakan asal-asalan, dimana jumlah besi terindikasi tidak sesuai standar yang ada di RAB kontrak kerja.

Anggaran dalam proyek tersebut berasal dari APBD Kabupaten Banyuasin tahun 2019, dibawah leding sektor Dinas PUTR Kabupaten Banyuasin. Dengan anggaran sebesar Rp 1.085.179.138.00,- Miliar.

Diketahui, pelaksana dari proyek pemeliharaan jembatan tersebut adalah CV. Mikha Karya. Menurut Ketua Investigasi LSM Tegar,  Lukman mengatakan, half itu dilakukan berdasarkan laporan warga. Dan juga dari hasil investigasi yang dilakukan. Dan diduga ada indikasi korupsi dalam realisasi kontruksi proyek jembatan tersebut.

Sumber dan Foto : SMSI Sumsel

Akibat Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Waduh.. Tarif Listrik Bakal Naik Tahun Ini

inilahmuaraenim.co.id Dilansir dari media siberindo.co bahwa Pemerintah saat ini sedang gencar mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi listrik di Indonesia. Hanya saja ini akan berdampak pada perubahan tarif listrik karena Energi Baru Terbarukan karena biaya produksinya sangat tinggi. Tarif yang berlaku saat ini belum menarik bagi investor. Meski pemerintah belum menyebutkan perbaikan tarif itu akan menyebabkan kenaikan atau penurunan, namun dari arah pembicaraan Menurut Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif seperti dalam rilis tertulis MenESDM arahnya tarif listrik berpotensi naik tahun ini. Kalau tarif listrik akan dinaikan tahun ini tentu berpotensi mendapat penolakan dari masyarakat yang umumnya sedang mengalami kesulitan perekonomian akiban Pandemi Covid-19.

Menurut Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, dalam waktu dekat Pemerintah akan menerbitkan aturan baru yang mengatur tarif listrik EBT yang lebih baik yang dapat membuat investor mau menanamkan investasi di sektor EBT ini. Perbaikan tarif listrik ini akan diberlakukan segera dan dalam tahun 2020 ini juga.

KataMenteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif kunci peningkatan pemanfaatan EBT adalah perbaikan harga tarif listrik agar lebih kompetitif untuk menjamin investasi para investor.

“Energi baru terbarukan ini memiliki daya tarik yang luar biasa. Hanya saja biaya produksinya saat ini masih mahal. Sekarang kita sedang siapkan peraturan baru mengenai tarif yang dirasakan oleh calon investor itu akan lebih menarik,” demikian kata Arifin, Senin (14/9) dalam rilis tersebut.

Kata Arifin, pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan saat ini masih sangat rendah. Padahal Indonesia punya potensi yang besar. Pemanfaatanya masih sangat minim dibandingkan potensi yang dimiliki Indonesia.

“Potensi energi baru terbarukan di Indonesia totalnya sebesar 417,8 Giga Watt total. Yang yang dimanfaatkan baru 2,5% saja dari total potensi energi terbarukan yang kita miliki. Kita punya sumber energi geothermal, punya sinar matahari, kita punya biomassa, sumber tenaga air, ini semuanya belum teroptimalkan. Untuk ini secara bertahap harus didorong pemanfaatan energi terbarukan ini,” ujar Arifin.

Tantangan dari pemanfaatan EBT adalah tarif listrik EBT yang masih belum menarik bagi kalangan investor, sehingga meskipun potensinya besar namun investor enggan berinvestasi. Karena itu, dalam waktu dekat Pemerintah akan menerbitkan aturan baru yang mengatur tarif listrik EBT yang lebih baik yang dapat membuat investor mau menanamkan investasi di sektor EBT ini.

“Yang jadi masalah sekarang itu masalah tarif, jadi kalau masalah tarif itu sudah dapat kita selesaikan, maka EBT akan jalan dan investor akan terjamin return dari investmentnya mereka. Pemanfaatan EBT ini menjadi faktor yang sangat penting bagi Indonesia di masa kini dan mendatang karena akan mengurangi pemakaian energi fosil, walaupun tidak seluruhnya bisa dihapus,” tambah Arifin.

Arifin memperkirakan, proses penyusunan regulasi mengenai tarif listrik EBT dapat selesai segera atau setidaknya dalam tahun ini. “Kami harapkan dalam tahun ini regulasi tarif EBT dapat selesai. Proses ini juga sudah melalui beberapa kali diskusi dengan para pelaku bisnis di sektor energi baru terbarukkan, Pemerintah juga mengambil beberapa inisiatif antara lain misalnya untuk geothermal resiko eksplorasi akan diserap oleh Pemerintah, sehingga mengurangi resiko pada investor,” pungkas Arifin.

Pemanfataan EBT sebagai sumber energi menjadi harapan besar Bangsa Indonesia. Pemerintah menargetkan bauran energi nasional 23% bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) di tahun 2025 mendatang. Hal ini telah tertuang pada Kebijakan Energi Nasional (KEN).

Kebijakan bauran EBT 23% ini telah diimplementasikan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2019-2038 yang menjadi dasar penyusunan Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD), maupun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2019-2028. (***)

SMSI Muara Enim Gelar Rapat Bahas Program Kerja

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Muara Enim pada Sabtu (05/09/20) menggelar rapat di Sekretariatnya yang berada di Jln. Inspektur Slamet, pada kegiatan tersebut dibahas program kerja jangka panjang untuk tahun 2021-2022 dan jangka pendek tahun 2020-2021 baik tingkat lokal, Sumsel hingga Nasional.

Ketua SMSI Muara Enim Hafizul Akhkam pada kesempatan tersebut mengatakan pada rapat itu telah menyusun program kerja SMSI Muara Enim untuk tahun 2020 maupun tahun 2021

“Selain itu SMSI Muara Enim berencana akan menggelar pelantikan pengurus SMSI Kabupaten/Kota Se-Sumsel di Muara Enim dikarenakan para pengurus Kabupaten Kota seluruh Sumsel sudah terbentuk namun belum dilakukan pelantikan, dan itu sesuai arahan ketua SMSI Sumsel akan diadakan pelantikan serentak,” katanya.

Disamping menjalankan aturan organisasi kegiatan itu bertujuan untuk menyebarluaskan informasi bahwa SMSI Kabupaten Muara Enim yang telah terbentuk dan sekaligus mengenalkan Kabupaten Muara Enim kepada Perusahaan media yang ada di Sumatera Selatan,” jelasnya.

“Kita berharap dengan telah terbentuknya SMSI Muara Enim yang menyusun program kerjanya akan dapat lebih banyak memberikan informasi dan berita yang pembangun untuk Kabupaten Muara Enim”tutupnya. (Ccn)

Simak Sanksi PERBUB Muara Enim Jika Langgar Protokol Kesehatan


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Dengan semakin banyak pasien corona di Muara Enim Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah, SH dalam wawancara beberapa waktu yang lalu dikegiatan pembagian sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 di Kelurahan Muara Enim pada Kamis (03/09/20) bahwa Pemerintah Kabupaten tengah menggodok Peraturan Bupati (PERBUP) mengenai penerapan protokol kesehatan dan sanksi jika yang melanggarnya.
“Saat ini PERBUP tersebut telah kita usulkan ke Gubernur dan tengah dikaji di provinsi Sumatera Selatan”, katanya.
“Dalam PERBUP tersebut tertuang sanki bagi pelanggar aturan protokol kesehatan yakni tidak memakai masker tidak menjaga kebersihan yakni mencuci tangan dan tidak menjaga jarak ditengah kerumunan,” lanjutnya
Adapun sanksinya ada sanksi sosial, sanksi melakukan olahraga serta sanksi denda, dan untuk sosial yakni melalukan pembersihan ditempat-tempt umum, sanksi olahraga yakni melakukan push up atau sith up, untuk sanksi denda berupa pembelian masker atau hand sanitazer”, sambungnya.
“Kita berharap dengan ditetapkan PERBUP ini akan dapat dipatuhi oleh masyarakat Muara Enim sehingga kita dapat memutus mata rantai penularan virus covid-19 di Kabupaten Muara Enim”, harapnya (Ccn)

Pemkab Muara Enim melalui BPDB Lakukan Penyemporan Disinfektan Di Wilayah Zona Merah

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Muara Enim terutama di zona merah Pemerintah Kabupaten Muara Enim (Pemkab) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim dan instansi terkait melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kawasan Kota Muara Enim dan Kecamatan Lawang Kidul.

Kegitan yang dibuka oleh Plt Bupati Muara Enim itu di dampingi oleh FKPD Muara Enim seperti Kapolres Muara Enim Dandim 0404 yang di wakili oleh Kasdim, Kejari dan Kepala BPBD Muara Enim

Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim Abdul Rozieq Putra, ST MT dibincangi sebelum kegiatan dimulai mengatakan bawha penyemprotan cairan disinfektan di pusatkan di pasar dan komplek pertoko kawasan kota Muara Enim.

“Kita menggunakan mobil damkar yang akan menyemprot di jalan-jalan kecil, sedangkan mobil water canon dari Polres Muara Enim akan melakukan penyemprotan dijalan besar dengan rute dari bundaran air mancur ke jalan Ahmad Yani terus ke jalan Sultan Mahmud Badarudin II kemudian ke Polres Muara Enim terus jalan Talang Jawa terakhir ke jembatan Enim I”, jelasnya

“Mengapa kita pusatkan di pasar karena pasar adalah pusat jual beli dan banyak berdatangan orang dari luar, dan harapan kita dengan dilakukan penyemprotan ini akan mengurangi penyebaran virus corona Kabupaten Muara Enim karena kita tahu kecamatan Muara Enin banyak terkonfirmasi positif, kita juga merencanakan penyemprotan Kecamatan Lawang Kidul yang kita dipusatkan di kota Tanjung Enim, dengan pertimbangan karena dikecamatan tersebut juga banyak yang terkonfirmasi positif covid-19”, tambahnya.

Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah, SH sebelum melepas secara resmi berharap dengan penyemprotan cairan disinfektan yang semakin dimasifkan akan memutus rantai penyebaran virus covid-19 dikabupaten Muara Enim terutama di wilayah di zona merah.(Ccn)

Plt Bupati Muara Enim Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Untuk mengatasi kesulitan masyarakat di Kabupaten Muara Enim yang terdampak covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim membagikan paket sembako. kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim yang secara simbolis diberikan di Kelurahan Muara Enim pada Kamis (03/09/20) oleh Plt Bupati Muara Enim.

Kepala Dinas Sosial Drs Bhakti, M.Si mengatakan 7790 sembako untuk di bagikan ke 10 kelurahan yang ada di Kabupaten Muara Enim dengan sistim penyaluran door to door atau dari rumah ke rumah kepada keluarga penerima manfaat dengan kategori penerima di luar dari data DTKS atau penerima program PKH dan BST dan PMT.

“Untuk total dana sendiri sebesar 2,3 milyar yang terdiri dari dana paket sembako, honor, petugas, atk berasal dari Dana BTT APBD covid-19” dan untuk rincian kelapa keluarga yang menerima yakni Kelurahan Muara Enim 1563 paket, Kelurahan Pasar I 438 paket, Kelurahan Pasar II 440 paket, Kelurahan Pasar III 694 paket, Kelurahan Air Lintang 582 paket, Kelurahan Tungkal 543 paket, Kelurahan Tanjung Enim 1210 paket, Kelurahan Tanjung Enim Selatan 428 paket, Kelurahan Pasar Tanjung enim 864 paket dan Kelurahan Gelumbang 1028 paket , ungkapnya.

“Adapun Paket sembako berisi Beras 10 kilogram, gula 1 kilogram, garam 1 kilogram, kecap 520 ml, minyak sayur 1 liter senilai Rp. 200 ribu yang distribusi oleh bulog akan bertahap dilaksanakan secara bertahap sampai saat ini sudah dibagikan untuk Kecamatan Muara Enim 300 paket sembako, totalnya sudah 6 Kelurahan yakni diantaranya Muara Enim menyusul, Kelurahan dalam Kecamatan Lawang Kidul, dan kelurahan di Gelumbang dan kita targetkan pada hari ini dapat dibagikan semua”, tambahnya

Plt Bupati Muara Enim pada sambutannya menyampaikan bahwa bantuan diberikan untuk kepada masyarakat yang terdampak covid-19 dan telah terverifikasi belum pernah mendapatkan bantuan apapun yakni 9 program yang ada diantaranya program BST atau program PKH dan program lainnya dan bantuan yang bersumber dari dan APBD ini disalurkan kepada 10 kelurahan di Muara Enim dan sudah diverifikasi sebanyak 7790 keluarga”, ucapnya.

“Kita berharap kiranya bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban para penerima bantuan yang terdampak covid”, harapnya

“Kepada masyarakat yang terkena positif terjangkit covid-19 dan takut Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan memberikan bantuan selama masa isolasi jadi tidak usah khawatir, Pemkab akan untuk mencukupi kebutuhannya,” tambahnya

“Kita berharap covid-19 segera berlalu, syaratnya untuk berlalu kita harus disiplin dan patuh protokol kesehatan yakni kita wajib pakai masker, cuci tangan menjaga jarak baik ditempat-tempat keramaian seperti kantor, sekolah, pasar dan fasilitas umum”, himbaunya. (Ccn)

PTBA Salurkan Dana Kemitraan sebesar Rp 12,9 M

PT Bukit Asam Tbk sejak awal berdiri dan beroperasi telah melibatkan masyarakat sebagai salah satu pemangku kepentingan di sekitar perusahaan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PTBA berkomitmen mendorong tumbuhnya kewirausahaan masyarakat dengan membantu usaha kecil. Diantaranya, memberikan pendampingan, pelatihan dan bantuan pemasaran sehingga akhirnya mampu berkembang menjadi pengusaha yang tangguh dan mandiri. Guna mencapai itu semua, di gedung RKB Desa Lingga Tanjung Enim, PTBA melakukan penyaluran dana program kemitraan tahap VI, Rabu/2 Sept/2020.

Penandatangan Berkas Pinjaman Tanpa Bunga di Kantor CSR PTBA


Bantuan senilai 5,3 miliar ini diserahkan secara simbolis oleh Senior Manajer CSR PTBA, Zulfikar Azhar yang diwakili oleh Manajer Keuangan CSR Yusril Alamsyah kepada 111 mitra binaan berupa pinjaman tanpa bunga kepada para pelaku usaha kecil dan menengah bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, jasa maupun bidang industry dengan nilai yang bervariasi sesuai dengan tingkat kebutuhan usaha mulai dari Rp15 juta sampai dengan Rp200 juta.
Dalam sambutannya, Senior Manajer CSR PTBA, Zulfikar Azhar mengatakan tujuan perusahaan melakukan penyaluran dana program kemitraan yang tanpa bunga ini untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyakarat, pengembangan usaha yang mandiri dan tangguh serta mengentaskan kemiskinan. Dia mengatakan, sepanjang tahun 2020 CSR PTBA telah menyalurkan dana kemitraan sebanyak 277 mitra binaan dengan total nilai Rp.12,9 Miliar yang tersebar di wilayah kabupaten Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Prabumulih dan Palembang.
Ditemui terpisah, Manajer Humas PTBA, Iko Gusman menyampaikan bahwa perusahaan akan selalu berupaya untuk memberdayakan dan memajukan masyarakat sekitar dengan tetap berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku serta disesuaikan dengan kondisi perusahaan.
“Melalui program bantuan dana kemitraan CSR PTBA ini berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan dengan menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri, sejalan dengan tujuan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama lingkungan” pungkasnya.

Semantara itu, Eriska salah satu penerima bantuan dana kemitraan dari Desa Berangau Tanjung Enim mengucapkan banyak terima kasih pada PTBA yang sudah percaya diberikan dana lunak pinjaman ini sebesar 35 juta untuk tahap awal sebagai usaha suplay air bersih.

“Rencana uang ini akan kami gunakan untuk membeli mesin penyulingan air bersih dan tekmon Karena selama ini kami masih kurang tedmon penampungan air, sehingga jam 10 sudah habis,” ucapnya. Ia berharap semoga kedepan PTBA tetap eksis, maju, memberi manfaat serta berkembang harmonis bersama lingkungan sekitar perusahaan. (Rilis Humas PTBA)

BPD Desa Tanjung Raja Terpilih, Ini Harapan Kadesnya Hisuliadi

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id- Bertempat di  Kantor Kades desa Tanjung Raja Kecamatan Muara Enim pada Minggu (30/08/20) berhasil melaksanakan pemilihan Badan Permusyarawatan Desa (BPD) yang hadiri oleh Kepala Desa (Kades) Ketua BPD peroide terdahulu, Babinkantimas, Kabinsa, 60 orang warga desa Tanjung Raja. Dan terpilih sebagai Ketua BPD yakni Siswanto, SE, SH


Menurut Kades Tanjung Raja Hisuliadi mengatakan bahwa perganti pejabat BPD sesuai turunan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 110 tahun 2016 apabila masa jabatan BPD berakhir dapat dilakukan memilihan kembali.


“Dan masih berdasarkan  Permendagri Nomor 110 tahun 2016 ketentuan anggota  BPD desa Tanjung raja sebanyak 5 orang karena berdasarkan Undang-undang tersebut mengatakan bahwa apabila jumlah penduduk di bawah 2500 jumlah BPD 5 orang dan apabila melebihi 2500 jumlah penduduknya maka anggota BPD nya sebanyak 7 orang”, jelasnya

“Harapan kami  BPD selaku mitra pemerintah desa dapat bekerja sama dan dapat bersinergi dalam melaksanakan pembangunan di desa Tanjung Raja,” harapnya.


“Karena mereka adalah badan musyawarah jadi jika pemerintah desa ingin mengeluarkan mengenai kebijakan desa dapat berkoordinasi dengan BPD karena mereka  itu adalah mitra pemerintah desa,” tambahnya.

“Akhirnya Selamat kepada pejabat BPD  terpilih semoga dapat berkontribusi terhadap desa Tanjung Raja,”pungkasnya

PTBA Bagikan Masker dan Semprot Disinfektan Di Tanjung Enim

Lawang Kidul, inilahmuaraenim.co.id-PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama Unsur Tripika Kecamatan Lawang Kidul dan Serikat Pegawai Bukit Asam (SPBA), melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian ribuan masker di Tanjung Enim dan sekitarnya dalam wilayah Kecamatan Lawang Kidul guna memutus mata rantai penyebaran covid19 di Tanjung Enim dan sekitarnya, pada hari Minggu (30/08/20).

Kegiatan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker bukan hal yang pertama dilakukan oleh PTBA melainkan sudah sering dilakukan dan akan terus dilakukan secara rutin.

Di sela kegiatan, Manajer Humas Komunikasi dan Administrasi Korporat, Iko Gusman mengatakan penyemprotan disinfektan ini dilakukan dengan menurunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas 4000 liter, dan terdapat juga tambahan tangki cadangan untuk optimalisasi penyemprotan di lingkungan warga.

Selain penyemprotan disinfektan, Bukit Asam juga membagikan masker gratis sebanyak 2000 masker kain untuk masyarakat Lawang Kidul sebagai bagian program CSR PT Bukit Asam Tbk.

Iko mengapresi semua pihak yang turut membantu kegiatan, termasuk Serikat Pegawai Bukit Asam (SPBA) yang terus berkomitmen menjaga dan memperhatikan keselamatan pegawai, keluarga, masyarakat dengan aktif dalam gerakan penghentian paparan covid19.

“kegiatan ini sudah menjadi komitmen perusahaan untuk memutus rantai covid19 di masyarakat, kepada masyarakat agar selalu disiplin dan waspada, jaga jarak atau physical distancing, cuci tangan sesering mungkin serta menghindari berkumpul dalam kerumunan untuk memutus rantai penyebaran virus ini” ucapnya

Sementara Yuhendri Wisra, Anggota Task Force Penanganan covid19 PTBA sekaligus sebagai Wakil Ketua Umum Serikat Pegawai Bukit Asam (SPBA) yang juga ikut turun langsung pada kegiatan hari ini menyampaikan bahwa SPBA akan mendukung penuh upaya-upaya memutus mata rantai penyebaran covid19 yang sudah menjadi program perusahaan.

“Kami sebagai Pengurus SPBA Pusat dan Cabang berkomitmen akan selalu menjadi mitra strategis Manajemen dan bersinergi dalam semua kegiatan untuk Pegawai dan Perusahaan termasuk kegiatan untuk mengupayakan pemutusan mata rantai penyebaran covid19 ini,” kata Yuhendri.

Kapolsek Lawang Kidul AKP Azizir Alim mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang didukung oleh PTBA pada pagi ini. Menurutnya, ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan yang kuat demi memutus rantai penyebaran covid-19.

“Mudah-mudahan dengan disinfektan dan pembagian masker hari ini, penyebaran virus corona di Lawang Kidul berkurang dan masyarakat semakin sadar dalam penggunaan masker,” kata Azizir.

Camat Lawang Kidul, Andrille Martin juga mengapresiasi PTBA yang konsisten berupaya melakukan kegiatan untuk memutus rantai penyebaran covid19.

Menurutnya, kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat Lawang Kidul agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Perlu diingat, Lawang Kidul masih zona merah. Wajib pakai masker serta jangan lupa jarak jarak” Tegas Andrille.(Rilis)

Potensi Bisnis Media Siber di Sumsel Peringkat Pertama di Indonesia

PALEMBANG, inilahmuaraenim.co.id- Pertumbuhan bisnis media siber di Provinsi Sumatera Selatan menduduki peringkat pertama di Indonesia. Hal itu diungkap Zakmi, direktur pemberitaan Siberindo.co. usai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (29/8).

“Sumsel kalau bulan lalu nomor satu. Dilihat dari partisipasi, produktivitas, penyebaran berita dan indikator lainnya. Datanya dari Google Analytic,” ungkap Zakmi.

Menurut Zakmi, Siberindo.co sebagai produk unggulan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), pihaknya memiliki rencana melempar 20 persen saham ke Bursa Efek Indonesia (BEI). “Ada rencana 20 persen kami lempar ke bursa saham. Itu kami lakukan secara bertahap. Sudah ada kesepakatan antara dirut dan komisaris tapi tidak kami lakukan sekaligus,” jelasnya.

Zakmi menambahkan, nilai saham ditentukan dengan melihat potensi. “Kami lihat perkembangannya. Ini sudah naik satu digit dari ketetapan sebelumnya. Kami memiliki rasa optimis karena ini milik bersama seluruh media anggota,” terangnya.

Sekitar 40 persen dari nilai saham, lanjut Zakmi, akan dibagikan kepada perusahaan media anggota. Maksudnya, lanjut dia, 40 persen kami bagi menjadi empat periode. “Estimasi 10 persen tahun pertama kami bagikan kepada 250 perusahaan media terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Tahun kedua nanti, tambahnya, akan menggelembung yang daftar Siberindo.co. Dari 2.000 media, sekitar 250 media terbaik dan produktif akan dibagi saham. Persentasenya, jelas Zakmi, memang kecil, hanya 0,04 persen per perusahaan.

“Kami daftarkan ke notaris nilai saham Rp20 miliar. Kami breakdown menjadi Rp10 juta lembar saham. Artinya per lembar saham Rp2.000. Kalau valuasinya naik kami optimis. Kalau naik digitnya jadi triliunan maka media anggota bisa dapat deviden Rp800 jutaan,” paparnya.

Sebelumnya, Hendri Ch Bangun, Direktur Utama Siberindo.co sekaligus Wakil Ketua Dewan Pers mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan SMSI Sumsel. “Kami menyambut baik. Acara ini diharapkan dapat memproduksi karya jurnalistik sesuai kompetensi. Mereka yang bergabung di SMSI makin lama semakin baik. Tidak ada somasi dan komplain dari pembaca,” ungkap Hendri dalam sambutannya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum SMSI, Firdaus mengatakan, Siberindo.co merupakan kebanggaan SMSI. Untuk itu, Firdaus mengajak media siber khususnya di Sumsel agar bisa bersinergi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota. “Pandai-pandai berdiskusi dengan baik. Saya titip SMSI dengan Gubernur,” imbuhnya.

Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri SSos mengatakan, acara ini dihadiri peserta yang merupakan  perwakilan kabupaten/kota di Sumsel. “Dengan tujuan agar media anggota SMSI Sumsel memahami Siberindo.co,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru mengimbau, sebagai pengelola informasi dan komunikasi yang disebarkan melalui dunia siber dapat berperan mengedukasi pembaca dengan cara meningkatkan profesionalitas wartawan maupun perusahaan yang menaunginya.

“Produk yang disajikan menjadi ilmu. Nah ini peran edukatif media tentu harus ditumbuhkembangkan terus. Saya mengajak untuk wartawan memerhatikan betul kosakata itu dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Good news dan tidak tendensius. Kemudian opini itu biar masyarakat yang membangunnya. Media hanya menyebarluaskan informasi,” ungkap Gubernur.

Gubernur mengakui profesi wartawan di Provinsi Sumsel telah menerapkan kode etik jurnalistik dengan baik. Menurutnya, ketika para wartawan telah memegang pedoman kode etik jurnalis, ia meyakini perusahaannya pasti akan tetap berkiprah dan terus mendapat kepercayaan dari masyarakat. “Kawan-kawan ini memang menjaga gubernurnya dan tetap juga menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Ini sudah berjalan dengan baik. Cek dan ricek sudah dilakukan,” tambahnya.

“Media yang memiliki usia panjang adalah penyebar berita yang akurat. Biasanya berita yang disajikan itu berita benar. Saya harapkan media siber mendapat kepercayaan tinggi. Kalau kepercayaan tinggi insya Allah iklan juga banyak berdatangan. Kita semua berteman untuk Sumsel maju untuk semua,” pungkasnya.(rel)

PERADi Siap Dampingi Anggota SMSI yang Bermasalah Dengan Hukum Terkait Pemberitaan

Sumsel, inilahmuaraenim.co.id-Melalui perhelatan Bimbingan Tehnis (Bimtek) SMSI yang digelar di Hotel Swarna Dwipa Palembang pada Sabtu (29/08/20) yang dihadiri dan dibuka Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Ketua SMSI Sumsel Jon Heri, Wakil Ketua Dewan Pers Pusat Bangun Hendry Ch Bangun dan Ketua Persatuan Advokat Indonesia PERADI Sumsel Nurmala, SH.

Pada kesempatan itu dilakukan Memorandumm Of Understanding (MOU) antara Serikat Media Siber Indonesia Sumatera Selatan dengan PERADI Palembang mengenai perlindungan hukum dan pendampingan hukum kepada anggota SMSI yang bermasalah dengan hukum.

Dalam penjelasan materinya Ketua PERADI Palembang Nurmala, SH bahwa PERADI siap mendampingi anggota SMSI Sumsel yang bermasalah dengan hukum.

“Jurnalis tidak akan bermasalah dengan hukum sepanjang seorang Jurnalis menerapkan kode etik jurnalistik sehingga dapat melaksnakan tugaskan dengan menghasilkan sebuah karya jurnalistik yang berimbang, sesuai fakta dan terpercaya”, kata Nurmala.

“Seperti kasus yang terjadi Kalimantan Selatan Ananta bahwa ia dijerat UU ITE disebabkan sebuah pemberitaan yang sebenarnya tidak serta merta dipiadanakan namun setelah sidangkan akhirnya divonis 3,5 bulan penjara dan yang sangkutan menerimanya dan langsung bebas, dengan pertimbangan jika dilakukan kasasi akan memperpanjang masa tahanannya Dan menurut saya hakim telah berbuat sangat adil dalam memutus perkara tersebut”, paparnya.


“Seorang jurnalis yang bekerja disebuah perusahaan Pers yang berbadan hukum dan memang bidangnya perusahaan Pers dan menerbitkan sebuah berita, tidak serta merta dapat langsung ditahan namun harus diserahkan dan dikaji oleh Dewan Pers apakah berita itu melanggar kode etik atau tidak karena sebuah produk jurnalis adalah sebuah hasil dan tim kerja baik redaktur dan pemimpin redaksi bukan hanya tanggung jawab seorang jurnalis”, tambahnya.

“Seharusnya hal itu menjadi tanggung jawab perusahaan media jika sebuah berita tidak diterima oleh objek yang diberitakan, seharusnya dilakukan prosedur hak jawab dan dilakukan penerbitan ralat dihalaman yang sama, namun yang terjadi tidak demikian jurnalis atau wartawan yang bersangkutan langsung dijerat UU ITE”, urainya kemudian.

“Jika terjadi hal demikian namun tidak diterapkan prosedur hak jawab dan dapat maka harus dikembalikan ke dewan Pers terlebih dahulu kemudian dilakukan penelahaan dan kajian dari tim ahli dewan Pers dan kemudian dewan Pers melakukan teguran kepada perusahaan media yang bersangkutan”, lanjutnya.

“Jika kembali ke pribadi menurut saya bahwa keberadaan media sangat penting karena apapun kerja yang telah lakukan tanpa bantuan media tidak akan dikenal dan ketahui secara luas, saya sering bermitra para wartawan khususnya para senior wartawan Sumsel, saya tidak akan bisa seperti sekarang tanpa bantuan media”, ungkapnya

“Dengan adanya MOU antara PERADI dan SMSI ini kami siap mendampingi para wartawan yang bermasalah hukum, kami berharap para rekan-rekan wartawan jangan segan dan ragu kami saya setiap saat” harapnya

“Semoga SMSI berjaya menjadi media yang terpercaya dan semoga kita tetap bersinergi dimasa yang akan datang,” pungkasnya (Ccn)

Pengurus SMSI Kabupaten dan Kota di Sumsel Ikuti Bimtek Siberindo

Sumsel, inilahmuaraenim.co.id-Sekitar 60 perusahaan utusan media siber yang tergabung di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Selatan mengikuti bimbingan teknis newsroom Sabtu dan Minggu (29-30/8/2020).

Acara yang digelar di ball room Hotel Swarna Dwipa Palembang, ini dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru.

Menurut Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Siberindo.co merupakan news room terbuka yang menyajikan berita-berita terbaik untuk pembacanya. Pemilik news room ini adalah anggota-anggota SMSI dan kini Siberindo.co merupakan salah satu kebanggaan SMSI.

Firdaus mengajak para pengusaha media siber, khususnya di Sumsel agar bisa bersinergi membantu pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota dengan menyajikan berita-berita yang mengedukasi dan memiliki nilai informatif yang baik serta memotivasi pembaca.

“Dengan pemerintah juga mesti pandai-pandai berdiskusi dengan baik,” imbuhnya.

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru meenyambut baik kegiatan yang digelar oleh SMSI Sumsel ini. Menurutnya, media memiliki peran yang penting dalam mendorong lajunya pembangunan di Sumatera Selatan.

“Selain itu, para pengusaha media siber di Sumsel ini, cukup berperan dalam mengedukasi masyarakat melalui informasi yang disebarkan melalui media. Peran media untuk mengedukasi tentu harus ditumbuh kembangkan. Saya mengajak untuk wartawan memerhatikan penggunaan kosakata. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” harapnya.

Gubernur meminta media untuk tidak tendensius dalam menyajikan informasi. Menurutnya, media siber mesti menyajikan berita sesuai kondisi dan jangan ikut beropini.

“Mesti mengedepankan kebenaran dengan cek dan ricek atau verifikasi informasi. Biarkan saja pembaca yang beropini. Wartawan jangan ikut-ikutan beropini di beritanya,” pinta Gubernur.

Sementara itu, Hendri Ch Bangun, Direktur Utama Siberindo.co yang juga Wakil Ketua Dewan Pers mengatakan, selaku pimpinan Siberindo, ia mengapresiasi SMSI Sumsel atas kegiatan yang digelar tersebut. Menurutnya, wartawan harus terus banyak belajar dan tidak langsung puas dengan pengetahuan yang sudah dimiliki, agar media terus berinovasi dan mengikuti trend, hingga makin diterima oleh pembacanya.

“Kami menyambut baik. Acara ini diharapkan dapat memproduksi karya jurnalistik dan terus meningkatkan kompetensi. Mereka yang bergabung di SMSI makin lama semakin baik,” kata Hendri.

Sementara itu, Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri mengatakan, Bimtek Siberindo.co yang digelar SMSI Sumsel ini dikuti oleh para pengurus SMSI dari Kabupaten dan Kota di Sumsel. Tujuannya, agar masing-masing pengurus memaparkan manfaat dan keuntungan-keuntungan bergabung di News Room yang dibuat oleh SMSI ke anggota-anggotanya di daerah masing-masing.

“Tujuan agar media anggota SMSI di Sumsel memahami pentingnya bergabung di Siberindo.co. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi anggota SMSI karena ikut memiliki media yang digarap bersama hingga akan mendongrak media-media anggota SMSI karena memiliki potensi yang baik dan manfaatnya sangat banyak,” ujarnya.

Sebelum memasuki materi Bimtek yang diisi oleh Dirut Siberindo.co Hendry Ch Bangun, Direktur Pemberitaan Zakmi dan Direktur pengembangan Bisnis Ilona Juita, panitia menghadirkan dua nara sumber lokal dari cyber crime Polda Sumsel serta dari Peradi. Tujuannya untuk menghindari potensi permasalahan hukum bagi anggota-anggota SMSI.

Di sela-sela kegiatan Bimtek juga, Ketua Umum Pusat SMSI menyaksikan penanda tanganan MOU antara ketua Peradi Sumsel dan Ketua SMSI Sumsel.

Pada kesempatan itu juga Firdaus didampingi Gubernur Sumsel dan Ketua SMSI Sumsel menyerahkan SK Kepengurusan SMSI Kabupaten dan Kota se-Sumaters Selatan. Dan Ketua SMSI Cabang Provinsi Sumsel menyerahkan cendera mata ke Gubernur Sumsel. (Rilis)

Negosiasi PTBA Dan Warga Tegalrejo Menemui Titik Temu, Warga Segera Pindah


Lawang Kidul, inilahmuaraenim.co.id-Setelah melalui  negosiasi  secara persuasif, mengenai pemindahan tanah dan bangunan milik rumah warga RT 14 Desa Tegalrejo Tanjung Enim  yang terkena dampak banjir pada bulan Mei tahun 2020 lalu, sudah membuahkan hasil, sejumlah warga RT 14 Desa Tegalrejo tersebut   sepakat untuk pindah ke tempat yang lebih aman dan nyaman. 
Manajer Humas PTBA, Iko Gusman mengatakan PTBA akan terus secara konsisten menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan dan Bupati Muara Enim.
“Secara teknis progres atas tindaklanjut tersebut sudah sangat signifikan dan terus berkelanjutan. Dalam hal pembasan lahan, komunikasi dan koordinasi kita sejauh ini telah berjalan dengan lancar. Hasilnya, Alhamdulillah, sebagaian besar sudah sepakat, dan beberapa warga masih dalam tahap negosiasi,” kata Iko
Dikatakannya pula pemindahan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan perhatian PT Bukit Asam untuk masyarakat di sekitar ring 1 perusahaan.
Ditemui terpisah, Kepala Desa Tegalrejo Teguh Priono menyampaikan ucapan terima kasih, yang menurut Ia  masyarakat sangat terbantu dengan upaya penanganan dampak banjir yang telah dilakukan PTBA. “Saya kira masyarakat sudah selayaknya berterima kasih kepada PTBA  atas ganti untung yang diberikan oleh PTBA,” kata Teguh. Hingga berita ini diturunkan sebagian besar warga RT 14 yang siap pindah,  sudah mulai berkemas mencari  tempat lain yang lebih aman.
Ditanya sejauh ini apa saja yang telah dilakukan Teguh kepada warga mengenai proses pemindahan ini, Ia menjawab   selaku pemerintah Desa pihaknya  telah berupaya memberikan pemahaman dan pengarahan kepada masyarakat agar tidak memanfaatkan proses pemindahan ini dengan meminta harga penggantian yang tidak sesuai dengan NJOP. Karena sejauh yang Ia ketahui bahwa patokan harga yang ditetapkan PTBA sudah sesuai dengan standar NJOP.  Teguh juga  berharap, agar PTBA dapat melakukan penghijauan kembali setelah proses pemindahan lahan dan bangunan warga telah rampung.
Sementara itu Ketua RT 14 Desa Tegalrejo, Paiman menyebutkan proses negosiasi berjalan dengan baik dan terbuka.

Menurutnya PTBA telah memberikan kebebasan untuk mengambil barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan oleh warga. “Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kami ucapkan ke PTBA yang selalu membantu warga RT 14. Tidak ada yang dirugikan dalam proses pemindahan ini karena semua sudah sesuai dengan hitungan, bahkan lebih” ujar Paiman.
Dikatakannya, bantuan dari PTBA tidak hanya berupa dana pemindahan saja, tapi sudah memberikan bantuan sembako, pakaian, kasur dan penggantian peralatan rumah yang rusak, sejak awal terkena musibah. Selain itu Paiman mengatakan CSR PTBA selama ini juga sudah sering sekali membantu RT 14. Bantuan tersebut antara lain berupa pemberian tenda, pengobatan gratis, pemberian tedmon, bedah rumah, pembangunan jalan, dan yang terakhir adalah bantuan hewan kurban. 
“Tentunnya, saya berharap kepada mereka yang terkena dampak agar berupaya untuk menyelamatkan keluarganya. Karenanya kami selalu menghimbauan dan  memberi pengertian kepada warga dengan cara door to door, agar mereka mengerti dan dapat menyepakati negosiasi yang telah dilakukan” tuturnya
Secara terpisah, Sugiarto selaku warga yang ditunjuk untuk mengkoordinir proses perundingan pemindahan mengharapkan proses negosiasi pemindahan warga RT 14 Tegal Rejo dapat berjalan dengan lancar, tanpa kendala yang berarti. Ia mengatakan sampai saat ini,  lima warga pemilik  tanah dan bangunan telah dibayar oleh PTBA. Dikatakannya besaran nominal ganti untung sudah dihitung berdasarkan luas lahan dan bangunan. “Adapun kelima warga tersebut bernama Almirza, Mardeswen, Nopriadi, Dwi Hasan Basri, dan Nasir,”ujar Sugiarto. 
Selain proses pemindahan rumah,  Mardeswen, salah satu warga yang sudah menerima pencairan dana pemindahan mengungkapkan keingiannya kepada PTBA. Mardeswen berharap nantinya penanganan debu khusunya di RT 14 Tegal Rejo dapat dilakukan lebih maksimal lagi, agar dampaknya terhadap warga dapat diminimalisir.(Rilis)

Pemkab. Muara Enim Gelontorkan Dana Hibah Modal Bagi UKM Guna Bantu Masyarakat Yang Terdampak Covid-19


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia meluluh lantakkan perekonomian tak terkecuali para pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) khususnya Kabupaten Muara Enim.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Koperasi Dan UKM mengucurkan dana sebanyak 2 Milyar guna membantu permodalan UKM yang terkena dampak covid-19.


Menurut Kepala Dinas Koperasi & UKM Surdin didampingi Kasi pengembangan penguatan dan perlindungan (P3) UKM Zainal Arifin ditemui pada Kamis (27/08/20) menerangkan bahwa Bantuan langsung tersebut berupa hibah  untuk menambah modal sebesar Rp. 1 juta 
“Bantuan itu untuk UKM yang ada diseluruh Kabupaten Muara Enim yang kita target sebanyak 2000 UKM dan sekarang sedang melakukan verifikasi dan kemarin kita baru selesai mendata desa Tanjung Tiga, Tanjung Bunut, Karang Endah dan Kecamatan Sungai Rotan dan jumlah UKM  yang sudah data sebanyak 1600 UKM”, jelas Surdin
“Syaratnya UKM yang menerima UKM adalah yang belum pernah menerima bantuan baik BLT, PKH BST dan minimal usaha teraebut telah setahun berdiri dan Bantuan tersebut langsung masuk rekening para pemilik UKM disamping itu pula akan penerima bantuan di SKkan oleh bupati,”urainya lagi.

Kasi P3 UKM Zainal Arifin menambahkan bahwa Verifikasi akan dirampungkan bulan agustus dan pencairan dana hibah di jadwalkan pada awal September 2020 di rekening bank Sumsel.
“Intinya program ini dapat memberikan motivasi kepada UKM dan diharapkan dengan dikucurkan program Pemkab Muara Enim ini para pelaku usaha dapat berkembang dan akan dapat nambah modal a para pelaku usaha tidak mengurangi tenaga kerja, sehingga dapat meringankan beban para pelaku usaha yang terdampak covid-19.(Ccn)

Dari Louncing Newsroom Siberindo, Rohidin Mersyah: Jangan Ciptakan Ruang Hoaks

BENGKULU – Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus bersama Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun menerima cindera mata berupa buku perayaan Tabot di Bengkulu, Karya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Momen berkesan ini terjadi saat Rakor dan Launching Newsroom siberindo.co di Bengkulu, yang berlangsung selama dua hari (26-27/8).

Rohidin Mersyah berharap media siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bengkulu dapat menjalankan fungsinya secara proporsional dan profesional, serta penuh rasa tanggung jawab moral dalam menampilkan pemberitaan ke masyarakat.

“Saya juga memberikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan SMSI Bengkulu ini. Mengingat selaku pimpinan di daerah, menginginkan Bengkulu dapat maju dan berkembang,” kata dia, Rabu (26/8).

Dirinya meminta , peran media siber dapat mengangkat citra Bengkulu. “Termasuk juga di tengah pandemi Covid 19, media siber dalam memberikan edukasi, berimbang, serta mengedepankan etika jurnalistik,” harapnya.

Khususnya menghadapi momen Pilkada serentak. Gubernur mengajak, 67 media siber yang tergabung dalam SMSI Bengkulu, mampu bersikap independent, netral, dan tidak menciptakan ruang konflik berbau sara apalagi hoaks.

“Jangan pula menjadi alat bagi calon Kepala Daerah bersama Wakil Kepala Daerah, karena imbasnya masyarakat yang akan menjadi korban. Media sosial dengan media siber merupakan dua hal yang saling berkaitan. Makanya utamakan perannya dalam mendidik masyarakat, sehingga pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini berjalan aman, lancar dan sukses. Tolong diingat jangan ciptakan ruang hoaks,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua SMSI Bengkulu Wibowo Susilo mengatakan kegiatan yang digelar sebagai upaya meningkatkan semangat insan pers, khususnya media siber di Bengkulu.

Sementara dalam stadium general serta deklarasi media siber untuk sukses Pilkada, dengan tema “Eksplorasi Pers dan Politik Masa Depan,” diisi pemateri Dewan Penasehat SMSI Bengkulu yang juga mantan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol (Purn) Supratman, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Firdaus Ketua Umum SMSI Pusat, dan dilanjut peluncuran bengkulu. siberindo.co. oleh Wakil ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun.(Rilis)

Plt Bupati Muara Enim Lantik Direktur Utama Perusda Sarana Pembangunan

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Plt. Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H., Haji Juarsah disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim yang diwakili oleh Munyati, S.H., M.H., dan Ketua Badan Pengawas Daerah, Ir. H. Abdul Nadjib, M.M., Selasa pagi (25/08) melantik direksi baru Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muara Enim (PDSPME) di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Muara Enim. Adapun para pejabat baru Perusda yang dilantik yaitu Novriansah Regan sebagai Direktur Utama; Alfonsus Sujono Purba sebagai Direktur Utama Bisnis dan Produksi; kemudian H. Bambang Widodo sebagai Direktur Umum dan Keuangan.
Dalam arahannya, Plt. Bupati berpesan agar para direktur yang baru dapat bertanggung jawab dalam menjalankan amanah dan mampu membawa perusahaan semakin produktif maupun inovatif yang nantinya akan berimplikasi terhadap pembangunan di Bumi Serasan Sekundang. Lebih lanjut dirinya berharap kepada perusahaan, BUMD/BUMN/BUMS lainnya di Kabupaten Muara Enim agar dapat menjalin kerja sama usaha bisnis yang lebih baik lagi dengan PDSPME. 
Plt. Bupati juga membuka peluang sebesar-besarnya kepada semua pihak untuk bersinergi demi membangun perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Muara Enim ini. Pelantikan ini juga di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Amrullah Jamaluddin, S.E., para kepala perangkat daerah Pemkab. Muara Enim dan pimpinan BUMN/BUMD/BUMS yang ada di Kabupaten Muara Enim.(Rilis)

DPRD Muara Enim Usulkan H. Juarsah Menjadi Bupati Muara Enim Yang Denitif

Muara Enim, inilamuaraenim.co.id-Melalui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Muara Enim, Senin pagi (24/08) berdasarkan hasil rapat seluruh komisi, sepakat mengusulkan wakil bupati yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., Haji Juarsah menjadi bupati definitif. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan surat usulan pemberhentian bupati dan pengangkatan wakil bupati menjadi Bupati Muara Enim oleh Plt. Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Lioni Basuki, B.Sc., kepada Gubernur Sumatera Selatan.
.
Usulan yang diajukan DPRD Kabupaten Muara Enim ini atas dasar telah diterimanya surat pernyataan pengunduran diri dari Bupati Muara Enim nonaktif, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., beberapa waktu lalu. Dengan demikian meskipun belum mencapai keputusan hukum tetap (inkracht) sehubungan dengan kasus hukum yang dijalaninya, namun berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 78 Ayat 1 huruf B maka kepala daerah dapat ditetapkan pemberhentian atas dasar permintaannya sendiri.
.
Sesuai prosedur, maka selanjutnya Gubernur Sumatera Selatan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah akan membuat usulan serupa kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri). Nantinya setelah keluar surat keputusan dari Mendagri tentang pemberhentian bupati nonaktif secara tetap dan pengangkatan wakil bupati sebagai bupati definitif, barulah DPRD Kabupaten Muara Enim dapat melaksanakan rapat pembahasan pelantikan Bupati Muara Enim oleh Gubernur Sumatera Selatan. (Rilis)

Lagi PTBA Bina Kampung Proklim Tingkat Nasional

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Telah yang menjadi komitmen PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam mengimplementasikan tanggung jawab Perusahaan kepada lingkungan dan pemangku kepentingan atau stakeholder lainnya sebagai Bentuk tanggung jawab PTBA tersebut dapat dirasakan masyarakat secara langsung melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) selama ini, diantaranya melahirkan Program Kampung Iklim (Proklim).

Dalam rilis resmi, Sekretaris Perusahaan  PTBA, Apollonius Andwie melalui Manajer Humas, Iko Gusman, Kamis (20/8/2020), menyampaikan bahwa sebelumnya pada tahun 2018, keberhasilan PTBA membina Program Kampung Iklim (Proklim) telah meraih penghargaan desa binaan Proklim dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI) kategori Proklim Utama yang diraih oleh Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat.

Dan pada tahun 2020 ini, PTBA kembali melakukan upaya Desa Binaan Program Kampung Iklim untuk wilayah Semende Darat Ulu kabupaten Muara Enim untuk dibawa Tingkat Nasional. Dari 3 Desa dan 10 Kampung atau Dusun yang telah dibina CSR PTBA untuk menunjang proklim lestari, terpilihlah 6 Dusun  yang diajukan dan layak untuk mengikuti penilaian Program Kampung Iklim kategori utama.

Keenam dusun tersebut  terdiri 2 dusun asal Desa  Danau Gerak, 3 dusun asal   Desa Tanjung Agung dan 1 dusun asal Desa Tanjung Tiga. Adapun nara sumber lomba  terdiri dari perangkat desa,  Kades, Kadus dan Ibu ibu PKK perwakilan dari masing masing desa terpilih.

Kemudian, sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap binaan desa tersebut PT Bukit Asam Tbk telah memberikan bantuan bibit Sawit (Pucuk Merah) sebanyak 500 batang di masing masing desa yang telah diserahkan pada tanggal 5 Agustus 2020 lalu.

“Dengan membina Proklim ini, kami berharap bisa terus memberikan kontribusi dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui Proklim. Selain itu kegiatan Proklim ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah masing – masing,” harap Iko Gusman.

Untuk menilai sejauh mana program pembinaan itu dijalankan CSR PTBA, Tim Verifikasi Proklim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Direktorat Jenderal Perubahan Iklim Pemerintahan Sumatera Selatan melakukan lawatan  ke Desa-desa binaan CSR PTBA. Salah satunya Desa Danau Gerak Kecamatan Semende Darat Laut   Kabupaten Muara Enim. Desa inilah desa binaan CSR PTBA yang diikut sertakan dalam lomba Kampung Proklim tingkat Nasional tahun 2020. Kunjungan tim yang beranggotakan Heri  Mulyono dari Balai Pencegahan Perubahan Iklim Kebakaran Hutan Lahan Wilayah Sumatera dan Yeni Marcia dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dan Pertanahan Propinsi Sumatera Selatan dilakukan selama tiga hari, pada Selasa-Kamis/18-19 Agustus 2020

Tim dari DLH Muara Enim yang ikut serta dalam kunjungan tersebut, Khusnul Muassiroh, ST., M.Sc., disela verifikasi mengatakan  Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta penurunan emisi gas rumah kaca.

Sementara itu, Kepala Desa Danau Gerak, Hendri, salah satu Desa yang dikunjungi Tim Verifikasi, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Tim Proklim DLH Sumsel di Desa Danau Gerak dan Desa Lainnya, terutama kepada CSR PT Bukit Asam Tbk. “Khusus kepada PTBA kami sangat berterima kasih telah membina desa kami sehingga masuk verifikasi kategori proklim utama,” katanya.  Pihaknya berharap dari penilaian ini  dapat terpilih sebagai Proklim Utama Tingkat Nasional Tahun 2020.

Beberapa tim CSR PTBA yang hadir  dalam kesempatan verifikasi tersebut antara lain Asisten Manager CSR, Hartoyo, Budiman Arsyad, dan Herman Ucok dari Satuan Kerja Humas. (ccn)

Muara Enim Terima Rp. 100 Miliar APBD Provinsi Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan


Seusai memperingati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah di Desa Karang Mulia, Kecamatan Lubai Ulu, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru dan Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., Haji Juarsah langsung bertolak dengan helikopter menuju Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing guna meninjau pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ruas Simpang Belimbing – Pendopo di Kabupaten Muara Enim. Dalam kegiatan ini, Gubernur menyerahkan secara simbolis bantuan dana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan kepada Plt. Bupati Muara Enim.

Dalam keterangannya, Gubernur menyampaikan bahwa total dana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Muara Enim kurang lebih mencapai Rp. 100 miliar. Setidaknya saat ini telah digelontorkan dana senilai Rp. 50 miliar melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan, kemudian ditambah dengan bantuan Gubernur Sumsel melalui alokasi belanja bantuan keuangan bersifat khusus tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 29,5 miliar. Adapun beberapa paket kegiatan penanganan jalan yang bersumber dari dana tersebut, yaitu peningkatan jalan batas Ogan Ilir – Desa Beringin di Lubai; jalan batas Lahat – Simpang Sugiwaras di Panang Enim, jalan batas Ogan Ilir – Lembak; jalan Prabumulih – Simpang Meo dan pemeliharaan berkala jalan Simpang Belimbing – Pendopo.

Plt. Bupati menyampaikan ucapan terima kasihnya atas dukungan dana pembangunan dari Gubernur melalui dana APBD Provinsi Sumsel. Dengan adanya bantuan ini, dirinya berharap pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar sehingga mempermudah aksesibilitas warga dalam pembangunan daerah. Hal ini juga untuk mendukung terwujudnya cita-cita pembangunan Gubernur dalam menuntaskan jalan rusak yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.(Rilis)

Plt. Bupati Terima Penghargaan Lencana Pancawarsa III Gerakan Pramuka


Sumsel, inilamuaraenim.co.id-Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Muara Enim, pagi tadi (19/08) menerima penghargaan Lencana Pancawarsa III Gerakan Pramuka saat Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-59 tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Bina Praja, Kantor Gubernur Sumatera Selatan. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan atas kesetiaan dan kinerja Plt. Bupati Muara Enim kepada Gerakan Pramuka serta keaktifan memajukan kegiatan kepramukaan di daerah. Penganugerahan lencana Pancawarsa III ini juga sebagai wujud kepedulian Plt. Bupati Muara Enim sebagai pimpinan cabang dalam membina Gerakan Pramuka di Bumi Serasan Sekundang.

Dalam keterangannya Plt. Bupati menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Sumatera Selatan. Dirinya berharap Gerakan Pramuka di Kabupaten Muara Enim dapat lebih maju lagi dan siap menyukseskan gelaran Perkemahan Gerakan Pramuka Nasional tahun 2022 di Provinsi Sumatera Selatan. (Rilis)

Muara Enim Terima Penghargaan BPS RI, Yang Mengantarkan Sumsel Sebagai Provinsi Dengan Capaian Sensus Penduduk Online Terbaik Kedua Tingkat Nasional


.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia sebagai salah satu daerah dengan capaian sensus penduduk online terbaik di Indonesia. Hal tersebut berhasil mengantarkan Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai provinsi dengan capaian sensus penduduk online terbaik kedua tingkat nasional. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, Ir. Maryamal Qibtiyah, M.M kepada Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., Haji Juarsah seusai upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia., 17 Agustus kemarin.

Berdasarkan laporan capaian sensus penduduk online (SPO) dari BPS RI tahun 2020, untuk se-Provinsi Sumsel Kabupaten Muara Enim menduduki peringkat kedua dengan jumlah penduduk terbanyak berpartisipasi, yaitu sebanyak 414.795 jiwa, selisih tipis dengan Kota Palembang, yaitu sebanyak 463.464 jiwa. Demikian pula dalam hal persentase, Kabupaten Muara Enim juga berada di posisi kedua, yaitu sebesar 64,2 % dari keseluruhan jumlah penduduk, kurang sedikit dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebesar 68,2%.
.
Menurut Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, pencapaian ini tak lain merupakan kerja keras semua pihak, termasuk dukungan penuh Pemkab. Muara Enim. Untuk itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Plt. Bupati yang telah mendorong masyarakat melalui camat dan kepala desa, termasuk juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim untuk menyukseskan SPO 2020 ini.


Plt. Bupati mengucapkan rasa syukurnya atas pencapaian dan penghargaan ini. Dirinya berharap data yang telah terkumpul dapat digunakan dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi Pemkab. Muara Enim dalam menetapkan kebijakan serta sasaran pembangunan kedepan.(Rilis)

Plt. Bupati Muara Enim Pimpin Peringatan HUT RI ke 75 “Tetap Semangat, dan Merdeka !”

Muara Enim, inilamuaraenim.co.id-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Juarsah Senin pagi (17/8/2020) pukul 07.30 WIB memimpin upacara peringatan ke-75 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Muara Enim, .

“Tetap semangat, dan Merdeka !,” ucap Plt. Bupati usai bertindak inspektur upacara peringatan ke-75 Hari Kemerdekaan menggelorakan semangat kemerdekaan untuk masyarakat Kabupaten Muara Enim

Plt. Bupati mengatakan seraya menghimbau masyarakat Kabupaten Muara Enim khususnya anak muda untuk mengisi perjuangan dengan hal – hal positif, jangan euforia dengan perlombaan -perlombaan, dengan keterbatasan lebih semangat di hari kemerdekaan.

Upacara peringatan Hari Kemerdekaan pagi ini sebagai bentuk tanggung jawab sebagai anak bangsa untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan kenegaraan selalu berusaha untuk maju kedepan dengan tetap pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Mari jadikan momen semangat kemerdekaan ini juga untuk dijadikan semangat untuk Muara Enim yang lebih Merakyat, Muara Enim yang Agamis, Sejahtera, Berdaya Saing, Mandiri dan Sejahtera,” ucap Plt. Bupati.

Turut hadir pada kesempatan ini, Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Muara Enim, diantaranya Dandim 0404 Muara Enim, Erwin Aswari, Kapolres Muara Enim, Doni Eka Syaputra, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim, Mernawati, Plt. Ketua DPRD Muara Enim, Liono Basuki, Sekda Muara Enim, Hasanudin, Plt. Ketua TP PKK Muara Enim, Nurhilyah Juarsah, dan Sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Usai mengikuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan, Unsur Muspida Kabupaten Muara Enim pada hari yang sama pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Pangriptan Nusantara Bappeda Muara Enim, mengikuti dan menyaksikan visual pengibaran bendera merah putih dari Istana Negara Republik Indonesia (RI) Jakarta yang dipimpin Presiden RI, Joko Widodo. (ccn)

Paskibraka Kabupaten Muara Enim Tahun 2020 Resmi Dikukuhkan

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id — Jelang upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-75, sebanyak 50 siswa SMA/SMK/MAN sederajat dari 22 kecamatan se-Kabupaten Muara Enim, Sabtu malam tadi (15/08) resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Muara Enim tahun 2020. Pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., serta disaksikan pula oleh Plt. Ketua DPRD, Liono Basuki dan Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Hasanudin, M.Si ini berlangsung di Hotel Griya Serasan, Muara Enim dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pengukuhan Paskibraka tahun ini dilangsungkan dengan sederhana dan dihadiri oleh undangan yang terbatas. Tak nampak anggota Forkopimda lainnya, bahkan keluarga para Paskibraka-pun yang biasanya turut diundang, pada pengukuhan kali ini tidak dihadirkan. Dalam sambutannya, Plt. Bupati berharap kondisi ini tidak mengurangi makna dan khidmat dari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, bahkan dirinya mengapresiasi para anggota Paskibraka 2020 sebagai putra-putri terbaik kebanggaan Bumi Serasan Sekundang untuk menjalankan tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih di tengah kondisi pandemi wabah Covid-19.

Lebih lanjut Plt. Bupati berpesan agar para Paskibraka yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya, membanggakan nama baik sekolah dan keluarga serta mampu menjadi teladan bagi generasi muda di daerah atau kecamatannya masing-masing. Sementara itu menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Muara Enim, Drs. Rusdi Hairullah, M.Si menyampaikan bahwa para anggota Paskibraka ini akan dibagi masing-masing 25 orang untuk upacara penaikkan dan upacara penurunan bendera dengan tetap memedomani protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. (Rilis)

Diskominfo Muara Enim Dukung Penuh Pembentukan Mal Pelayanan

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Kepala Dinas Kominfo Muara Enim, Ardian Arifanardi Komitmen dukungan penuh dari Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Muara Enim untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Muara Enim yang disampaikan disela rapat pembentukan MPP, Kamis (13/8/2020).

Ardian menyampaikan sesuai porsi Dinas Kominfo Muara Enim, dalam mendukung berdirinya MPP Kabupaten Muara Enim yang dilakukan Pihaknya yakni dengan mempersiapkan dua item yaitu instalasi jaringan dan instalasi jaringan internet.
Dua item ini, dikarenakan sudah ada kepastian dan sesuai petunjuk maka akan dianggarkan pada Anggaran Belanja APBD Pemerintah Kabupaten Muar Enim tahun 2021.

Kemudian, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Muara Enim dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Muara Enim diminta agar setiap terkait pembangunan agar dilibatkan Dinas Kominfo baik mulai dari DED maupun interior sehingga meminimalisir terjadinya overlaping.

Sebab, ada pembangunan di dua dinas tersebut ada bagian tugas dari Dinas Kominfo yang sifatnya melengkapi, apalagi saat ini pembangunan sifatnya terintegrasi misal kabel dan jaringan saat ini sudah menggunakan sistem jaringan floor soket dilantai.

Termasuk perencanaan pembuatan tenan – tenan, karena itu perlu matang kami buat. Mumpung ini dari awal.

“Apa yang saya sampaikan perlu direalisasikan agar MPP nantinya berjalan baik,” ujar Ardian. (ccn)

PTBA Alokasi Rp 14,5 Miliar Untuk Perangi Corona

Jakarta, inilahmuaraenim.co.id- Sebagai bentuk kepedulian PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam memerangi wabah penyakit Corona Virus Disease (Covid-19) tercatat hingga Juli 2020 PTBA telah mengucurkan donasi lebih dari Rp 14,5 miliar.

Dalam rilis resmi, disampaikan Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTBA, Apollonius Andwie, Rabu (12/8/2020), bantuan lebih Rp 14,5 miliar tersebut terdiri dari bantuan alat kesehatan, bantuan langsung ke masyarakat maupun komunitas, sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan, sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, dan lainnya.

Bantuan ke masyarakat diberikan tidak hanya untuk warga sekitar area pertambangan PTBA yang berada di Kabupaten Muara Enim, Kota Lahat, dan Prabumulih. Namun juga untuk warga yang berada di provinsi lainnya di Sumatera melalui Penugasan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bina Lingkungan Insidentil.

PTBA juga menyerahkan bantuan sebanyak Rp 1,3 miliar lewat Yayasan BUMN Hadir untuk
Negeri yang diperuntukkan khusus bagi penanganan dan pencegahan wabah Covid-19.

Sesuai instruksi Kementerian BUMN, alokasi Tunjangan Hari Raya
(THR) seluruh direksi dan komisaris PT Bukit Asam Tbk beserta anak usaha juga dialihkan untuk
pemberian bantuan menanggulangi Covid-19.

Secara aktif sampai saat ini, PTBA tak kendur memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mulai dari membiasakan cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, etika saat batuk, dan lainnya. Upaya sosialisasi ini juga disertai dengan pembagian masker yang hingga Juli 2020 mencapai 293.696 masker yang sesuai standar Kementerian Kesehatan.

Masker dibuat oleh para pelaku usaha
lokal, sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lingkungan sekitar perusahaan. Perusahaan juga membagi 1258 hand sanitizer untuk masyarakat Tanjung Enim. Seluruh kegiatan
ini dilakukan bersama-sama oleh PTBA dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan
Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim.

Selain pembagian peralatan perlindungan diri, PTBA juga mengucurkan bantuan berupa 107.720 paket sembako dan 26 ton beras untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Covid-
19.

Penyemprotan disinfektan juga rutin dilakukan di wilayah Ring 1 Perusahaan. PTBA memastikan operasional tambang sampai saat ini masih berjalan dengan disiplin mengikuti
protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“Tidak lupa Perusahaan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kesehatan, paramedis yang
telah berjuang dalam hal penyembuhan yang terpapar dan mengupayakan pemutusan mata rantai
penyebaran virus Covid-19,” ucap Sekper PTBA. (Ccn)

Hari ini Diklat PASKIBRAKA Muara Enim Dimulai

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Sebanyak 50 orang siswa siswi yang berasal dari sekolah menengah tingkat atas (SLTA) dalam Kabupaten Muara Enim selama 10 hari dari tanggal 9-18 Agustus mengikuti Diklat Pelatihan Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) tahun 2020 yang dibuka secara resmi pada Minggu (09/08/20) Di balroom Hotel Serasan Sekundang Muara Enim oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Muara Enim yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Pemuda Nina Deslina, S.STp, M.Si didampngi Kasi Organisasi Pemuda dan Pramukaan (OKK) Dedy Arfian, S.Sn dan Kasi Kewirausahaan Pemuda Insprastruktur Nurlita Khusnawati, SE serta Kasi Kepimpinan dan Kepeloporan Akhiruddin, S.Pd, Tim medis Risan Jaya dan Dokter Yenny.

Menurut Kadin Dispora Kabupaten Muara Enim yang dibacakan oleh Kabid Pengembangan Pemuda mengatakan tujuan kegiatan adalah mengembangkan kemampyan dari siswa siswi SLTA yang berasal dari Kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim yang berwawasan Pancasila dan

“Pelaksana HUT RI dan Diklat PASKIBRAKA tahun 2020 ini terasa istimewa karena dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19 dan masa pelaksanaan diklatpun disingkat, jadi kepada anak-anak peserta diklat ikutilah dengan baik dan semoga dapat bermanfaat,” himbaunya.

“Selamat semoga dapat melaksanakan tugas yakni mengibarkan dan penurunan duplikat bendera pusaka pada upacara peringatan HUT RI ke 75.

Ditambahkan oleh Kasi OKK Dedy Arfian, S.Sn bahwa walaupun situasi penadeni covid-19 diklat Paskibraka tahun 2020 Kabupaten Muara Enim dalam terlaksana dengan baik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, mudah-mudahkan akan aman dan terkendali harap Dedy.

Sementara itu menurut Ketua Pelaksana kegiatan Akhiruddin bahwa materi kegiatan adalah wawasan kebangsaan, sejarah bendera merah putih dan peraturan baris berbaris serta tehnis pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada HUT RI. (Ccn)

PTBA Pastikan Jamin K3 Setelah 7 Orang Karyawannya Terjangkit Covid-19

Lawang kidul, – inilahmuaraenim.co.id-Berdasarkan Hasil SWAB Test yang dilakukan di jajaran PT Bukit Asam Tbk pada 7 Agustus 2020 didapati 7 orang pegawai PT Bukit Asam Tbk di Unit Pertambangan Tanjung Enim dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Ketua Task Force Penanganan Covid-19, Apollonius Andwie C, melalui Juru Bicara, Iko Gusman, Sabtu (8/8/2020) dalam rilis resmi menyebutkan total Swab Test sebanyak 98 orang, data hasil Swab Test yang diterima 48 sample diketahui 7 orang pegawai positif terpapar covid-19. Selain pegawai, dari hasil Swab Test juga diketahui terdapat keluarga pegawai yang positif terpapar Covid-19 sejumlah 4 orang.

Saat ini, seluruh pegawai dan keluarga pegawai yang terkena Covid-19 saat ini sedang menjalani perawatan dan isolasi diri.

Terkait masalah ini, Iko Gusman menegaskan PT Bukit Asam (PTBA) Tbk memastikan bertanggung jawab penuh untuk proses pemulihan kesehatan pegawai dan keluarga pegawai. Juga, PTBA tetap prioritas menjamin keamanan, keselamatan, dan kesehatan atau K3 dari para pegawai dalam bekerja, dengan melakukan langkah – langkah seperti mengupayakan secara maksimal proses penyembuhan terhadap pegawai dan keluarga pegawai yang positif terpapar Covid-19, intens melakukan penelusuran untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sterilisasi dan penyesuaian pengaturan ruang perkantoran, ruang kerja, dan area kerja, dan melakukan pembatasan penerimaan tamu, dan setiap tamu yang datang di lingkungan
perusahaan akan dilakukan pemeriksaan secara ketat dan selektif serta berkoordinasi secara intens dengan pihak-pihak terkait baik pemerintah maupun Gugus Tugas
Percepatan Penanganan Covid-19 untuk bersinergi dan bersama-sama dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Manager Humas PTBA ini, memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat dan penerapan Business Continuity Plan (BCP) Covid-19 yang telah ditetapkan perusahaan untuk masa pandemi ini. Semua tindakan akan terus dipantau dan diperbarui, sesuai dengan situasi mutakhir. Para pegawai tetap bekerja dengan terus waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bersama-sama, keluarga besar PT Bukit Asam Tbk memberi semangat, dukungan dan doa untuk rekan dan keluarga yang menghadapi secara langsung dampak virus Covid-19.

“Atas nama Perusahaan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kesehatan, paramedis yang telah berjuang bersama-sama perusahaan dalam hal penyembuhan yang terpapar dan mengupayakan pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang saat ini telah masuk ke lingkungan terdekat perusahaan,” ucap Iko Gusman. (ccn)

Plt. Bupati Muara EnimBuka Musorkab KONI 2020

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Juarsah pada Kamis (6/8/2020), bertempat di Ballroom Hotel Griya Serasan Sekundang, membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muara Enim tahun 2020.

Plt. Bupati berharap dengan Musorkab KONI ini, seperti sinergi dalam pembangunan olahraga di Bumi Serasan Sekundang dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, KONI Muara Enim diharapkan tetap bersinergi dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga guna mewujudkan Kabupaten Muara Enim untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua KONI Muara Enim periode 2015 – 2019 yang juga Sekda Muara Enim, Ir. Hasanudin, mengatakan seharusnya Musorkab ini diadakan Maret 2020 lalu dan akhir jabatan 2019 lalu. Tapi, karena masa pandemi Covid-19 ini baru bisa dilakukan Musorkab bulan Agustus ini.

“Mohon maaf bila ada kekurangan selama menahkodai KONI Muara Enim, semoga kepengurusan berikutnya dapat membawa olahraga di Kabupaten Muara Enim lebih baik lagi,” ucap Hasanudin.

Ditambahkan Ketua Pelaksana Musorkab KONI Muara Enim, Yandra Iskandar, bahwa Musorkab ini diikuti oleh peserta dari Pengurus KONI Sumatera Selatan, KONI Muara Enim, dan Pengurus Cabang Olahraga se-Kabupaten Muara Enim. (ccn)

Sekda Minta Rangkaian Kegiatan PEDA KTNA Ke-XIV Di Muara Enim Harus Jelas

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id- Gelaran Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke-XIV tingkat Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan dihelat pada tahun 2022 mendatang dijadwal Kabupaten Muara Enim menjadi tuan rumah.

Sekda Muara Enim, Hasanudin saat memimpin rapat persiapan PEDA KTNA ke-XIV di Ruang Rapat Dinas Perikanan Kabupaten Muara Enim, dihadapan Jajarannya ia meminta panitia yang telah ditunjuk harus matang dan segera menyodorkan rangkaian kegiatan PEDA KTNA ke-XIV yang diadakan selama seminggu di Kabupaten Muara Enim.

Mulai dari keterlibatan jumlah peserta, misal kurang atau lebih dari 5 ribu peserta berarti harus disiapkan homestay, lokasi ditetapkan dimana saja yang tempat diadakan simbolis dimana dan kegiatan venue dimana, soalnya bila ada penambahan lokasi berarti harus dibuat lokasi baru.

Kemudian, lomba olahraga lainya seperti lomba bidar, nebar ikan dan teknologi tepatnya diadakan dimana. Makanya, dipastikan seminggu itu apa saja kegiatannya dan siapa saja penanggung jawabnya dari hari pertama hingga hari akhir, pastinya harus jelas rangkaian kegiatannya.

“Rangkaian kegiatan diminta harus jelas, karena kaitannya dengan anggaran jangan sampai lambat menganggarkan. Sebab bila tidak ada di RKPD bisa bahaya bisa dicegat KPK,” tegas Sekda.

Sekda juga meminta dalam PEDA KTNA nanti ajak perusahaan terkait seperti produsen pupuk dan trubus untuk mengisi boot – boot dan meramaikan kegiatan.

Ditambahkan Asisten II Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Amrullah Jamaludin, berharap PEDA KTNA di Kabupaten Muara Enim bukan hanya sekedar kegiatan simbolis.

Maksud Amrullah, dengan PEDA KTNA ke-XIV ini bisa memacu membangun dan bisa dilihat dampaknya dengan memacu pembangunan di sektor perkebunan, perikanan, pertaniann dan perdagangan. (Ccn)

DMI Dan SMSI Dorong Belajar Daring Fungsikan Masjid Hadapi Covid-19

Jakarta, inilahmuaraenim.co.id-Masjid sebagai sarana ibadah dan sosial, merupakan sarana vital di tengah mayoritas masyarakat Muslim. Menghadapi Covid-19 ini, Masjid dapat menjadi ujung tombak dalam membantu anak usia sekolah untuk belajar dari jarak jauh dengan daring. “Pengurus masjid di Indonesia diharapkan bisa membantu anak-anak usia sekolah dengan memasang Wifi,” kata Ketua Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) bidang Kerja sama Antara Lembaga dan Luar Negeri, M Natsir Zubaidi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (2/8).

Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 ini anak-anak diharuskan belajar jarak jauh, sementara fasilitas yang dimilikinya belum memadai. “Tanggung jawab pendidikan tidak hanya oleh pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggungjawab keluarga dan masyarakat,” ujar Natsir.

Indonesia yang wilayahnya terbentang dari Sabang hingga Merauke, tidak sedikit anak-anak kesulitan mendapatkan akses jaringan internet. Dari kondisi tersebut, sudah semestinya masjid di Indonesia yang jumlahnya sekitar 850 ribu itu diharapkan dapat memberikan solusi bagi lingkungan dalam memfasilitasi belajar mengajar baik kepada siswa maupun kepada relawan penggiat pendidikan. “Bahkan masjid-masjid yang memiliki kemampuan disamping memasang Wifi, juga dapat menyediakan komputer, charger handphone bagi anak-anak usia belajar, dan tetap dalam koridor protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Natsir, aktivis pemuda masjid tahun 1970-an ini.

Natsir juga mengatakan, saat ini adalah momentum yang tepat mengembalikan remaja untuk aktif dan mencintai masjid dengan memberikan fasilitas terhadap pusat minat mereka yakni belajar dan sekaligus bisa beribadah serta berdoa.
“Selama ini, kita melihat para pelajar diajak ramai-ramai berdoa pada saat menjelang ujian saja. Masjid harus kita fungsikan secara kaaffah (komprehensif) sebagai tempat ibadah, tarbiyah dan dakwah serta kegiatan muamalah, termasuk pemberdaya umat lainnya,” pungkasnya.

Terkait himbauan Pengurus Dewan Masjid yang di sampaikan Natsir Zubaidi tersebut, Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), ikut serta mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk bekerjasama memfungsikan rumah ibadah.

Menurut Firdaus sudah saatnya pemerintah pusat dan pemerintah daerah melawan Covid-19 secara total, dengan memfungsikan rumah ibadah sebagai sentra kegiatan dengan memfasilitasi belajar jarak jauh, karena belajar di rumah ibadah selain mempercepat proses siswa adaptasi memasuki era digital 4.0, juga mendekatkannya pada nilai iman dan taqwa sebagai benteng pertahanan bangsa dan negara hari ini dan masa akan datang,” jelas Firdaus. (Rilis SMSI)

Dukung Kopi Semende Di Ajang Nominasi API Award

Muara Enim , inilahmuaraenim.co.id– Destinasi kuliner asal kabupaten Muara Enim tepatnya dari Bumi Semende yaitu Kopi Semende berhasilasuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API Award) tahun 2020 di Trans7. 


Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kabupaten Muara Enim Isdrin melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Erwin Faisal, S.Kom,. M. Si menerangkan bahwa Kopi Semende ini mewakili Sumsel menjadi nominasi Minuman Tradisional Terpopuler Di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2020.Dan hal ini terjadi karena kopi Semende memiliki aroma yang cukup khas. 

“Alhamdulillah Kabupaten Muara Enim dan Kopi Semende ini masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia ( API Award 2020) kategori Minuman Tradisional Terpopuler. Dan kopi Semende ini dapat mewakili Sumsel menjadi nominasi Minuman Tradisional Terpopuler Di ajang Anugerah Pesona Indonesia 2020 merupakan kebagaan bagi kita selaku masyrakat kabupaten Muara Enim,”ungkap Faisal pada Minggu (01/8/20).


Selanjutnya Faisal menjelaskan kenapa kopi Semende dapat mewakili Sumsel diajang Api Award 2020 ini, karen Value kopi Semende yang populernya sudah sampai nasional dan bahkan international. 

“Berbicara value  kopi Semende bukan terletak pada cara penyajian tapi pada cita rasa kopi ini sebelum diseduh dan sejarahnya, karena kopi Semende ditanam diatas tanah leluhur yang harus dijaga turun temurun sehingga cita rasa tetap terjaga dan Tanah perkebunan Semende telah mendapatkan sertifikasi Indeks geografis dari kemenkumham RI,”urainya.

Lanjut Faisal dari semua sisi ini kopi Semende sangatlah layak menjadi pemenang pada ajang ini dan saatnya kita semua mendukung dan menjadikan momen ini sebagai ajang promosi kopi Semende hingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kabupaten Muara Enim. 

“Tanah Semende memak layak dan sangat sesuai untuk ditanami kopi hal ini juga yg menjadikan cita rasa kopi Semende tetap terjaga. Dan kami mengajak, yuk mari sama-sama kita Populerkan Kopi Semende melalui ajang ini dengan cara vote Sms yang dibuka mulai tanggal 1 Agustus 2020 hari ini dengan Ketik : API 2 G, lalu Kirim ke : 99386 ssdangkan Vote Youtube mulai tanggal 15 Agustus 2020 dengan menshare link dan like video iklan kopi Semende di akun youtube API Award serta  jangan lupa di subscribe dulu. Dan terakhir ada vote via aplikasi milik API award,”pungkasnya.(Rilis)

Dua Gedung Cagar Budaya Muara Enim Di berikan Sertifikat

Muara Enim, inilamuaraenim.co.id- Bertempat di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Rabu (29/9/2020), atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Juarsah, menyerahkan sertifikat cagar budaya kepada gedung warisan budaya,

Dua cagar budaya meliputi Gedung CSR PT Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul dan Gedung Yonkav Kavaleri Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, diserahkan Plt. Bupati kepada Asmen CSR PTBA, Hartoyo dan Perwakilan Yonkav, Letda Riski.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati mengatakan cagar budaya perlu dilestarikan karena mengandung nilai penting mengandung unsur kebudayaan dan ilmu agama baik yang berada di darat dan air, baik bergerak maupun tidak bergerak satu kesatuan bagian erat dalam kebudayaan dan sejarah perkembangn manusia.

“Dengan ditetapkan di Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, dua cagar budaya tersebut untuk bisa dijaga,” pinta Plt. Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Muara Enim, Irawan Supmidi, S.Pd, menambahkan hingga Maret 2020 tercatat 142 buah cagar budaya di 59 desa meliputi tradisi, seni dan sejarah dari Kabupaten Muara Enim direkomendasikan di Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi dan 2 telap ditetapkan masuk Cagar Budaya Benda.

“2023 program cagar budaya ini ditargetkan sudah terdata minimal hardcopy bisa dilestarikan dalam bentuk audio visual,” harap Irawan. (ccn)

Plt. Bupati Muara Enim H. Juarsah Shalat Idul Adha di Lingkungan Rumah Dinas

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id – Plt. Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H pada Jum’at (31/07/20) melaksanakan Sholat Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020  bersama keluarga dengan masyarakat di Masjid As-Sa’i, komplek rumah dinas dalam Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim yang dimulai pada pukul 07.00 WiB.
Pada kegiatan hari raya kurban tersebut hadir juga  Kapolres, AKBP. Donni Eka Syahputra, S.H., S.I.K., M.M., Sekretaris Daerah, Ir. H. Hasanuddin, M.Si forum porkumpimda dan jama’ah serta masyarakat sekitar.
Kegiatan sholat Idul Adha tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan karena ditengah pandemi Covid 19 yang masih mewabah dan terlihat berbeda pada tahun-tahun sebelum karena para jamaah harus memakai masker dan dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki lingkungan masjid dan diwajibkan mencuci tangan.
Rangkaian pelaksanaan Sholat Idul Adha 1441 H. bertindak selaku imam dan khotib di Masjid As Sa’i  Drs. KH. Mudrik Qori, MA selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan.

Plt. Bupati Muara Enim. H. Juarsah sebelum pelaksanaan sholat iId mengajak masyarakat meneladani keikhlasan dan ketaqwaan Nabi Ibrahim As beserta anaknya Nabi Ismail As dalam mengamalkan perintah Allah, S.W.T.
Plt. Bupati juga memberi semangat kepada jemaah dan seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim dalam menjalankan kehidupan ditengah pandemi wabah Covid-19 ini.
Menurutnya, keadaan ini jangan menjadi halangan bagi kita untuk menjalankan kehidupan seperti biasanya dan menyurutkan langkah kita dalam berbakti kepada Allah S.W.T., namun tentu saja semua itu harus tetap disesuaikan dengan kedisiplinan melaksanakan protokol pencegahan yang telah diinstruksikan oleh pemerintah.
Lebih lanjut Juarsah menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020, maka pelaksanaan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban agar dapat berjalan optimal dan terjaga dari penularan Covid-19. 
Dirinya berharap situasi ini tidak mengurangi makna dan kesakralan dari Hari Raya Idul Adha dan di tahun yang akan datang pelaksanaan ibadah haji juga dapat kembali dilaksanakan seperti biasanya.
Diakhir sambutannya, Plt. Bupati menyampaikan ucapan  “Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H, Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Batin” kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim.
Sementara Kabag Protokol dan Komunikasi Pemkab Muara Enim, Deni Fedrian, S.STP, mengatakan bahwa kegiatan Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH usai sholat Idul Adha langsung berkumpul dengan keluarga dan tidak ada kegiatan silaturahmi baik Open House maupun Video Confrence.
Masih menurut Deni bahwa Sekitar pukul 09.00 Wib Plt Bupati Muara Enim melakukan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid As-Sa’i karena seperti tahun sebelumnya Plt Bupati Muara Enim berkurban atas nama keluarganya.(Ccn)

PT TeL PP Berikan Hewan Kurban Di Tiga Kecamatan di Ring I Perusahaan

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id — PT Tanjungenim Lestari Pulp And Paper ( PT TeL PP) memberikan bantuan sumbangan hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dan 41 ekor kambing kepada 3 kecamatan terdekat lingkungan perusahaan. Adapun bantuan tersebut diberikan dalam rangka hari raya Idul Adha 1441 Hijiriah.

Bantuan yang diberikan lansung oleh Presiden Direktur PT TeL Hiroyuki Moriyasu di dampingi oleh Direktur HRCA Ahmad Fauzan dan jajaran managemen lainnya yang di terima oleh Camat Rambang Niru Fredi Febrian serta pemangku kepentingan di kecamatan Rambang Niru lainnya.

“Bantuan nantinya akan didistribusikan ke Kecamatan Rambang Niru, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kecamatan Belimbing yang mana terdiri dari 37 Desa dan juga diberikan untuk 2 Polsek dan 1 Koramil yang ada di lingkup Perusahaan,” terang Presiden Direktur PT TeL Hiroyuki Moriyasu melalui Direktur HRCA Ahmad Fauzan.

Kemudian Ahmad Fauzan mengatakan bahwa hewan kurban yang disumbangkan oleh perusahaan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat terutama umat muslim yang ada di sekitar Perusahaan agar nantinya dapat diberikan kepada kaum duafa dengan harapan supaya bisa ikut merasakan sukacita di Idul Adha kali ini,”ungkapnya.

Lanjut Ahmad Fauzan, bantuan hewan kurban ini merupakan agenda tahunan program keagamaan di PT TeL PP.

“Ini merupakan agenda tahunan yang kita programkan dan jumlah sumbangan hewan kurban ini setiap tahunnya selalu bertambah meskipun sekarang perusahaan dalam keadaan kurang sehat akibat dampak dari covid -19, maka itu kita semua juga berharap mudah- mudahan dengan sumbangan ini sedikit dapat membantu masyarakat yang berhak menerimanya,” urainya.

Sementara itu Camat Rambang Niru menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian perusahaan kepada masyarakat sekitar dan berharap kiranya pelayanan perusahaan kepada masyarakat akan menjadi semakin baik.

“Atas nama pemerintah kabupaten Muara Enim terkhusus kecamatan Rambang Niru. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang besar kepada perusahaan sebab setiap tahun selalu melaksanakan acara seperti ini dan tahun ini jumlah hewan kurban yang di sumbangkan bertambah dari tahun sebelumnya,”ucapnya.

Terakhir Fredi mengungkapkan bahwa masyarakat desa tidak dapat berkembang kalau hanya mengandalkan bantuan pemerintah semata.

“Masyarakat kita tidak dapat berkembang kalau cuma berharap pada bantuan pemerintah. Namun juga perlu sentuhan tangan dingan dari perusahaan – perusahaan sekitar terlebih PT TeL PP yang secara geogafif dekat dengan 3 kecamtan yang ada, di kabupaten Muara Enim,”pungkasnya.(Rilis PT TeL)

Selamat Ulang Tahun Pak Alwi Hamu Ke 76 Tahun


Siapa yang tak kenal sosok tokoh pers satu ini. Ya Alwi Hamu, pria kelahiran Parepare, 28 Juli 1944, kini genap berusia 76 tahun.

Alwi Hamu dikenal sosok jujur dan pandai berkomunikasi, sehingga membawanya mudah diterima dimanapun. Sejak remaja Alwi sudah terlibat aktif dimedia, di bangku SMP Alwi sudah menerbitkan majalah stensilan, begitupun di saat dimasa SMA.

Ketika menjadi mahasiswa, Alwi juga mendirikan Surat Kabar Umum KAMI di tahun 1966, dan beberapa media yang dibidani oleh Alwi.

Satu Oktober 1981, Alwi mendirikan Fajar yang telah menjadi media besar di tanah air. Diusia 76 tahun ini Alwi pun masih aktif di dunia pers, dengan menahkodai organisasi Serikat Perusahaan Pers (SPS).

Dikatakan Firdaus, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sosok Alwi Hamu salah seorang panutan di dunia pers. “Pak Alwi itu salah satu tokoh pers yang jadi panutan. Kami banyak belajar dari beliau, bagaimana membangun media dan membangun jejaring di berbagai kalangan dengan tetap menjujung integritas. Selamat ulang tahun pak Alwi, doa kami semoga tetap sehat, panjang umur dan bahagia bersama keluarga,” ucap Firdaus.(Rilis SMSI)

RDP Soal Djoko Tjandra, Aziz Syamsuddin Tetap Ikuti Aturan

Jakarta, inilahmuaraenim.co.idSoal rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kasus Djoko Tjandra yang menjadi polemik, kini berujung pelaporan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). 
Saat ditemui di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin tak mempersoalkan pihak lain yang mengadukan dirinya ke MKD. Baginya itu adalah bagian controlling untuk menjaga keseimbangan bernegara.
“Wajar saja, selama semua ditempuh sesuai mekanisme hukum,” katanya.
Kendati demikian meski dirinya dituding melanggar kode etik, Azis mengatakan, dirinya hanya menjalankan aturan dan tidak ada kepentingan.
“Saya hanya ingin menjalankan Tata Tertib DPR dan Putusan Bamus, yang melarang RDP Pengawasan oleh Komisi pada masa reses,” kata Azis saat ditemui, Jumat (24/7).
Azis menjelaskan, berdasarkan tata tertib DPR, masa reses adalah masa DPR melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR untuk melaksanakan kunjungan kerja.
Kemudian, berdasarkan Tatib DPR, Badan Musyawarah dalam menjalankan tugas dapat menentukan jangka waktu penanganan suatu rancangan undang-undang, memperpanjang waktu penanganan suatu rancangan undang-undang.
Selain itu, Bamus juga dapat mengalihkan penugasan kepada alat kelengkapan DPR lainnya, apabila penanganan rancangan undang-undang tidak dapat diselesaikan setelah perpanjangan serta menghentikan penugasan dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada rapat paripurna DPR.
“Di Bamus sudah ada perwakilan masing-masing Fraksi, sehingga informasi kesepakatan dan keputusan yang terjadi bisa dikoordinasikan di Fraksi masing-masing. Hal ini penting agar komunikasi dan etika terjalin dengan baik” ujar Azis.
Sebelumnya dilansir dibeberapa media, Boyamin Saiman melaporkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) lantaran dinilai tidak mengizinkan Komisi III menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Hukum dan HAM untuk membahas buron terpidana kasus pengalihan utang (cessie) Bank Bali Djoko S Tjandra.
“RDP tersebut sangatlah urgen karena akan membantu pemerintah segera mengurai sengkarut Djoko Tjandra dan memberikan rekomendasi untuk penuntasan penindakan terhadap oknum-oknum yang membantu Djoko Tjandra dalam rangka menemukan jejak-jejak keberadaannya, sehingga pemerintah mampu menangkapnya dan atau membawa pulang untuk dijebloskan dalam penjara,” kata Boyamin dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2020. (Rilis)

Pemerintah Pastikan Insentif Bagi Industri Media Guna Atasi Dampak Covid-19

Jakarta, Dewan Pers (24 Juli 2020) — Pemerintah memastikan bahwa industri media akan menerima sejumlah insentif guna mengatasi ancaman penutupan perusahaan pers dan pemutusan hubungan kerja (PHK) para pekerjanya akibat pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan hal itu dalam temu virtual bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Ketua Dewan Pers Mohammad NUH, dan sejumlah perwakilan asosiasi media massa nasional di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Adapun poin-poin yang disampaikan Pemerintah dalam pertemuan tersebut antara lain:

  1. Pemerintah akan menghapuskan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi kertas koran sebagaimana dijanjikan Presiden Jokowi sejak Agustus 2019. Dalam Peraturan Menteri Keuangan yang menjadi peraturan pelaksana Perpres No. 72 Tahun 2020, akan ditegaskan bahwa PPN terhadap bahan baku media cetak menjadi tanggungan Pemerintah.
  2. Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, akan mengupayakan mekanisme penundaan atau penangguhan beban listrik bagi industri media.
  3. Pemerintah akan menangguhkan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan selama 12 bulan untuk industri pers dan industri lainnya lewat Keppres.
  4. Pemerintah akan mendiskusikan dengan BPJS Kesehatan terkait penangguhan pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi pekerja media.
  5. Pemerintah memberikan keringanan cicilan Pajak Korporasi di masa pandemi dari yang semula turun 30% menjadi turun 50%.
  6. Pemerintah membebaskan pajak penghasilan (PPh) karyawan yang berpenghasilan hingga Rp200 juta per bulan.
  7. Pemerintah akan menginstruksikan semua kementerian agar mengalihkan anggaran belanja iklan mereka, terutama Iklan Layanan Masyarakat, kepada media lokal.

“Dewan Pers meyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian yang tinggi terhadap nasib dan keberlangsungan pers sebagai pilar keempat demokrasi. Sebagai bagian dari komponen bangsa, pers nasional mendukung upaya pemerintah dalam menangani pandemi covid-19,” kata Ketua Dewan Pers M. NUH.

Pertemuan di ruang virtual tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun dan anggota Dewan Pers, yakni: Ahmad Djauhar, Agus Sudibyo, Hassanein Rais, Agung Dharmajaya, Arif Zulkifli, Jamalul Insan, dan Asep Setiawan. Selain itu, hadir para perwakilan konstituen Dewan Pers, yakni Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Kemal Gani, Shanti Ruwyastuti (ATVSI), Maryadi (AMSI), Ninuk Mardiana Pambudi (SPS), Bambang Harymurti (Gugus Tugas Media Sustainability), M Rafiq (PRSSNI), Bambang Santoso (ATVLI), Arifin Asydad (Forum Pemred), Abdul Manan (AJI), Imam Wahyudi (IJTI), dan Firdaus (SMSI).

Narahubung:
Steffi F Indra: 082128275242

Pemkab. Muara Enim Salurkan Sembako Kepada Masyarakat Miskin Terdampak Covid-19

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Panca Surya Dihata, S.H., yang juga sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim membagikan secara simbolis bantuan sosial paket sembako kepada masyarakat miskin terdampak pandemi Covid-19 di 10 (sepuluh) kelurahan di Kabupaten Muara Enim. Penyerahan yang dilaksanakan di Kantor Bupati ini turut disaksikan dan didampingi pula oleh Kapolres, Dandim 0404 dan Kajati Muara Enim untuk kemudian secara serentak disalurkan oleh para petugas kelurahan, Dinas Sosial, Satuan Pol.PP, TNI dan Polri.
.
Staf Ahli menjelaskan bahwa dirinya mewakili Plt. Bupati Muara Enim, Jumat kemarin (24/07/20) menyalurkan bantuan kepada 8.125 warga masyarakat di seluruh kelurahan, khususnya warga miskin terdampak yang belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemberian bantuan ini didasarkan atas pertimbangan tidak terdapatnya dana desa untuk Bantuan Sosial Langsung Tunai (BLT) pada kelurahan sehingga perlu perhatian khusus bagi para warga masyarakat di kelurahan.
.
Adapun kesepuluh kelurahan tersebut yaitu Kelurahan Muara Enim, Tungkal, Air Lintang, Pasar I, Pasar II, Pasar III, Tanjung Enim, Tanjung Enim Selatan, Pasar Tanjung Enim dan Gelumbang. Sembako yang diberikan berupa 10 Kg beras, masing-masing 1 Kg terigu, minyak goreng, gula pasir, garam dan kecap yang langsung diterima secara simbolis oleh perwakilan warga di beberapa kelurahan dalam Kecamatan Muara Enim.(Rilis Humas)

Pemkab. Muara Enim Mediasi Kesepakatan Pembebasan Lahan Eksplorasi Migas Dengan PTPN VII dan PT. Medco Energy

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Hasanudin, M.Si didamping Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. M. Teguh Jaya, M.M., menginisiasi penandatanganan berita acara kesepakatan hasil konsultasi publik rencana pengadaan tanah untuk kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (Migas) di Kabupaten Muara Enim. Kegiatan yang berlangsung di Kantor PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Bandar Lampung ini pada Kamis (23/07/20), menyepakati pembebasan lahan milik PTPN VII di Kecamatan Lubai Ulu dan Kecamatan Gunung Megang untuk kegiatan eksplorasi Migas oleh SKK Migas melalui PT. Medco Energy.

Sehubungan rencana ekplorasi Migas di Kabupaten Muara Enim oleh PT. Medco Energy yang beberapa lokasinya melintasi lahan perkebunan milik PTPN VII selaku pemegang hak guna usaha (HGU), tepatnya di Unit Beringin, yaitu Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu dan Unit Sungai Lengi, yaitu Desa Gunung Megang Dalam dan Desa Panang Enim, Kecamatan Gunung Megang, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menunjuk Pemkab. Muara Enim untuk menginisiasi kesepakatan maupun konsultasi diantara kedua belah pihak. Kegiatan ini sesuai tahapan yang telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 02 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan Perpres Nomor 71 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang mensyaratkan sosialisasi berupa konsultasi publik yang menghadirkan masing-masing pihak berkepentingan atas lahan.

Sekda menjelaskan bahwa Pemkab. Muara Enim berkedudukan sebagai insiator dan mediator dalam kesepakatan antara PTPN VII dan SKK Migas melalui PT. Medco Energy. Lebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa kegiatan usaha hulu Migas ini merupakan kegiatan strategis nasional yang harus kita dukung bersama karena nantinya juga akan memberikan dampak positif bagi pendapatan asli daerah Kabupaten Muara enim. Sementara itu, Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PTPN VII, Okta Kurniawan meenyampaikan dukungannya terhadap rencana ekplorasi Migas Bumi di lahan PTPN VII Unit Beringin dan Unit Sungai Lengi. Untuk itu pihaknya siap menyepakati pembebasan lahan dan menerima ganti rugi sehubungan dengan kegiatan tersebut.

Adapun total luas lahan kegiatan eksplorasi ini yaitu 56,7 hektar, dengan 19,3 hektar merupakan lahan perkebunan dan bangunan milik PTPN VII. Turut hadir dalam acara tersebut ,Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadin Perkim, Sekretaris Dinas Perhubungan, Plt. Kabag Tata Pemerintahan dan Kabid Pertanahan Dinas PUPR Pemkab. Muara Enim. (Rilis Humpro)

Juarsah Minta Pertamina EP Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Muara Enim, inilahmuaraenimkab.co.id — Dalam rangka rencana kegiatan eksplorasi hulu minyak dan gas bumi (Migas) PT. Pertamina EP Asset 2 di wilayah Kecamatan Rambang Niru dan Kecamatan Empat Petulai Dangku, Rabu pagi ini (22/07/20) Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., didampingi Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab. Muara Enim, Restu Joni Karla, S.Sos., M.Si., membuka Sosialisasi Kegiatan Survei Seismik 3 Dimensi untuk lokasi di kedua kecamatan tersebut. Melalui kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Serasan Sekundang ini, Plt. Bupati meminta PT. Pertamina EP memberi kesempatan seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal, terutama warga sekitar lokasi tambang untuk dapat dipekerjakan.

Harapan tersebut disampaikan Plt. Bupati dihadapan Asisten Manager Eksplorasi PT. Pertamina EP, Ramses Hasoloan Napitupulu dan Manager Legal & Relation PT. Pertamina EP Asset 2, Setio Puji Hartono yang hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi ini. Menurut Plt. Bupati, tenaga kerja lokal harus mendapat prioritas bekerja dengan tentunya sesuai syarat dan standar kompetensi yang telah ditetapkan perusahaan, apalagi untuk tenaga non-skill sedapat mungkin mengutamakan masyarakat sekitar.

Selain itu, Plt. Bupati meminta pihak perusahaan selalu menjalin komunikasi yang baik dan berkoordinasi dengan para camat, Koramil, Polsek dan kepala desa setempat serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat agar menghindari kesalahpahaman yang dapat menghambat kegiatan usaha eksplorasi perusahaan. Kemudian dirinya menghimbau jajarannya, terutama aparat pemerintahan di Kecamatan Rambang Niru dan Kecamatan Empat Petulai Dangku serta masyarakat di kedua kecamatan untuk mendukung kegiatan survei seismik 3 dimensi PT. Pertamina EP ini.

General Manager PT. Pertamina EP Asset 2 yang diwakili Manager Legal & Relation, menjelaskan bahwa kegiatan survei seismik ini merupakan salah satu bagian penyelidikan untuk mencari potensi cadangan Migas. Dirinya juga berkomitmen untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal khususnya tenaga non-skill dalam usaha hulu di Kecamatan Rambang Niru dan Kecamatan Empat Petulai Dangku ini.(Rilis Humpro)

Ketua Umum SMSI: Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

PALEMBANG, inilahmuaraenim.co.id – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus hadir di tengah mahasiswa. Pada momen itu, Firdaus dinobatkan sebagai pembicara utama (keynote speaker) pada webinar nasional. Seminar virtual itu digelar Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya Universitas Sriwijaya (LPM GS Unsri) pada Sabtu (18/7).

Sebagai ketua Umum yang mengantar SMSI menjadi konstituen Dewan Pers, Firdaus mengimbau para pengelola media, khususnya anggota SMSI agar dapat meningkatkan kualitas karya jurnalistik. Pada webinar yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Industri Media di Tengah Tatanan Kenormalan Baru” itu, Firdaus memprediksi Booming perkembangan media online di Indonesia akan berakhir dalam 5 (lima) tahun mendatang.

Menurut Firdaus, media online akan menjadi media tradisional yang tergerus dengan zaman jika tidak berkejaran dengan teknologi. “Media online menjadi primadona di masa new-normal ini namun berkembangnya terbatas. Kalaupun terus berkembang, maksimum 5 tahun mendatang, media online sudah menjadi tradisional,” ujar Firdaus.

Direktur Majalah Teras dan korantangerang.com ini menambahkan, untuk tetap mampu bersaing pada masa mendatang, media online harus menjaga kualitas jurnalistik dan juga mengoptimalkan digitalisasi dengan mengoneksikannya pada platform digital dan media sosial.
“Yang menentukan hidup atau matinya media masa mendatang tidak lepas dari pembaca dan pengelola media tersebut yang saat ini disebut (generasi) milenial saat ini,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Firdaus, platform media online  juga harus mengelola media sosial seperti youtube, facebook,IG untuk meningkatkan trafik pembaca. Karena Pembaca milenial kini beralih ke smartphone. “Dengan traffic baik media online mampu menghasilkan uang dengan adsen,” paparnya.

Dia menjelaskan,  kemampuan untuk bertahan dan tetap bersaing pada masa mendatang menjadi tantangan bagi pengelola media online saat ini. Bagaimana menyajikan konten atau produk jurnalistik yang menarik sesuai perkembangan zaman.

Dilanjutkan Firdaus, ketika berbicara jurnalis dan bicara bisnis medianya terdapat plus minus. Seperti media elektronik dan siber. Biaya produksinya rendah, tetapi pendapatan iklannya meningkat dan pemirsanya meningkat karena orang-orang beralih menggunakan televisi atau gadget.

“Untuk media harus menjaga kualitas jurnalistik. Karena produk media adalah produk jurnalistik. Di era new normal media online jadi primadona. Ketika berbicara industri media, bagaimana tidak meninggalkan pedoman bisnis media dan mengombinasi media tradisioal ke teknologi, serta mengoptimalkan media sosial,”  pungkasnya.(*)

Setelah Test SWAB Masal 4 Orang Karyawan PT Tel positif Covid-19

Rambang Dangku, inilahmuaraenim.co.id-Guna mencegah dan memutus matarantai dan penyebaran Covid 19 di lingkungan kerja PT. Tanjungenim Lestari Pulp & Paper (Tel PP) melakukan test SWAB masal kepada 104 orang karyawannya.  Tes SWAB tersebut dilakukan oleh manajemen perusahaan setelah seorang pekerjanya dinyatakan positif terjangkit Covid 19.

Kepala Devisi Stakeholder Relations PT Tell PP, Mochamad Amrodji menjelaskan, sebelum dinyatakan positif pekerja tersebut telah dirumahkan menyusul ada keluarganya di Kabupaten PALI yang meninggal dunia akibat Covid 19. Pekerja tersebut dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes SWAB.

“ Sebelumya nenek pekerja ini meninggal dunia akibat covid 19. Maka terhitung sejak tanggal 2 Juli 2020 lalu, pegawai tersebut sudah tidak masuk kerja lagi dan telah menjalani karantina di Rumah Sakit Rabain Muara Enim,” jelas Amrodji pada Jumat (17/7/20) di siaran persnya.

Menurut Amrodji, yang bersangkutan kini telah diserah terimakan kepada Tim Gugus Tugas Kendali Covid -19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk menjalani isolasi khusus di rumah sehat Kabupaten PALI.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus, pihak perusahaan berinisiatif melakukan SWAB terhadap sejumlah karyawan yang memiliki kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut,” jelasnya.

Lanjut Amrodji setelah dilakukan test SWAB  didapatkan beberapa orang karyawan dinyatakan positif terjangkit virus covid-19.

“Menyikapi kasus ini, perusahaan bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit Pertamina Medika Prabumulih untuk melakukan SWAB terhadap 104 karyawan yang menjalani test, terdapat 4 orang yang hasil testnya dinyatakan positif covid 19,” terangnya.

Terang Amrodji kemudian perusahaan mengambil langkah cepat dengan merujuk pasien positif tersebut ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara kebijakan lain yakni melanjutkan isolasi area kerja dan mewajibkan karantina mandiri bagi pekerja di area tersebut.

“Merujuk atas ada 4 kasus positif tersebut. Kita melakukan kerjasama
ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara kebijakan lain yakni melanjutkan isolasi area kerja dan mewajibkan karantina mandiri bagi pekerja di area tersebut,” lanjutnya.

Amrodji menambahkan, pihak perusahaan selalu mengintensifkan koordinasi dengan melibatkan semua unsur perwakilan pekerja dan management sebagai bagian dari tim khusus tanggap darurat pencegahan Covid 19 di lingkungan PT Tel PP.

“Kita selalu meningkatkan koordinasi di berbagai lini untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid 19 di wilayah pabrik maupun perumahan. Managemen PT Tell memastikan bahwa penanganan yang dilakukan telah sesuai dengan standar protokol kesehatan guna memutus rantai peredaran covid 19,” Tandasnya. (Rilis)

Ketua SMSI Sumsel Jon Heri Hadiri Pembentukan Pengurus SMSI Muara Enim

Muara Enim, inilahmuaraenim – Ketua Umum SMSI Sumatera Selatan Jon Heri pada Kamis (16/06/2020) bersama 2 (Dua) orang pengurus SMSI Sumsel lainnya yakni Sapta dan Yulie menghadiri pembentukan kepengurusan SMSI Muara Enim, kegiatan yang di gelar di jalan Inspektur slamet itu dihadiri oleh 13 orang pemilik perusahaan media yang ada di Muara Enim.

Formatur sementara kepengurusan SMSI sebelum diadakan PelantIikan Secara resmi adalah Ketua Hafizul Ahkam dari mediamuaraenimnews.com, Wakil Ketua Khairul Amri (Aceng) dari media kabarserasan.com, Sekretaris Taufik Firdaus (Cacon) inilahmuaraenim.co.id, Bendahara Endang Saputra dari media palugadanews.com


Jon Heri Ketua SMSI Sumsel mengungkapkan bahwa SMSi adalah organisasi yang mewadahi media online, SMSI bukan organisasi wartawan akan tetapi SMSI merupakan organisasi yang menghimpun seluruh perusahaan Pers yang memiliki media online.


“Saya berharap kepada media-media online tidak ragu untuk bergabung di SMSI karena di SMSI kita bersama-sama saling memberi saran dan masukan untuk berbenah diri agar perusahaan yang tergabung di SMSI menjadi perusahaan Legal yang dapat diverifikasi oleh Dewan Pers, karena SMSI dapat menjadi jembatan dan tangan kanan Dewan Pers karena SMSI telah menjadi Kontituen Dewan Pers ” Jelasnya.


Lanjut Jon Heri “Sampai saat ini anggota SMSI Sumatera Selatan beranggotakan 100 lebih sampai malam ini. dan SMSI se Indonesia sudah mencapai 1000 lebih anggota, dan di Sumsel sendiri belum di stop untuk bergabung,” bebernya.


“Kami ucapkan juga selamat dan sukses atas dibentuknya SMSI Muaraenim yang dipimpin oleh saudara Hafizul Ahkam, semoga SMSI Muara Enim dapat menjadi wadah dan jembatan yang baik bagi perusahaan media yang ada di Muara Enim .” Ucapnya


Sementara itu Ketua Terpilih SMSI Muara Enim Hafizul Ahkam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua rekan para pemilik perusahaaan Pers yang ada di Muara Enim yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin SMSI Muara Enim.


Saya berharap kepada semua pengurus SMSI Muara Enim untuk tetap selalu jaga kekompakan, yakinlah jika kita bersatu kita bisa maju bersama-sama,” harapnya.


“Terima kasih juga saya ucapkan kepada ketua SMSI Sumsel bapak Jon Heri dan ketua Umum SMSI bapak Firdaus atas dukungan dan bimbingannya pada kegiatan pembentukan pengurus SMSI Muara Enim ini,” pungkasnya.(Ccn)

Safari Digital SMSI dengan Ketum MUI Jatim, Samakan Persepsi Menolak RUU HIP

Surabaya, inilahmuaraenim.co.id– Pasca pembentukan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur (Jatim), Ketua SMSI Jatim H. Makin Rahmat, SH, MH, memulai “Safari Digital”. Sasaran pertama, Rabu (15/7/2020) mengadakan silaturahmi ke kediaman Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan (DP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur Drs. KH. Abdusshomad Buchori, di kawasan Bebekan Tengah No. 33, Sepanjang, Taman, Sidoarjo.
Kunjungan muhibah dari SMSI Jatim, selain memohon doa dalam gerak organisasi SMSI memberikan kemanfaatan, Kiai Abdusshomad berharap peran SMSI sebagai serikat perusahaan siber bisa menjaga, menyantuni dan menjawab tantangan zaman ke depan.
Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah ini, ikut membahas berbagai persoalan yang terjadi di bangsa ini dan sepakat dalam mencermati dinamika yang terjadi belakangan ini, khususnya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).
“Kita harus menyamakan persepsi, bahwa MUI menolak RUU HIP bukan sekedar basa-basi dan bisa mengancam kerawanan dalam bernegara dan berbangsa. Sebaliknya, MUI punya kewajiban memberikan nasihat kepada umaro, pemerintah sebagai muharrik (penggerak) dalam kepempinan yang mempunyai keteladanan, uswatun khasanah (contoh yang baik). Jadi, dakwah amal ma’ruf nahi munkar, mengembangkan ukhuwah Islamiyah, lalu berkembang ukhuwah wathoniyah, basyariyah. Jangan sampai misi-visi MUI ini mengalami bergeseran sebagai lembaga yang rahmatan lil ‘alamin,” tandas Kiai Abdusshomad.
Secara khusus, Kiai Abdusshomad meminta SMSI sebagai serikat dari pengusaha pers siber (online) ikut mengawal tatanan kehidupan bernegara dan berbangsa, serta bagian yang tak terpisahkan sebagai pilar keempat demokrasi. Sehingga pers mempunyai kewajiban untuk ikut serta menyampaikan informasi dengan tetap mengedepankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila sebagai Ideologi bangsa serta sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
Kiai Abdusshomad, sangat mengapresiasi dan mendukung penuh peranan pers dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, sehingga turut serta mencerdaskan kehidupan masyarakat melalui informasi yang aktual, faktual, beretika dan sesuai norma-norma dengan tetap memegang teguh kode etik jurnalistik, serta bisa menjadi perusahaan yang sehat.
“Saya sangat berterima kasih, kalau ada perusahaan pers seperti ini (SMSI) ikut berperan aktif dalam kehidupan bernegara, khususnya bisa mengawal sikap MUI yang dengan tegas menolak RUU HIP. Menurut saya ini hal penting, kalau media apalagi dari perusahaan pers, terutama era online dan medsos kalau membiarkan informasi yang salah, nanti bisa menjadi benar kalau terus menerus ditulis media,” ulasnya.
Lanjut Kiai Abdusshoamad, dirinya setuju pers ikut berperan besar dalam mendorong pasrtisipasi masyarakat. Untuk itu, perusahaan pers seperti SMSI harus punya andil menjaga kondisi bangsa tetap aman, tenteram dan dalam keadaan kondusif.
“Memang tugas pers untuk menyampaikan informasi, tapi semua harus sesuai tatanan, takaran, dan situasi yang bisa membawa kemaslahatan. Kalau perusahaan pers hanya mengejar bisnis semata, mengabaikan masalah kebenaran, akhlak, dan keberagaman masyarakat Indonesia yang majemuk, Bhinneka Tunggal Ika, bisa merusak stabilitas nasional. Jadi, peran pers memang sangat penting,” ulasnya.
Pada kesempatan itu, Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo KH. Salim Imron juga mengamini harapan dan himbauan Ketum MUI Jatim. Bahkan, MUI Kabupaten Sidoarjo dalam Musda 5 Juli 2020 lalu kembali menekankan pentingnya peran ulama, umaro dan pers serta masyarakat menciptakan siklus kehidupan yang sehat, nyaman, dan tenteram, termasuk kondisi wabah dari Covid-19 yang belum ada tanda-tanda mereda.
“MUI Kabupaten Sidoarjo juga sepakat mendukung penuh kebijakan MUI melalui Maklumat Bersama yang didukung oleh Ketua MUI di 18 Kecamatan. Jadi, semua harus ikut mengawal agar Pancasila sebagai ideologi Negara tidak boleh dirong-rong oleh siapapun. MUI dengan ormas Islam akan berada di garda di depan untuk mempertahankan,” tanda Kiai Salim, pemangku Ponpes Mambaul Hikam. (*/jtm1)

• Wawancara Khusus Ketum MUI Jatim Drs. KH. Abdusshomad Buchori
“Jangan Biarkan Rakyat Kehilangan Kepercayaan”
Selain silaturahmi “Safari Digital”, kesempatan bertemu dengan Drs. KH. Abdusshomad Buchori, Ketua Umum (Ketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jatim, tersebut menjadi ruang diskusi cukup menarik. Berada di ruang tamu kediaman Kiai Abdusshomad, mengutarakan gejolak kekhawatiran, bila pemerintah lamban dalam mensikapi berbagai situasi, termasuk potensi terjadinya gesekan social di tengah situasi ekonomi meredup, akibat Wabah Covid-19.
Bagaimana ide-ide dan pemikiran cemerlang Kiai Abdusshomad Buchori (ASB) dengan SMSI, inilah dialog tanya-jawab yang setidaknya bisa menjadi pemikiran dan solusi mengurai benang ruwet di negeri ini.
SMSI : Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh Kiai?
ASB : Alaikumsalam warrohmatullahi wabarokatuh, monggo!
SMSI : Apa ada resep Kiai, di usia yang sudah senja (77 tahun), masih terlihat energik?
ASB : Tidak ada yang khusus, tentu sebagai orangtua harus bisa menjadi contoh yang baik. Hidup teratur dan aktifitas sehari-hari tetap dinamis. Apalagi, masih mendapat kepercayaan memimpin MUI Jawa Timur yang ketiga kali, karena hasil formatur masih memberikan amanah kepada saya. Sebetulnya, saya sendiri sudah menyerahkan ke forum. Inilah bagian dari tantangan dan pengabdian.
SMSI : Bagaimana dengan peran MUI Jatim sendiri?
ASB : Alhamdulillah, dukungan pengurus MUI Jatim, khususnya pak Ainul Yaqin sebagai Sekretaris Umum, sangat membantu dalam pengembangan organisasi MUI. Mensikapi berbagai persoalan dan permasalahan di lapangan, MUI harus jeli, teliti, tegas, dan jernih dalam mengambil sikap. Artinya, ulama sebagai pewaris para nabi (warostatul anbiya) dan pelayan umat (khadimul ummah), penerus misi yang diemban Rasulullah SAW harus bisa memberikan tanggapan dan jawaban yang kongkrit. Jadi, bukan sekedar berhujjah (berpendapat), tapi bisa memberikan contoh dan solusi.
SMSI : Maksudnya?
ASB : MUI sejak berdiri 26 Juli tahun 1975, ulama harus memahami kesejarahan, baik masa lampau, penjajahan, pergerakan, pra kemerdekaan, era merdeka hingga sekarang tetap dalam bingkai kehidupan kebangsaan dengan mengembangkan potensi melalui ikhtiar kebajikan sehingga terwujudkan masyarakat yang adil dan makmur dengan meraih ridloNya. Sikap saliang memahami, menghormati dalam keberagaman harus tetap mengedepankan persaudaraan (ukhuwah), saling tolong menolong, ta’awun, dan tolerasni (tasamuh). Saya baik dengan umaro, Gubernur, Kapolda, Pangdam dan pejabat terkait ketika berkomunikasi selalu saya sampaikan pentingnya, menjaga keutuhan, kebersamaan. Jangan sampai kepercayaan rakyat memudar.
SMSI : Apakah kepercayaan rakyat mulai memudar?
ASB : Kalau situasi saat ini belum mampu dikendalikan, maka kewajiban MUI untuk mengingatkan. Kami sangat tidak menginginkan masyarakat Indonesia terutama umat Islam kehilangan kepercayaannya kepada penyelenggara negara ini, karena sudah beberapa kali masyarakat tercederai dengan disahkannya Peraturan Perudang-Undangan yang kontroversial, seperti UU KPK, UU No. 2 tahun 2020 tentang Pengesahan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 menjadi UU, dan UU Minerba yang baru. Jadi, jangan biarkan rakyat kehilangan kepercayaan.
SMSI : Bagaimana dengan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang menjadi gaduh?
ASB : Tidak hanya RUU HIP yang MUI soroti. Ketika kondisi pandemic Covid-19 belum ada tenada-tanda reda, banyak perusahaan melakukan PHK. Tiba-tiba ada kebijakan mendatangkan 500 tenaga asing Sulawesi Tenggara, kami tentu ikut berteriak. Bahwa itu, sangat tidak berkeadilan, apalagi pemerintah setempat dan tokoh masyarakat serta ulama menolak. Inilah, bagian dari riak-riak yang harus diwaspadai. Sekali lagi, jangan malah MUI yang menyampai aspirasi rakyat dianggap sebagai pemicu. Contoh nyata, ikhtiar dalam mengatasi Covid-19, mengapa mall, plaza, pasar dibuka, sementara tempat ibadah masjid ditutup. Apa ada cluster dari masjid? Kenyataannya, pemerintah sedikit abai. MUI Jatim selain menyampaikan pernyataan juga disertai fakta di lapangan. Jadi, saya setuju memakai masker, cuci tangan, fisical distancing, social distancing, tapi berdoa juga perlu, yaitu di tempat ibadah.
SMSI : Terakhir Kiai, lantas untuk mengatasi berbagai problem yang saat ini terjadi, bagaimana?
ASB : Saya ingin menyampaikan, bahwa MUI bersifat keagamaan, kemasyarakatan dan independen. Maka, solusi untuk mengatasi problem yang ada, pemerintah harus berani bersikap. Artinya, dalam menyerap aspirasi untuk produk UU atau kebijakan, tidak cukup hanya mendengar segilintir orang, ajak diskusi dan musyawarah para ahli di bidangnya. MUI sendiri, sebagai wadah ulama, zuama dan cendekiawan punya kewajiban menyampaikan amal ma’ruf nahi munkar, dan menyampaikan fatwa demi kebaikan bersama. Saya yakin, kalau mengendepankan kesejahteraan umat akan tercetak masyarakat berkualitas (khaira ummah). Bila, akhlak masyarakat sudah baik, tidak ada kesulitan mewujudkan Negara yang aman, damai, adil, dan makmur jasmani-rohani sehingga Negara Indonesia menjadi Negara yang baldatun thoyyibatun warobbun ghafur. (Rilis)

Foto: KH. Abdusshomad Buchori bersama Ketua SMSI Jatim Makin Rahmat. (ist/jtm1)

Melalui Pemilihan Demokratis Mulyadi Jabat RT 04 RW 03 Kelurahan Pasar I

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Melalui rapat warga RT 04 RW 03 Kelurahan Pasar I Kecamatan Muara Enim yang digelar pada Jum’at (03/07/20) di Musholah Al-Huda sekitar pukul 20.00 Wib Mulyadi berhasil menjabat sebagai Ketua RT 04 setelah mengalahkan kandifat lain yakni pejabat RT 04 yang telah berakhir masa jabatan yakni Zulfarsah dengan unggul 5 suara.

Kegiatan yang dihadiri oleh Lurah Pasar I dan Petugas Babinkamtimas Pasar I itu juga dihadiri warga RT 04 sebanyak 43 orang itu digelar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan diwajibkan memakai masker dan menerapkan sosial distancing.


Pemilihan hasil voting yang dilaksanakan tersebut mencalonkan 2 kandidat yakni Zulfarsah dan Mulyadi dengan memperoleh suara 19 untuk Zulfarsah dan 24 suara untuk Mulyadi. Dengan hasil tersebut Mulyadi akan menjabat Ketua RT 04 selama 3 tahun ke depan yakni 2020-2023.


Lurah Pasar I Miftah Sari usai pelaksanaan pemilihan itu mengucapkan selamat kepada Mulyadi dan mengharapkan Mulyadi dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat menyerap aspirasi warga RT 04 dan dapat bersinergi dengan Kelurahan Pasar I.


Menurut Mulyadi ia berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh warga RT 04 ia akan berusaha menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan baik. Dan ia juga berharapkan kerjasama dan bimbingan dari Lurah Pasar I dan Pejabat Ketua RT 04 yang lama.


“Saya berharap agar semua warga dapat membantu dan bekerjasama dalam menjalankan jabatan RT 04 dan saja juga akan banyak belajar dari Bapak Zulfarsah,” katanya.

Menangapi hasil pemilihan yang telah dilaksanakan Zulfarsah selaku pejabat lama RT 04 mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi atas suksesnya pemilihan Ketua RT 04 dilakukan dengan baik, dirinya menerima hasil ini baik dan mengucapkan selamat kepada Mulyafi dan ia juga memohon maaf jika selama menjabat sebagai Ketua RT 04 jika ada ada kesalahan dan hal-hal yang kurang berkenan.(Ccn)

PTBA Tanam 1000 Pohon Guna Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Enviro dinment Day (WED) yang jatuh pada tanggal 5 Juni, PT Bukit Asam, Tbk menyelenggarakan acara Green Mining, ditandai dengan penanaman bersama 1000 pohon secara simbolis oleh Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH dan GM UPTE PTBA Suhedi. Acara digelar di Taman hutan Kota Kalamudin Djinab, di Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Jumat (26/6/2020).

Plt Bupati Muaraenim H Juarsah, SH dalam sambutannya mengatakan melalui jargon ‘time for nature’ atau kembali ke alam, pada peringatan kali ini, dilakukan penanaman 1.000 bibit pohon. Ia mengatakan bibit-bibit tersebut akan tumbuh dan menghijaukan kembali lahan eks tambang PTBA yang telah dikelola. Selain itu pihaknya terus berkomitmen menjamin keberlanjutan pelestarian alam dan keanekaragaman hayati demi menjaga kondisi lingkungan, terutama dampak pemanasan global.

“Salah satu hal terpenting yang dapat diwariskan kepada anak-cucu kedepan adalah lingkungan alam yang baik,” ujar Juarsah.

Masih dikatakan Juarsah, taman Hutan Kota H Kalamudin Djinab ini, merupakan lahan eks tambang batubara PT. Bukit Asam (Persero) yang direklamasi dan direhabilitasi menjadi lahan hijau dengan total luas lahan 50 hektar yang terdiri dari 34 hektar untuk penghijauan dan selebihnya untuk taman, edukasi, Pramuka dan sebagainya.

Sementara itu, General Manager (GM) Unit Pertambangan Tanjung Enim (UPTE) PT. Bukit Asam Tbk, Ir. H. Suhedi mengatakan kegiatan ini merupakan bukti bahwa PTBA konsisten untuk ramah demgam lingkungan. Menurutnya seluruh perusahaan tambang itu wajib mengembalikan hutan dan biodata didalamnya setelah pasca tambang. Dijelaskannya, sebelum menambang sudah pasti melalui Amdal dan mengantisipasi akibat operasional penambangan.

Suhedi juga mengatakan, dalam taman hutan kota ini, dibagi dalam lima blok, dimana setiap blok akan ditanam pohon dengan jenis yang berbeda-beda seperti pohon Mangga, Durian, Ekaliptus, Meranti, Pulai dan sebagainya terutama untuk tanaman lokal yang mulai langka. , Kedepan, taman hutan kota ini, selain reklamasi juga untuk melestarikan jenis-jenis pohon yang mulai langka. Kemudian tempat ini, bisa menjadi alternatif tempat rekreasi bernuansa alam dan edukasi bagi masyarakat Muaraenim.

“Sebelumnya kita sudah menanam ribuan jenis pohon, setidaknya ada sekitar 23 ribu pohon yang akan ditanam,” jelas Suhedi.

Usai Plt Bupati dan GM UPTE PTBA melakukan penanaman bersama 1000 pohon, penanaman dilanjutkan oleh seluruh pesarta yanag hadir pada acara hari itu. (Humas PTBA)

87 Mahasiswa/i STIH Serasan Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

MUARA ENIM – Ditengah pandemi Covid-19, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Serasan Muara Enim secara resmi menggelar Yudisium ke-19 Tahun Akademik 2019/2020 dengan standar protokol Covid-19, bertempat di Aula Yayasan Perguruan Serasan, Selasa (16/06/2020).

Kegiatan yang berlangsung sederhana dan khidmat tersebut, diikuti sebanyak 87 mahasiswa-mahasiswi STIH Serasan Muara Enim dan secara resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (SH).

“Kita ucapkan selamat kepada 87 alumni STIH Serasan Muara Enim yang telah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum setelah mengikuti Yudisium ke-19 ini,” tutur Ketua STIH Serasan Muara Enim, H Salmudin SH MH dalam sambutannya.

Sebenarnya, kata Salmudin, pelaksanaan Yudisium ke-19 akan digelar pada 10 April 2020 lalu. Namun, karena terjadi pandemi Covid-19 melanda dunia bahkan Indonesia. Pelaksanaan Yudisium ke-19 baru bisa dilaksanakan pada 16 Juni 2020 (hari ini, red) sesuai dengan standar protokol Covid-19.

“Setelah acara Yudisium ini, total alumni STIH Serasan berjumlah 1.454 orang. Saat ini, mahasiswa dan mahasiswi yang masih menempuh pendidikan sebanyak 345 orang dengan jumlah dosen 35 orang berlatar belakang pendidikan S2 Hukum dan tiga orang dosen sedang menempuh pendidikan S3,” terang Salmudin.

Salmudin menambahkan, STIH Serasan Muara Enim telah menyandang predikat Akreditasi B. Dengan tenaga pengajar yang profesional dan kompeten di bidangnya. Serta didukung fasilitas yang memadai.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada para alumni. Semoga ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di STIH Serasan bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara,” harapnya.

Senada dituturkan Ketua Yayasan Perguruan Serasan (YPS), HJ Tuty Emilia Agustina P hD dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para alumni STIH Serasan yang di Yudisium dan secara resmi telah menyandang gelar Sarjana Hukum.

“Semoga alumni STIH Serasan dapat memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan Kabupaten Muara Enim serta bangsa dan negara,” harapnya.

Sumber & Foto : kabarmuaraenim.com

Juarsah Tinjau Lokasi Yang Sering Banjir dan Targetkan Kota Muara Enim Bebas Banjir

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Terkait banjir yang sering terjadi dalam kota Muara Enim beberapa hari yang lalu, pada Sabtu (06/06/20) jajaran Pemerintah Kabupaten Muara Enim seperti Plt Bupati Muara Enim, Sekda Muara Enim Ir. H. Hasanuddin, M.Si didampingi oleh Asisten II Perekobang dan Kadin PUPR, Kadin PERKIM, Camat Kota Muara Enim, Danramil Kota dan OPD lainnya bersama masyarakat Kelurahan Pasar I melakukan kegiatan gotong royong membersihkan saluran air yang ada jalan protokol Jenderal Sudirman dilingkungan RT 04 EW 03 Kelurahan Pasar I Muara Enim.

Plt Bupati Muara H. Juarsah dibincangi usai kegiatan mengatakan kegiatan ini sebagai tindakan awal penanganan banjir yang sering terjadi di wilayah kota Muara Enim khusus di RT 04 RW 03 Kelurahan Pasar I ia juga menjelaskan bahwa pada bulan ramadhan kemarin dirinya bersama jajaran telah melakukan peninjauan di beberapa titik lokasi banjir.

“kita bersihkkan dulu lokasi yang banjir target kita bersama Sekda dan OPD untuk akan normalisasi aliran air atau siring yang ada di lingkungan Pasar I ini khususnya dan wilayah Muara Enim kota pada umumnya jika saluran air atau siring kita yang perlu dilebarKan kita lebarkan, yang perlu didalami akan perdalam dan begitu juga dengan gorong-gorongnya,” lanjutnya

“Karena kota Muara Enim seharusnya tidak banjir kita merupakan daerah tinggi bukan daerah rawa, mestinya banjir tidak karena kita ada aliran air yang menuju sungai Muara Enim, dan ke depan target kita Muara Enim kota bebas banjir tapi itu tentu butuh proses semudah membalikkan telapak tangan. untuk itu kita tekadkan bersama-sama dukung kami pemerintah, yang pertama jaga lingkungan harus bersih dari sampah jika nyapu atau buang sampah jangan dibuang ke aliran air atau siring,” himbaunya

Ditanya mengenai pelebaran siring yang berada dijalan negara selama ini menjadi kendala dikarenakan bukan kewenangan daerah, Juarsah menjawab bahwa kenapa tidak bisa karena jalan yang merupakan kewenangan Propinsi atau pusat tapi mengenai saluran air atau siring dapat dilakukan pelebaran tergantung kebijakan daerah, tambah Juarsah apalagi ini untuk kepentingan rakyat tentunya melalui mekanisme yang benar dan akan segera dicarikan solusi yang terbaik guna pemecahan masalah banjir yang sering terjadi di lingkungan kota Muara Enim.

“Untuk itu kegiatan gotong royong kebersihan ini akan kita lalukan secara rutin bukan hanya disatu tempat tapi diseluruh wilayah Kabupaten Muara Enim guna mengantisipasi banjir, tandasnya.

Camat Muara Enim Asarli Manudin didampingi Sekcam Husni Thamrin mengatakan bahwa pihaknya telah mempelajari kejadian banjir yang sering terjadi di wilayah Pasar I tersebut, ia menjelaskan bahwa perlu penanganan serius agar kejadian banjir tidak akan terulang lagi.

Salah Satu Warga Kelurahan Pasar I yakni warga RT 04 RW 03 Taufik Firdaus mengatakan bahwa penanganan banjir ini harus dituntaskan jangan hanya ditinjau saja, karena menurutnya warga tidak perlu ditinjau karena sudah sering ditinjau, dirinya mengusulkan agar dibuat aliran pembuangan menuju sungai Enim disamping pelebaran dan pendalam siring yang sudah ada, agar tidak terjadi banjir lagi. (Ccn)

Masalah Banjir Di Bedeng PJKA Sudah 30 Tahun Tak Kunjung Selesai.

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Menjadi Suatu Kekhawatiran bagi warga yang tinggal di lingkungan Bedeng PJKA RT 04 RW 03 Kelurahan Pasar I Kecamatan Muara Enim jika hujan turun lebih dari 1 jam, pasalnya lingkungan itu akan teremdam air hujan yang aliran airnya tidak begitu lancar mengalir, dikarena saluran air jika dibanding debit air yang mengalir tidak sepadan ditambah lagi saluran pembuangan air akhir yang tidak jelas dan banyak sekali kendala untuk birokrasi untuk memperbaikinya.
Banjir yang terjadi tidak hanya merendam rumah warga yang terdiri 50 kepala keluarga dan sekitar 40 rumah dan 1 buah musholah, banjir juga mengenangi ruas jalan Jenderal Sudirman sepanjang hampir 150 meter dengan ketinggian air 50 cm sampai 1 meter. Otomatis jalan yang semula terdiri dua jalur ini harus di tutup karena tidak bisa dilewati kendaraan roda 4 apalagi roda 2.


Menurut salah satu warga yang tinggal disekitaran wilayah banjir tersebut yakni Taufik Firdaus yang akrab di sapa Cacon mengatakan bahwa banjir tersebut sudah berlangsung 30 tahun lebih dan sudah berulang kali di laporkan dan ditinjau oleh pihak terkait hanya saja sampai terjadi banjir pada Minggu (30/05/20) sekitar pukul 11.00 Wib tersebut belum dilakukan tindakan atau dilakukan solusi penanggulangannya.
“Alasannya klasik yakni jalan ini jalan negara bukan jalan Kabupaten dan Kabupaten tidak mempunyai wewenang, wewenangnya ada di Pemerintah pusat, itu yang sering kita dengar, dan beberapa bulan yang lalu pernah ditinjau oleh pihak Dinas PUPR dan instansi terkait lainnya sampai sekarangpun belum ada kejelasannya, “terang Cacon
“Pertanyaannya apa Bedeng PJKA RT 04 RW 03 Kelurahan Pasar I Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan bukan bagian Negara Indonesia sehingga persoalan ini tidak kunjung selesai dan apakah sampai ganti pimpinan lagi tapi masalah ini tidak kunjung selesai, jadi kami mohon tolong kepada Pemerintah perhatikan masalah ini, carikan solusi dan jalan yang terbaik agar kami warga RT 04 RW 03 Kelurahan Pasar I ini tidak mengalami banjir lagi,”harapnya
Camat Muara Enim dihubungi melalui pesan Whatapps mengatakan bahwa ia akan mengkordinasikan perihal banjir tersebut dengan jajaran Dinas PUPR dan ia menghimbau sebelum masalah ini dikoordinasikan agar warga melaksanakan gerakan gotong royong membersihkan saluran air di lingkungan banjir tersebut. (Ccn)

Insan Pers Muara Enim Berduka, Selamat Jalan Kakanda Lukman

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id- Innalilahi Wa Inalillahi Rojiun. Berita duka menyelimuti insan pers Kabupaten Muara Enim.

Lukman bin H Adlan, jurnalis senior Harian Umum Palembang Pos, Sumatera Ekspes Grup menghebuskan nafas terakhirnya di RSUD Rabain, Kota Muara Enim, Minggu (5/31) sekitar pukul 13:30 Wib.

Almarhum telah menggeluti profesi kuli tinta lebih dari 20 tahun ini meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit kanker.

Selama berkarir sebagai wartawan, Lukman adalah sosok pribadi yang baik dan dikenal dikalangan sesama sejawat insan pers, Pemerintah Daerah, instansi terkait maupun birokrasi.

Almarhum juga dikenal sebagai panutan bagi para jurnalis muda. Dalam menjalankan tugas jurnalistiknya beliau tidak pernah kenal lelah lewat pemberitaan-pemberitaan aktual, tajam dan terpercaya untuk masyarakat publik.

Tak jarang, tulisan-tulisan dari tangan Almarhum menjadi referensi pengambilan kebijakan oleh pihak-pihak terkait.

Almarhum meninggal dunia diusia 48 tahun. Diketahui, Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang putri. Putri sulung beliau sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran, di Kota Medan. Rencananya almarhum akan dikebumikan malam ini, Minggu (5/31) ba’da Isya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pelita Sari, Kota Muara Enim.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim, Siswanto mengakui Kepergian jurnalis senior, Lukman, menimbulkan duka mendalam bagi insan pers Bumi Serasan Sekundang.

“Seluruh pewarta Kabupaten Muara Enim menyampaikan duka mendalam atas kepergian Lukman, jurnalis senoir, guru serta mentor kami, semoga arwah almarhum mendapat tempat terbaik disisi-Nya serta diampuni segala dosa-dosanya,”kata Siswanto.

Sumber : Palex

Longsor Di 2 Lokasi Tutup Jalan Di Semendo

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Longsor yang terjadi di dua tempat dalam kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muata Enim diakibatkan tingginya intensitas hujan di beberapa daerah yang membuat wilayah yang berada di dataran tinggi rawan

Terlihat pada Jumat (15/5/20) terdapat dua lokasi bencana longsor yang materialnya menutup akses badan jalan.

Nain (32) salah seorang warga Semendo yang berhasil di hubungi membenarkan bahwa  wilayah Semendo terjadi longsor di dua titik.
Longsor pertama terjadi di Desa Tanjung Agung Kecamatan SDU perbatasan dengan dengan Desa Tanjung Tiga, akibatnya dua  desa yakni dusun 4 Perencol , desa Tanjung Tiga dan Desa Pelakat terisolir.

Dikatakannya. Peristiwa itu terjadi lantaran sejak semalam kawasan perbukitan Semendo Raya di landa hujan deras sehingga tanah yang berada di dataran tinggi tak sanggup menahan debit air dan terjadilah  longsor menimpa badan jalan .

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 dinihari membuat aktifitas warga terganggu termasuk kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa lewat.

Kemudian . Lanjut Nain. Longsor juga menimpa akses jalan menuju  Madrasah Aliyah Raudhatun Nasihin (MARN) Desa Aremantai,  beruntung kondisi tersebut tidak mengganggu aktifitas siswa lantaran saat ini proses belajar di lakukan di rumah.

Sementara itu, Brigpol Fitrus, selaku Babhinkamtibmas Wilayah Kecataman SDU membenarkan kejadian longsor yang menutup akses jalan menuju beberapa desa dalam wilayah Semendo.

“Begitu mendapat informasi saya langsung menelpon para kades dan perangkat desa yang terdampak longsor  bersama  masyarakat  menuju lokasi untuk bergotong royong membersihkan matetial longsoran.
Dia akui Fitrus, saat ini kami berupaya membuka akses jalan  menggunakan alat-alat manual seperti cangkul, linggis parang . dan berharap kepada pihak terkait mendatangkan alat berat mengingat longsoran tersebut cukup berat dengan lebar sekitar 15 meter, panjang 40 meter dan ketinggian material tanah di atas badan jalan mencapai 3 meter.

Saat ini puluhan warga dari tiga desa yakni Desa Tanjung Agung, warga desa Pelakat dan Warga Desa Tanjung Tiga masih terus bergotong royong membersihkan matetial longsoran.”Pungkasnya.(Ccn)

Sebelum Lebaran Bantuan Sembako, PKH dan BLT Pemkab Muara Enim Di Bagikan


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Dampak Covid-19 yang melanda di Kabupaten Muara Enim mungkin dapat sedikit teratasi, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan segera mennyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak covid-19 sebelun Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.


Namun kebijakan itu masih melalui prodesur yang telah ditetap karena dan khususnya bantuan tunai yang dari rencana yang telah dijadwalkan hanya 10 Kelurahan dari 3 Kecamatan di Kabupaten yang dapat menikmatinya yakni Kecamatan Muara Enim, Lawang Kidul dan Gelumbang.


Menurut  Plt Bupati Muara Enum H. Juarsah, SH melalui Juru Bicara Covid-19 Panca Surya Diharta bahwa pada Kamis (14/05/20) dikonferensi Pers mengatakan bantuan dampak covid-19 yang direncanakan  akan disalurkan kepada seluruh masyarakat Muara Enim belum dapat dilaksanakan karena terkendala izin menteri belum yang  turun sampai saat ini.

“Sedangkan bantuan yang kita berikan menjelang Lebaran ini adalah bantuan yang berasal dari APBD Pemkab Muara Enim berupa sembako yaitu program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang jumlahnya terbatas karena data penerima BST tersebut adalah masyakat yang belum tercover oleh bantuan pusat baik PKH ataupun BLT yang terdapat di setiap Kelurahan dan BST ini hanya diberikan satu kali saja tidak rutin” jelas Panca.

“Penyaluran bantuan yang seyogyanya diterima masyarakat selain terkendala izin menteri juga terkendala Surat Edaran KPK  No. 11 Tahun 2020, tanggal 21 April 2020 tentang Penerima bantuan terdampak covid-19 tidak boleh teregistrasi dengan program penerima bantuan PKH dan BLT,” urainya

“Jadi masyarakat yang menerina bantuan sembako Pemkab ini belum pernah mendapat bantuan sebelumnya dan tidak terdata sebagai penerima program PKH dan BLT serta tidak termasuk sebagai ASN, Anggota Polri dan TNI serta BUMN,” tambahnya

“Kami informasikan bahwa bagi masyarakat yang terdaftar dalam program bantuan PKH dan BLT akan segera menerima bantuan baik masyarakat yang ada di kelurahan maupun desa dan akan dibagikan sebelum lebaran,” lanjutnya.

Seperti halya di Kelurahan Pasar I Kecamatan Muara Enim menurut Lurahnya Miftah Sari, S.IP, M.Si ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa dari data awal yang diusulkan penerima BST berupa Sembako berjumlah 710 orang namun setelah di kaji ulang menjadi 468 orang, karena 70 sudah terdaftar sebagai penerima PKH bantuan yang berasal dari Kementrian dan penerima BLT 172 orang yang berasal dari pusat,” jelas Miftah


“Sebagai Contohnya untuk RT 04  RW 03 dari usulan semula 68 orang menjadi 50 orang, jadi dengan telah diberikan bantuan ini kepada masyarakat khususnya masyarakat kelurahan Pasar I baik bantuan APBN maupun APBD akan tepat sasaran dan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.


“Jadi kita beritahukan kepada masyarakat bukannya pemerintah pilih kasih, jadi jangan salah faham, kita sudah berusaha mendata dengan sebaik-baiknya dan sudah sesuai aturan yang ada,” bebernya lagi.


“Semoga masyarakat kita menjadi makmur tidak ada kekurangan setelah menerima bantuan ini, ” tutupnya.(Ccn)

Penderita Covid-19 Muara Enim positif 5 Orang


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Melalui juru bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta pada Kamis (13/05/20) di Lobi Kantor Bupati Muara Enim menjelaskan bahwa penderita Corona atau Covid-19 Muara Enim bertambah jadi 5 orang yang positif.


“Penambahan penderita ini terkonfirmasi berdasarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Pakembang dari hasil SWAB yang kita kirimkan beberaoa hari yang lalu, 5 orang ini masih terkait dengan pasien nomor 60,” kata Panca.


“Adapun ke 5 orang yang positif terjangkit ini terdiri dari 4 orang tenaga medis dan 1 orang keluarga tenaga medis dan ke-5 orang ini telah kita lakukan isolasi di Rumah Sakit H.M. Rabain Muara Enim,” lanjutnya


“Kita sampakan kepada masyarakat bahwa tim surveilans akan melakukan inditivikasi kepada keluarga yang berhubungan atau kontak langsung dengan pasien dan mereke akan kita lakukan rapid test,” tambah Panca


“Kita Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Muara Enim telah mengadakan rapat dan hari ini Tim Surveilans mengambil langkah-langkah apabila hasil SWAB 15 orang yang kita kirimkan ke Palembang dan sampai saat ini kita masih menunggu hasilnya, namun ada terjadi perkembangan penambahan positif covid-19 kita mengambil langkah-langkah kongkrit yakni menstrerilsasi ruang dan peralatan rumah sakit untuk memutus rantai penyebaran penukaran covid,” jelas Panca


Menurut Panca bahwa jika memang terjadi perkembangan penambahan penderita corona akan mengambil langkah pengalihan pelayanan Kesehatam ke Rumah Sakit Bukit Asam, dan menurutnya bahwa situasi dan keadaan Rumah Sakit Umum H.M Rabain masih bisa memberikan pelayanan karena sistim kerja tenaga medis Rumah Sakit Umum H.M Rabain dilakukan secara bergiliran atau sistim shift dan lanjut Panca bahwa situasi tenaga medis masih cukup memadai.


“Untuk Update data terakhir Kabupaten Muara Enim total 8 orang positif, meninggal 1 orang sudah dinyatakan sehat 1 orang, dan 6 orang masih dalam perawatan dan untuk pasien di Rumah sehat tinggal 4 orang yakni 4 orang berstatus OTG mereka berasal 3 orang keluarga dari pasien meninggal di kelurahan Tegal Rejo, 1 orang lagi dari keluarga tenaga medis,” tutupnya. (Ccn)

Pertamina EP (PEP) Asset 2 Berikan Sembako Jurnalis di Muara Enim

Muara Enim, – PT Pertamina EP Asset 2 menunjukan kepeduliannya kepada insan pers ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19. Kali ini, wartawan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Muara Enim diberi bantuan berupa paket sembako.

Pemberian paket sembako sendiri diserahkan secara simbolis oleh managemen PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field kepada Ketua PWI Muara Enim Siswanto SE, bertempat di Rumah Jurnalis (Sekretariat) PWI Muara Enim, Rabu (13/05/2020).

General Manager (GM) PT Pertamina Asset 2 Prabumulih, A Pujianto melalui Relation & Formalities PEP Limau Field, Afrianto mengatakan bantuan paket sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup para awak media ditengah kondisi pandemi Covid-19 spt seperti sekarang ini.

“Pers adalah mitra strategis perusahaan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dan kita semua berdoa, semoga pandemi Corona atau Covid-19 ini segera berakhir,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Muara Enim Siswanto SE mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina EP Asset 2 yang telah menunjukan kepedulian dan perhatiannya kepada para awak media khususnya wartawan yang tergabung di PWI Muara Enim ditengah pandemi Virus Covid-19 yang sedang melanda saat ini dan di bulan suci ramadhan 1441 H ini.

“Sekali lagi, saya mewakili awak media di Kabupaten Muara Enim khususnya PWI mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina EP Asset 2 yang telah peduli kepada kami. Semoga sinergi dan silaturahmi yang baik ini dapat terus terjalin. Dan PT Pertamina EP Asset 2 semakin maju dan berkembang bersama masyarakat,” harapnya. (Humas Pertamina)

PWI Muara Enim Bagikan Ribuan Masker Gratis


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Jajaran PWI Muara Enim dimarkasnya Sekreatariat jalan Sultan Mahmud Badaruddin II Muara Enim dan lingkungan RT 02 RW 05 membagikan ribuan masker pada Sabtu (02/05/20) sekitar pukul 14.00 Wib

Ketua PWI Muara Enim Siswanto, SE disela kegiatan tersebut menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dan salah satu bentuk usaha PWI Muara Enim didalam melakukan pencegahan penyebaran covid 19 di Kabupaten Muara Enim.
“Upaya ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap bencana non alam yaitu Covid 19 yang sedang melanda negeri kita tercinta ini. Maka itu kami PWI Muara Enim berinisiatif membagikan ribuan masker kain ini ke masyarakat yang melintas dan warga sekitaran Rumah Jurnalis yaitu sekertariat PWI Muara Enim ini,” ungkas Siswanto.
Selanjutnya Siswanto menghimbau kepada awak media yang tergabung di organisasi konstituen Dewan Pers ini saat didalam menjalankan tugas peliputan untuk selalu mentaati protokol kesehatan yang ada.
“Untuk rekan-rekan wartawan terkhusus anggota PWI Muara Enim agar kiranya saat melakukan peliputan untuk selalu menjalankan prokol kesehatan yang ada, menjaga jarak, serta selalu melakukan pola hidup sehat agar dapat terhindar dari virus covid 19 ini,” pesannya.
Masih menurut Siswanto bahwa kegiatan tersebut dapat dilaksanakan berkat kerjasama PWI Muara Enim dengan bagian CRS PTBA.
Sementara itu ketua RT. 02 RW.05 Kelurahan Pasar III Muara Enim Sultoni mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PWI Muara Enim dan dia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.
“Apresiasi setinggi-tingginya kita berikan kepada PWI Muara Enim yang telah peduli kepada masyarakat sekitar didalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini dan kita berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara terus menerus dan membuktikan bahwa PWI Muara Enim merupakan wadah berkumpulnya wartawan-wartawan yang profssional dan kompeten dibidangnya serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” terangnya.
Sedangkan salah satu pengendara Surya  yang melintas di lokasi pembagian masker tersebut mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada PWI Muara Enim dan dia berharap semoga PWI Muara Enim semakin berjaya.
“Sukses selalu buat PWI Muara Enim semoga terus menjadi yang terdepan didalam mengedukasi masyarakat serta menyajikan informasi yang berimbang dan terpercaya,” pungkasnya.

7 Raperda Kabupaten Muara Enim Tahun 2020 Resmi Disahkan.

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muara Enim Ke-XII, Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Muara Enim Terhadap 7 (Tujuh) Raperda Kabupaten Muara Enim Tahun 2020 Pagi tadi (30/04).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, dihadiri Plt. Bupati Muara Enim, para Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) Kabupaten Muara Enim, para perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim, serta Pimpinan Perusahaan BUMN/BUMS/BUMD dilingkup Kabupaten Muara Enim, serta organisasi masyarakat.

Dalam penyampaiannya hasil panitia khusus I, II, III DPRD Kabupaten Muara Enim menyetujui atas pembentukan rancangan peraturan daerah (RAPERDA) menjadi peraturan daerah (PERDA) dengan memberikan berbagai masukan dan saran untuk Plt. Bupati Muara Enim.

Adapun ke-7 (Tujuh) Raperda yang disahkan antara lain
1. Raperda tentang Pembentukan Desa Ujan Mas Ulu Kecamatan Ujan Mas.

2. Raperda tentang Pembentukan Organisasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

3. Raperda Tentang Penyelenggaran Kabupaten Layak Anak.

4. Raperda tentang Penambahan Penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung

5. Raperda tentang penambahan Penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada PT Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan Kabupaten Muara Enim.

6. Raperda tentang Penambahan Penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada PDAM Lematang Enim

7. Raperda tentang Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Muara Enim.

Dalam penyampaiannya, Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH mengucapkan Alhamdulillah dalam waktu yang sangat singkat berkat keseriusan, keikhlasan, dan kesungguhan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim atas terbentuknya rancangan peraturan daerah yang dapat diajukan, dikhaji, dan dianalisa dengan baik dan pada akhirnya panitia khusus DPRD Kabupaten Muara Enim telah merekomendasikan dan menyetujui 7 (Tujuh) Raperda tersebut menjadi Perda.

Plt. Bupati mengatakan demi kelancaran pembahasan peraturan daerah ini, berdasarkan keputusan DPRD Kabupaten Muara Enim No. 2 Tahun 2020 telah terbentuk panitia khusus yang terdiri dari panitia khusus I, II, dan III yang telah melakukan rapat-rapat dengan perangkat daerah terkait, dan melakukan kunjungan kerja ke berbagai kecamatan di Kabupaten Muara Enim beberapa waktu yang lalu.
Lanjutnya, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan saran dan masukkan terhadap Raperda, yang menjadi tanggung jawab masing-masing pansus dewan, dengan harapan agar Perda yang dihasilkan nantinya dapat memenuhi kepentingan masyarakat luas, memenuhi tugas perangkat daerah, serta memenuhi amanat peraturan per undang-undangan yang lebih tinggi.

Mencermati itu semua, melalui Rapat Paripurna beberapa waktu yang lalu, terdapat banyak masukan dan saran yang sangat berharga untuk dapat menjadi perhatian kita semua. 
Plt. Bupati Muara Enim berharap Raperda yang telah disetujui ini akan menjadi landasan bagi penyelenggara pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat, dalam rangka pelaksanaan otonomi yang luas, nyata dan bertanggung jawab, demi terwujudnya Muara Enim untuk Rakyat, yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera. (Humpro)

PDP Covid-19 Muara Enim Tambah 1 Orang

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Juru bicara Gugus Tugas covid-19 Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta pada Konferensi Persnya di lobi Kantor Bappeda Muara Enim pada Selasa (28/04/20) membenarkan bahwa penderita Covid-19 Kabupaten Muara Enim bertambah 1 orang yang semula berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) berdasarkan hasil tes pagi ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau positif terpapar virus Corona dan penderita berprofesi sebagai tenaga medis.

“Kita juga telah melakukan Tracking kepada keluarga korban dan orang yang kontak dengan yang bersangkutan dan pasien telah mendapat penanganan di Rumah Sakit HM. Rabbain Muara Enim” jelas Panca


Lanjut Panca bahwa penderita covid-19 di Kabupaten Muara Enim bertambah satu orang menjadi 2 orang positif, ia menjelaskan pula semua penderita virus covid-19 semua berasal dari impor atau dari luar Kabupaten Muara Enim.


“Kami himbau kepada masyarakat Muara Enim untuk. tidak melakukan perjalanan ke daerah  zona merah, agar tetap menjalankan prosedur yang telah ditetapkan, tetap jarak jarak sosial, jaga kebersihan dan jaga pola hidup sehat,” pungkasnya. (Ccn)

PTBA Bantu Paket Sembako Wartawan di Muara Enim

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada para jurnalis atau wartawan yang bertugas di Kabupaten Muara Enim serta menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1441 H, PT Bukit Asam (PTBA) Tbk memberikan bantuan paket sembako.

Bantuan diserahkan langsung oleh Manager Humas PTBA Tbk Efensi kepada Ketua PWI Kabupaten Muara Enim Siswanto, bertempat di Rumah Jurnalis (Sekretariat) PWI Kabupaten Muara Enim, Jumat (24/04/2020).

“Kita ucapkan terima kasih kepada PTBA Tbk yang telah menunjukan kepedulian dan perhatiannya kepada para awak media khususnya wartawan yang tergabung di PWI Muara Enim dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan ditengah pandemi Virus Covid-19 yang sedang melanda saat ini,” tutur Ketua PWI Muara Enim Siswanto.

Saat ini, kata Siswanto, semua lapisan masyarakat terkena dampak Covid-19 ini. Termasuk para insan pers yang merupakan garda terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas juga sangat merasakan dampak Covid-19.

Sekarang ini, lanjutnya, kerja jurnalis sebagai pemburu berita juga sudah mulai dibatasi. Para jurnalis diminta untuk mengurangi aktifitas diluar dan wawancara kepada narasumber diminta via telpon, sesuai dengan surat edaran dari Dewan Pers dan PWI Pusat.

“Sekali lagi, saya mewakili awak media di Kabupaten Muara Enim khususnya PWI mengucapkan terima kasih kepada PTBA yang telah peduli kepada kami. Semoga sinergi dan silaturahmi yang baik ini dapat terus terjalin. Dan PTBA semakin maju dan berkembang bersama masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Sekper PTBA Tbk Hadis Surya Palapa melalui Manager Humas Efensi mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para wartawan yang masih tetap bekerja meskipun dalam kondisi pandemi Virus Covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan dunia.

“Bantuan paket sembako ala kadarnya ini, diharapkan bisa membantu meringankan beban kita semua khususnya para jurnalis di Muara Enim ditengah pandemi Covid-19 ini. Dan dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan baik,” tutur Efensi.

Dirinya mewakili managemen PTBA, kata Efensi, mengucapkan terima kasih kepada rekan wartawan di Muara Enim atas terbangunnya hubungan yang baik selama ini dalam membangun negeri.

“Semoga wabah Covid-19 segera berakhir. Sehingga perekonomian akan kembali pulih dan kita dapat beraktifitas sebagaimana biasanya. Dan dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan khusus,” pungkas Efensi. (Humas PTBA)

PT TeL Donasikan 704 Juta Kepada Pemkab Muara Enim Guna Penanganan Covid-19


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id- Jajaran PT Tanjung Enim Lestari (TeL) pada Kamis (23/04/20 sekitar pukul 08.00 wib di lobi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pemkab Muara Enim yang diberikan senilai 704 juta yang secara simbolis oleh Presiden Direktur PT. TeL yang diterima oleh Plt Bupati Muara Enim didampingi Sekda Muara Enim dan jajarannya.

Jajaran PT TeL berfoto di Salah satu bantuan


Presiden Direktur PT. TeL Hiroyuki Moriyasu melalui Direktur Human Riset Corporate Assets (HRCA) Achmad Fauzan didamping M. Amrodji Kepala Divisi External Relation dan Senior Manejer CSR Azwar menjelaskan bahwa Total donasi sejumlah Rp 704 juta dengan bantuan 200 paket suplemen (madu, jahe, susu bear brand) untuk suport tenaga kesehatan, 5000 masker kain non medis, 5000 masker medis, Thermometer gun, face shield, rubber gloves, 1000 baju hazmat, 60 kotak sampah, 100 sepatu boot (rubber boots), 25 unit tedmond & tempat cuci tangan
“Bantuan PT TeL ini merupakan bagian dari bentuk dukungan perusahan induk PT TeL yaitu Marubeni Corporation Jepang melalui jaringan globalnya untuk membantu penanganan covid-19 di Kabupaten Muara Enim dan khusus untuk masker kain kami bekerjasama dengan UKM yang ada di Kabupaten Muara Enim”, jelasnya.

Masih menurut Achmad bahwa mengungkapkan bahwa PT TeL masih beroperasi dan sudah mendapat izin menteri Kesehatan namun tetap menjalankan prosedur keamanan bagi para pekerja.
Kepala Divisi External Relation Senior Manejer M. Amrodji menambahkan total bantuan PT TeL yakni 5,2 milyar dengan rincian 3,2 milyar untuk wilayah Prabumulih, Muara Enim, dan Palembang, 1,2 milyar untuk desa-desa di ring I dan untuk Muara Enim termasuk mendapatkan bantuan yang paling besar yakni 704 juta untuk Covid-19 dan desa-desa yang termasuk ring I PT. TeL.
Plt Bupati Muara Enim H. Juarsah, SH atas nama Pemkab Muara Enim mengucapkan terima kasih kepada PT TeL atas bantuan yang diberikan kepada Kabupaten Muara Enim, Ia Juga mengatakan bahwa semua bantuan yang diberikan akan langsung didistribusikan kepada para tenaga medis, para penderita covid-19 dan keluarganya.
“Saya menghimbau kepada semua BUMS dan BUMN agar bersama-sama berpartisipasi untuk melawan covid-19 walaupun Kabuapaten Muara Enim masih termasuk zona kuning, saya juga menghimbau kepada kita semua untuk jujur apabila telah melakukan perjalanan ke daerah zona merah agar mengisolasi diri sendiri di rumah masing-masing”, harapnya.
“Jika tidak bisa, Pemkab. Muara Enim telah menyiapkan rumah sehat untuk tempat isolasi penderita covid-19 tersedia sebanyak 64 kamar, dan hotel Swarna Dwipa untuk tenaga kesehatan yang tidak boleh pulang,” pungkasnya.(Ccn)

Majelis Taklim Miftahul Huda dan PMII Bagi-Bagi Sembako Kepada Masyarakat Yang Terkena Dampak Corona

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Wabah penyakit Corona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia bukannya mengancam keselamatan namun membuat perekonomian berjalan lambat bahkan menurun, terlebih semenjak diberlakukan ketentuan Physical Distancing atau pembatasan jarak interaksi sosial membuat sebagian besar masyarakat berdiam diri di rumah sehingga membuat sebagian pihak khususnya golongan masyarakat menengah kebawah dan tergolong dhuafa sangat merasakan dampak menurunnya ekonomi.


Terpanggil untuk mengatasi hal tersebut  itu Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan Muara Enim bekerjasama dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Muara Enim pada Minggu pagi (20/04/20) sekitar pukul 08.00 Wib membagikan paket sembako kepada masyarakat disekitar lingkungan Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan, paket sebanyak 30 buah tersebut dibagikan kepada para kaum dhuafa.


Pembina Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan Kyai Sukin El-Asghor dibincangi disaat kegiatan mengungkap rasa syukurnya “Alhamdulillah kami sebagai pembina yayasan miftahul huda Serasan sangat mengapresiasi kegiatan berbagi-bagi yang di gawangi oleh komunitas indonesia squad bersapa & PMII karena wabah virus corona ini bukan cuma mengancam kesehatan masyarakat namun mengancam kelangsungan kehidupan ekonomi masyarakat kelas bawah.
“Semoga dengan berbagi sembako yang kurang lebih 30 paket ini kami bisa sedikit membantu masyarakat dan sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat wabah virus corona” harapnya.


Ketua PC PMII Muara Enim Miza Nuzulia didampingi Wakil ketua II Ardan, bersama-sama dengan beberapa pengurus lainnya seperti Bendahara umum Zuli maroyah Ketua Pengurus Rayon PAI Muara Enim dan anggota rayon dan komisariat dibincangi usai kegiatan mengungkapkan bahwa pengurus PC PMII Muara Enim merasa terpanggil melihat keadaan masyarakat yang terkena dampak wabah penyakit Corona.

“Kami akan terus mengawal dan bekerjasama dengan Pengurus Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan dalam rangka membuat gerakan peduli kaum dhuafa” pungkasnya (Ccn)

Dewan Pers Keberatan Atas Pembahasan Rancangan Undang-undang di tengah Pandemi Covid-19.

Jakarta- inilahmuaraenim.co.id-Pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam rapat kerja DPR RI di tengah pandemi Covid-19 menuai kecaman dari beberapa kalangan salah satunya Dewan Pers yang mewakili Pers yang mewakili unsur pers dalam berdemokrasi.
Sebagaimana diberitakan banyak media, di tengah kondisi pandemi global yang juga melanda Indonesia saat ini, Komisi III DPR RI dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly memutuskan untuk melanjutkan pembahasan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam rapat kerja, Rabu (4/4/2020). 
Tidak hanya itu, pemerintah juga telah mengirimkan draft Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja ke DPR RI. 
Menyikapi hal tersebut, dalam keterangan pers tertanggal 16 April 2020, Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mendesak DPR dan pemerintah untuk menunda pembahasan berbagai rancangan perundangan, termasuk RUU KUHP dan RUU Cipta Kerja tersebut, sampai dengan kondisi yang lebih kondusif, sehingga pelaksanaan proses legislasi dapat berjalan secara layak, memadai dan memperoleh legitimasi, saran, dan masukan yang baik dari masyarakat sipil maupun komunitas pers secara maksimal.
Dewan Pers tetap mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam upaya menanggulangi pandemi global Covid-19. Oleh karenanya mendesak agar perhatian semua pihak termasuk DPR RI dicurahkan kepada upaya kolektif menangani pandemi dan dampak-dampaknya pada seluruh sektor dan aspek kehidupan masyarakat. “Pemerintah dan DPR harus dapat menjadi tauladan bagi publik dalam hal upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan gejolak di masyarakat,” ujar M. Nuh dalam rilisnya. 
Dewan Pers juga  menolak pembahasan RUU KUHP terkait dengan pasal-pasal yang dapat mempengaruhi kemerdekaan pers antara lain Pasal 217-220 (Tindak Pidana Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden), Pasal 240 dan 241 (penghinaan terhadap Pemerintah), Pasal 262 dan 263 (penyiaran berita bohong), Pasal 281 (gangguan dan penyesatan proses peradilan), Pasal 304-306 (tindak pidana terhadap agama), Pasal 353-354 (Penghinaan terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara), Pasal 440 (pencemaran nama baik), dan Pasal 446 (pencemaran terhadao orang mati) serta pasal-pasal lainnya (draft RUU KUHP 15 September 2019). 
Dewan pers juga menolak pembahasan RUU Cipta Kerja khususnya adanya upaya perubahan terhadap Pasal 11 dan Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.                   
Sepertinya Dewan Pers Ketua Umum SMSI, Firdaus dalam keterangan pers tertulisnya, hari Sabtu (18/4)). SMSI organisasi perusahaan media beranggotakan 600 media online di Indonesia. 
“Sikap SMSI jelas, mendukung apa yang disampaikan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh yang berorientasi pada kemerdekaan pers,” kata Firdaus. 
menyampaikan permohonan kepada pemerintah dan DPR agar dapat menahan diri, dan bisa  bersama-sama fokus dalam melawan Covid-19. 
“Karena tidak ada ahli yang dapat menjamin bahwa covid-19 hanya akan  menyerang dalam satu gelombang serangan. Mungkin dapat 2, 3 gelombang atau bahkan lebih?,” kata Firdaus. 
Firdaus mengajak berpikir ulang apakah strategi pemerintah dalam memerangi covid-19 ini sudah tepat? Jangan-jangan pemerintah ragu dengan kebijakannya tersebut. 
“Jika benar begitu, mengapa tidak kita bergerak bersama membangun  herd immunity, karena jika sudah terbangun herd immunity, kemungkinan wabah ini akan berahir,” ujarnya lagi. 
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada Rabu, 11 Maret. Hingga 15 April 2020 WHO mencatat 213 negara atau area wilayah yang terkonfirmasi memiliki kasus ini.(***)

Majelis Taklim Miftahul Huda Bersama PMII Membagikan Masker Guna Cegah Penyebaran Corona.


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Wabah penyakit Corona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia mengundang banyak keprihatinan banyak pihak, untuk itu Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan Muara Enim bekerjasama dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Muara Enim pada Jum’at pagi (17/04/20) sekitar pukul 08.00 Wib di sekitaran lokasi taman kota Kalamuddin di Jalan Bambang Utoyo membagikan masker kepada masyarakat yang melintas dilokasi tersebut


Pembina Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan Kyai Sukin El-Asghor dibincangi usai kegiatan mengungkap rasa syukurnya “Alhamdulillah kami sebagai pembina yayasan miftahul huda Serasan sangat mengapresiasi kegiatan berbagi masker yang di gawangi oleh komunitas indonesia squad bersapa & PMIIKarena kita tahu bahwa saat ini masyarakat sedang terhantui rasa takut akan terjangkit wabah covid 19 yang sudah banyak memakan korban di seluruh dunia.


“Semoga dengan berbagi masker yang kurang lebih 120 buah ini kami bisa sedikit membantu masyarakat agar terhindar dari tertularnya wabah tersebut,” harapnya.
Ketua PC PMII Muara Enim Miza Nuzulia didampingi Wakil ketua II Ardan, bersama-sama dengan beberapa pengurus lainnya seperti Bendahara umum Zuli maroyah Ketua Pengurus Rayon PAI Muara Enim dan anggota rayon dan komisariat disela kegiatan menyampaikan bahwa pengurus PC PMII Muara Enim akan terus membuat gerakan pencegahan dan peduli terhadap wabah penyakit Corona.

“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Pengurus Majelis Taklim Miftahul Huda Serasan untuk turut andil dalam kegiatan yang sangat baik ini,” tutupnya

Dukung Cegah Covid-19, SKK Migas – PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field Salurkan Bantuan

MUARA ENIM, inilahmuaraenim.co.id – Sebagai wujud kepedulian dalam membantu pemerintah memerangi dan mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19, SKK Migas bersama PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan petugas medis diwilayah sekitar perusahaan.

Adapun bantuan yang diserahkan yakni berupa 4.500 pcs masker, 400 botol hand sanitazer, 11 tempat cuci tangan dan 65 spanduk kampanye hidup bersih dan sehat untuk masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Lalu, 40 buah Hazmat/coverall, sepatu boots, kacamata dan sarung tangan plastik steril kepada Puskesmas disekitar wilayah kerja perusahaan mencakup Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat.

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Field Manager Pertamina EP Asset 2 Limau Field M Nur, bertempat di Kantor Field Limau Prabumulih,
Rabu (08/04/2020).

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan usaha dari perusahaan dalam membantu pemerintah untuk memerangi penyebaran dan mengurangi dampak yang diakibatkan oleh virus Covid-19,” tutur M Nur.

Dirinya mengharapkan dukungan dari semua pihak agar Pertamina EP Asset 2 Limau Field dapat terus beroperasi demi tersedianya energi untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

“Mari kita berdoa semoga wabah ini segera berlalu dan kita kembali dapat beraktifitas normal seperti sediakala,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Adiyanto Agus Handoyo menyampaikan apresiasinya kepada KKKS Pertamina EP Asset 2 atas bantuan dan kegiatan sosial yang dilakukan dalam turut mencegah penyebaran Covid-19.

Dirinya menghimbau agar para pekerja serta keluarga dilingkungan perusahaan dapat terus menjaga kondisi, agar tetap sehat dan aman terlebih yang ada di wilayah Prabumulih yang saat ini merupakan daerah berstatus zona merah.

“Saya sangat mengapresiasi atas tersalurnya bantuan ini, memang langkah yang dilakukan tanpa seremonial ini saya pikir adalah yang paling tepat sebagai salah satu usaha kita membantu pemerintah dan masyarakat di sekitar wilayah operasi hulu migas dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga kita perlu melakukan social distancing dan tidak berkerumun dulu,” ucapnya.

Meskipun sebenarnya, tambah Adiyanto, baik pihaknya di SKK Migas maupun mitra KKKS Pertamina EP Asset 2 sangat ingin memberikan bantuan langsung kepada penerima manfaat dengan tatap muka. Namun untuk kebaikan bersama hal ini harus di hindari dulu.

“Kegiatan yang paling utama dan terpenting adalah bantuan telah diberikan. Dan harapan kami ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya,” tutup Adiyanto.

Berdasarkan pantauan, meskipun ditengah kondisi pendemiCovid-19 ini, insan Pertamina EP Asset 2 Limau Field sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan minyak dan gas bumi tetap semangat dalam menjalankan tugasnya.

Hal ini dikarenakan kegiatan hulu migas ini adalah bidang yang harus tetap beroperasi dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional.

Untuk itu, Pertamina EP Asset 2 Limau Field akan terus berusaha menjalankan kegiatan operasional hulu migas di wilayah kerjanya.

Perusahaan juga mengharapkan dukungan masyarakat dan doa agar dapat terus menjalankan amanah yang diberikan oleh Negara di tengah mewabahnya pandemic Covid-19 ini. (Humas-Pertamina)

Secara Swadaya Warga RT 04 Gelar Penyemprotan Cairan Disinfektan Gegah Penyebaran Virus Corona


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id – Guna memutus mata rantai penyeberan Virus Corona (Covid-19) warga RT 04 Pelitasari Muara Enim pada Jum’at (10/04/20) sekitar pukul 07.00 Wib menggelar kegiatan penyemprotan cairan Disinfektan ke seluruh rumah warga pelitasari RT 04 RW 03 Muara Enim yang berjumlah sekitar 100 rumah atau 90 Kepala Keluarga (KK).
Menurut penggagas kegiatan Mulyadi ditemui usai kegiatan mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan cairan disinfektan tersebut dilakukan secara swadaya dari dan oleh warga RT 04 RW 03 pelitasari Muara Enim.
“Penyemprotan tidak hanya kami lakukan di rumah-rumah warga, akan tetapi kami juga menstrerilkan juga lokasi terminal kota Muara Enim, jalan Jenderal Sudirman di lingkungan RT 04, rumah ibadah yakni Musholah Al-huda dan Masjid Al-Amin,” jelas Mulyadi.

Penyemprotan di Lokasi Terminal Kota Muara Enim


“Kami juga akan melakukan penyemprotan sekali lagi menjelang bulan Ramadhan, kami berterima kasih atas kerjasama sama warga dan Pengurus Mushola Al-Huda yang telah membantu pendanaan sehingga terkegiatan ini dapat terwujud,” tutupnya.

Penyemprotan di Rumah Ibadah (Masjid Al-Amin)


Sekretraris Musholah Al-Huda RT 04 Taufik Firdaus yang juga menjabat Sekretaris RT 04 secara pisah mengungkapkan bahwa jajaran kepengurusan Musholah Al-Huda memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada warga RT 04 Pelitasari Muara Enim dan kekompokan warga dalam usaha menghentikan penyebaran virus Corona.
“Kami jajaran pengurus Musholah Al-Huda merasa terpanggil saat para warga mengatakan akan mengadakan penyemprotan namun terkendala dana operasionalnya, untuk itu kami berinisiatif mengeluarkan uang Kas Musholah untuk kegiatan yang sangat baik ini, “ungkapnya.
“Memang betul kegiatan ini dilakukan secara swadaya karena kami telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat yakni Kelurahan Pasar I Muara Enim yang mengatakan bahwa pihak kelurahan tidak mempunyai alokasi dana untuk kegiatan pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan Kelurahan Pasar I menurut Lurah masih terkendala izin Menteri, “tambanya lagi.
“Selaku warga kami sangat prihatin melihat kenyataaan ini, hal ini serupa juga disampaikan oleh para pengurus Ikatan Remaja (IRMA) Masjid Al-Amin yang lebih dahulu dan dapat dikatakan pelopor pertama kegiatan penyemprotan swadaya di kecamatan Muara Enim yang dilakukan pada pertengahan bulan Maret kemarin yang juga tidak mendapat suport dari pemerintah setempat,” ujar Taufik melanjutkan.
“Tapi kami selaku warga RT 04 akan tetap melaksanakan kegiatan ini walaupun secara swadaya, mudah-mudahan pada kegiatan mendatang banyak pihak yang dapat ikut partisipasi pada kegiatan yang sangat baik ini, pungkasnya.(Ccn)

Warga Berharap Dana Perjalanan Dinas DPRD Dialihkan Pada Penanganan Covid-19

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id- Dengan kian merebaknya virus Corona atau Covid -19 di Indonesia yang kian hari jumlah penderita terus bertambah, hal tersebut mengggugah keprihatinan warga masyarakat yakni Risqi Setiadi yang merupakan salah satu warga Kelurahan Pasar I yang aktif di organisasi kepemudaan

Menurutnya mewabahnya virus Corona (Covid-19) di seluruh belahan dunia menjadi hal yang patut diwaspadai termasuk negara Indonesia yang pada saat ini termasuk negara yang terpapar virus ini, khususnya wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang di salah satu daerahnya yakni kota Prabumulih termasuk dalam zona merah penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Seperti kita ketahui bahwa berbagai cara yang dilakukan Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kotamadya untuk menekan penyebaran virus ini tidak terkecuali pemerintah Kabupaten Muara Enim yang sekarang bekerja keras untuk melawan penyebaran virus ini,” katanya lagi.

“Kami sebagai warga masyarakat Muara Enim mengapresiasi langkah yang diambil oleh pihak pemerintah Kabupaten Muara Enim dan DPRD kabupaten Muara Enim untuk mengalihkan dana pembangunan yang ada di Kabupaten Muara Enim untuk penanganan wabah virus Corona ini,” lanjutnya.

“Tetapi kami menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim khususnya DPRD Kabupaten Muara Enim seyogyanya selaku wakil rakyat yang ada di Kabupaten Muara Enim bersikap bijak dan arif untuk mengalihkan anggaran biaya perjalanan dinas tahun 2020 ini untuk membantu pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam menangani wabah virus Corona ini, “pintanya.

“Karena menurut kami sesuai dengan arahan Pemerintah untuk bekerja dari rumah, dan otomatis tidak banyak melakukan Perjalanan Dinas ke daerah lain dan tentunya sebagai wakil rakyat para anggota DPRD sudah waktunya bekerja di wilayah daerah pemilihan (Dapil) mereka masing-masing untuk lebih mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Dapil mereka,” pungkasnya

Plt. Bupati Muara Enim Lepas Tim Gugus Tugas Covid-19

Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Dalam rangka Penyemprotan Disenfektan di Wilayah Kabupaten Muara Enim, Selasa (31/4/2020) bertempat di Lapangan Kantor Bupati Muara Enim, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Juarsah, beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah melaksanakan Apel Persiapan Pelepasan Tim Gugus Tugas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Plt. Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama TNI dan Polri serta seluruh elemen yang ada telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan sesuai arahan Gubernur Sumatera Selatan dan prosedur yang ditetapkan oleh Keppres Nomor 09 Tahun 2020.

Antara lain telah membentuk gugus tugas dan posko dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, kemudian RSUD H.M. Rabain telah disiagakan, termasuk menyiapkan asrama Islamic Center sebagai ruang isolasi rumah sakit darurat dan juga Rumah Sakit Bukit Asam Medika milik PT. Bukit Asam di Tanjung Enim.

10 poin Tanggapan Dewan Pers Menyikapi Perkembangan Terkini Penanggulangan Pandemi Covid 19.

Jakarta, inilahmuaraenim.co.id-Bangsa Indonesia, bersama bangsa bangsa lain di berbagai penjuru dunia, saat ini sedang berjuang dengan keras untuk menanggulangi pandemi corona virus disease (covid) 19. Dibutuhkan kesungguhan, sumbangsih dan kerjasama semua pihak untuk mengatasi bencana ini. Sebagai bangsa besar yang telah berhasil menangani berbagai masalah, kita harus yakin insha Allah dapat menangani pandemi covid 19 secara baik dan dapat menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak.

Dalam kesempatan ini, Dewan Pers ingin menyampaikan hal hal sebagai berikut:

  1. Dewan Pers mengucapkan terima kasih kepada segenap unsur pers nasional yang tanpa kenal lelah terus meliput dan memberitakan perkembangan pandemi Covid 19 sehingga masyarakat Indonesia pada umumnya mendapatkan informasi yang dibutuhkan, khususnya dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah semakin meluasnya pandemi Covid 19.
  2. Dewan Pers mengingatkan kembali kepada insan pers agar tetap berpegang teguh untuk mematuhi protokol dan SOP Covid 19, demi menjaga kesehatan dan keselamatan para insan pers.
  3. Dewan Pers meminta agar media massa terus mengajak para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk ikut bahu membahu bersama pemerintah menanggulangi pandemi Covid 19, sehingga penanggulangan pandemi ini menjadi upaya bersama yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa baik unsur pemerintah, dunia usaha, kelompok masyarakat dan pers.
  4. Dewan Pers mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya sebagai garda terdepan, pejuang kemanusiaan dalam memberikan layanan medis bagi para korban Covid 19 secara langsung.
  5. Dewan Pers menyampaikan duka cita yang sangat mendalam kepada para dokter dan tenaga medis, pahlawan kemanusiaan yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona ketika sedang menjalankan tugas mulia tersebut. Semoga amal ibadah dan kemuliaan budi mereka diterima Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Demikian juga, bagi para pasien yang meninggal akibat Covid 19.
  6. Dewan Pers memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang telah bekerja keras menangani pandemi covid 19 di daerah masing-masing. Kami yakin Pemerintah terus berupaya sekuat tenaga untuk menangani Covid 19 ini dengan baik dan dampak turunanannya khususnya di bidang ekonomi dan sosial.
  7. Dewan Pers memberikan apresiasi yang tinggi kepada TNI, POLRI, Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, kalangan pengusaha dan unsur-unsur masyarakat yang telah dengan penuh komitmen berkontribusi positif dan nyata terhadap upaya penanggulangan musibah nasional covid.19. Semangat kesukarelawanan dan gotong royong semua pihak merupakan modal utama bangsa Indonesia untuk dapat segera mengatasi bencana nasional ini.
  8. Dengan kerendahan hati, Dewan Pers ingin mengingatkan kepada semua pihak bahwa yang dibutuhkan saat ini tidak sebatas pada penanganan medis terhadap masyarakat yang terpapar atau diduga terpapar virus corona, tetapi juga dampak turunan pandemi Covid 19, khususnya di bidang sosial dan ekonomi. Dewan pers menyambut baik berbagai paket kebijakan yang telah diluncurkan Pemerintah untuk menangani dampak sosial-ekonomi tersebut, meskipun harus dikawal realisasi di lapangannya.
  9. Dewan Pers mengajak kita semua untuk memperkuat solidaritas sosial dengan memberi perhatian khusus untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian sehari hari atau yang mengalami penurunan penghasilan. Masih banyak warga masyarakat yang bekerja di sektor informal dan menggantungkan diri pada pendapatan harian.
  10. Dewan Pers mengajak kita semua untuk terus berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Mahaesa, memohon pertolongan Nya dalam ikhtiar kita berjuang melawan pandemi Covid-19 Sumber : Dewan Pers Muhammad Nuh Ketua

Pandemi Wabah Virus Corona, Dewan Pers Ajak Insan Pers Bersatu

Beberapa hari yang lalu, tepatnya Rabu, 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah virus corona Covid-19 secara resmi telah mencapai tingkat pandemi.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Dewan Mohammad Nuh, dalam siaran persnya yang diunggah ke Youtube https://youtu.be/fEnQgiwJsAI, Rabu (18/3/2020), mengatakan bahwa, bangsa indonesia sedang mengalami ujian yang sungguh sangat luar biasa yaitu covid 19. Oleh karena itu dalam suasana yang seperti ini, lanjut Nuh, kebersamaan bersatu untuk melawan Covid 19, menjadi kuat dibandingan kita semua.

Namun demikian menurut M. Nuh, dunia media terutama kawan – kawan jurnalis yang ada di depan, harus terus meliput, memberikan informasi apa yang sedang berkembang di masyarakat tentang Covid 19.

“Tetapi tetap, urusan etika jurnalistik obyektifitas menjadi bagian dari yang tidak terpisahkan, saya memberikan apresiasi yang sungguh sangat luar biasa kepada kawan- kawan jurnalis,” ujar M. Nuh.

“Meskipun suasana sangat khusus tetapi kawan – kawan jurnalis tetap menjalankan tugas suci yaitu memberikan informasi yang proper kepada masyarakat,” imbuh M. Nuh.

Masih dalam siaran persnya, M. Nuh juga berpesan kepada para insan pers untuk benar-benar menjaga kesehatan.

“Kita tidak ingin kawan –kawan jurnalis tertular covid 19. Sehingga prinsip-prinsip dasar di dalam peliputan yang terkait dengan covid 19, APD (Alat Pelindung Diri-red), tetap harus diperhatikan dengan baik, jangan sampaik kita meliput Covid 19 tetapi sekali lagi Na’udzubillah justru itu ada kawan-kawan yang terpapar Covid 19,” papar M. Nuh.

Selain berpesan kepada para awak media, M. Nuh juga berharap perusahan pers di suasana ekosistem perusahan pers saat ini, tetap harus mengacu pada protokol-protokol penangan Covid 19.

“Kami dari dewan pers memberikan dukungan penuh agar kita semua dapat bersama –sama bersatu melawan Covid 19. Sehingga Indonesia tetap tegak, teguh dan semakin jaya,” pungkas M. Nuh.(***).

Plt. Bupati Muara Enim Raih Pembina Damkar Terbaik I Dan Pembina Satpol PP Tingkat Provinsi SumSel

Palembang, inilahmuaraenim.co.id– Pemerintah Kabupaten Muara Enim kembali mendapatkan penghargaan di tahun 2020. Tak tanggung-tanggung, kali ini Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H menerima 2 (dua) penghargaan sekaligus, yaitu sebagai Pembina Pemadam Kebakaran (Damkar) terbaik I dan juga Pembina Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) terbaik II tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru pada upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP ke-70 Satlinmas ke-58 dan Damkar ke-101 di Griya Agung Sumatera Selatan, Palembang, Rabu pagi (18/03).


Plt. Bupati Muara Enim menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap dirinya sebagai pembina, namun juga sebagai bukti dan indikator kinerja yang baik dari para petugas Damkar & Penyelamatan maupun Satpol PP Kabupaten Muara Enim.

Tak lupa Plt. Bupati Muara Enim menyampaikan ucapan Selamat HUT ke-70 kepada Satpol PP, Satlinmas ke-58 dan Damkar ke-101. Plt. Bupati berharap penghargaan ini dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik kedepan, menjaga profesionalitas dan kedekatan dengan masyarakat, baik bagi petugas Damkar maupun anggota Satpol PP Kabupaten Muara Enim.


Kepala Dinas Damkar & Penyelematan Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.Si menerangkan bahwa standar pelayanan minimal (SPM) yang diterapkan petugas Damkar Muara Enim sudah diatas rata-rata provinsi dan berada di peringkat pertama dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Disamping itu pelaporan kebakaran dengan ketanggapan tindakan penanggulangan Damkar Muara Enim sudah diatas 60% sehingga menjadikan Kabupaten Muara Enim lebih unggul dari daerah lainnya di Sumatera Selatan.


Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Muara Enim, A.M. Musadeq menyampaikan terima kasihnya kepada Plt. Bupati yang dinilainya sukses dalam membina Satpol PP. Menurutnya penghargaan ini sebagai.bentuk keseriusan, perhatian dan kerja keras Plt. Bupati Muara Enim dalam memotivasi Satpol PP termasuk petugas Damkar di Kabupaten Muara Enim.


Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan mengaku bangga terhadap dedikasi personil Satpol PP, Satlinmas maupun Damkar yang dinilainya telah memberikan kontribusi besar dalam melayani masyarakat, menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat selama ini. (Humpro)

Musrenbang RKPD Wadah Koordinasi, Integrasi dan Sikronisasi Program Pembangunan

Muara Enim,  inilahmuaraenim.co.id-Sebagai Tahapan Akhir Penyusun Rencana Program Pembangunan Kabupaten Muara Enim pada Selasa (17/03/20) di Ballroom Hotel Grand Zuri Muara Enim Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muara Enim melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Muara Enim dengan Tema “Muara Enim Unggul Berdaya Saing”.

Peserta Musrenbang


Peserta Musrenbang RKPD Kabupaten Muara Enim Tahun 2020 diikuti oleh dari seluruh unsur pemangku kepentingan, baik dari unsur Pemerintah dalam hal ini perangkat daerah, DPRD, BUMN,BUMS/BUMD, Perguruan Tinggi, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, Organisasi Profesi/Kemasyarakatan, Lembaga Sosial Masyarakat, dan Tokoh Masyarakat yang ada dalam Kabupaten Muara Enim, juga dihadiri dari Bappeda Kabupaten/Kota Tetangga, dengan jumlah peserta lebih kurang 400 orang. 

Kepala Bappeda Muara Enim Ramlan Suryadi saat membacakan laporannya

Kepala Bappeda Muara Enim Ir. H. Ramlan Suryadi, M.Si  dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan Musrenbang Kabupaten bertujuan mewujudkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi RKPD dalam melaksanakan prioritas-prioritas pembangunan.


“Musrenbang pada hari ini diharapkan  1. Mendapatkan masukan untuk penyempumaan rancangan awal RKPD yang memuat prioritas pembangunan daerah dan pagu indikatif program kegiatan; 2. Mendapatkan rincian rancangan awal rencana kerja dan anggaran Perangkat Daerah; 3. Mendapatkan rincian rancangan awal kerangka regulasi menurut Perangkat Daerah,” jelasnya

“Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Musrenbang ini diharapkan antara lain Menetapkan dan menyepakati arah kebijakan dan Prioritas Pembangunan serta pagu indikatif tahun 2021, Kegiatan prioritas dengan tolok ukur capaian kinerja menurut sumber pembiayaan, baik APBD, APBD Provinsi dan APBN,” lanjutnya”Sesuai dengan aturannya kita telah melaksanakan Musrendes, Musrenkec dan forum perangkat Daerah serta ditambahan dari masukan dari hasil reses anggota DPRD Kabupaten Muara Enim. 


“Sebagai motivasi dan apresiaai kepada OPD kita umumkan untuk Kinerja perencanaan pembangunan Daerah tingkat Kecamatan Tanjung Agung yang diterima oleh Saprihoma,  Non OPD BPKB oleh dr. Yan Riadi, Mars,” kata Ramlan

Plt. Bupati Muara Enim Juarsah Saat Menyampaikan Sambutannya

Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H menyampaikan bahwa dalam penyusunan pembangunan tahun 2021 mendatang ada 6 prioritas pembangunan diantaranya : 1. Penanggulangan kemiskinan, dan Pemantapan Infrastruktur Dasar, 2. Pemerataan layanan pendidikan, kesehatan yang berkualitas, 3. Pengembangan UMKM Unggul dan Industri Kreatif, 4. Penguatan ketahanan pangan 5. SDM Unggul dan Pelayanan Prima, 6. Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana.

“Prioritas pembangunan tersebut akan menjadi pedoman bagi kita semua dalam merencanakan anggaran pendapatan dan belanja daerah guna melaksanakan program kegiatan pada tahun 2021 yang akan datang, kata Juarsah kemudian

Juarsah menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah mendukung RKPD Kabupaten Muara Enim Tahun 2021 agar mempedomani peraturan perundang-undangan terbaru yang berlaku, sesuai dengan arahan Presiden yang tertuang di RPJMD Tahun 2020-2024 yang mencangkup pembangunan Sumber Daya Manusia, Pembangunan Infrastruktur, Penyederhanaan Regulasi, Penyederhanaan Birokrasi dan Transportasi Ekonomi.”Upaya penurunan angka kemiskinan si Kabupaten Muara Enim cukup berhasil khusus penduduk miskin dan menurut data BPS yakni 14,54 persen sedangkan tahun 2019  12,41 persen, lebih tinggi dari Provinsi Sumatera Selatan,” sambung Juarsah.


“Kinerja yang telah kita tersebut  capai dapat kita pertahankan  dan agar terwujud seperti tema kegiatan yakni Muara Enim Unggul berdaya Saing,” harapnya. (Adv/Ccn)

Cegah Corona Dinkes dan Bappeda Scaning Suhu Tubuh Para Peserta Musrenbang.


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Dengan terus merebaknya virus Corona (COVID-19) di Indonesia yang kini sudah menjangkiti hampir ratusan orang di tanah air, jajaran Bappeda Muara Enim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melakukan scaning suhu tubuh dan penyemporan cair sanitizer atau anti seftic peserta kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Muara Enim pada Selasa (17/03/20) di Hotel Grand Zuri Muara Enim.

Peserta Kegiatan Musrenbang Antri Saat di Scaning Suhu Tubuh


Menurut Kepala Dinas kesehatan Vivi Maryani, S.Si, M.BMD, Apt mengatakan bahwa kegiatan scaning dan penyemprotan cairan anti seftic tersebut adalah permintaan dari Bappeda Muara Enim dan sebagai perhatian dan pencegahan penyebaran virus Corona.
“Dari hasil scaning pada hari ini tidak ditemukan susfec corona karena rata-rata peserta Musrenbang suhu tubuhnya di bawah 36 derajat celsius, dan  untuk suhu tubuh normal yakni dibawah 37 derajat celcius,” jelasnya
“Sebenarnya sebelum merebaknya virus Corona kita telah membentuk program Public Savety Centre (PSC) yang Operatornya Dinkes terhubung keseluruh OPD Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta Kelurahan,” urai Vivi

“Program PSC tersebut dilaunching pada kegiatan festival durian awal bulan Januari tahun 2019 namun nomor yang dihubungi baru nomor Nasional yakni 119 dan diakhir tahun 2019 baru memakai nomor lokal yakni nomor 0811785119,” tambahnya.
“Untuk Muara Enim penanganan penderita dan suspec corona akan dilakukan yakni dengan orang yang dari luar negeri dan daerah yg sudah terjangkit harus diisolasi mandiri, sedangkan orang dalam pemantauan 5 orang dinyatakan negatif,” urainya
Menyikapi Virus Corona yang sangat mengkhawatirkan Plt Bupati Muara Enim sesaat setelah membuka Kegiatan Musrenbang RKPD menghimbau agar gejolak virus corona tidak usah terlalu dibesar-besarkan, selaku umat yang beriman, ia menghimbau agar tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Dan kepada seluruh ASN saya mengajak untuk sholat Hajat bersama pada hari Kamis pukul 07.00 Wib nanti di halaman kantor  Pemkab. Muara Enim dan dikuti oleh OPD serta seluruh masyarakat dan kita berdoa agar Penyakit Corona tidak sampai ke Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya (Ccn)

Juarsah : OPD Harus Saling Bersinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

Belimbing, inilahmuaraenim.co.id– Melanjutkan konsistensi Pemerintah kabupaten Muara enim dalam rangka mewujudkan visi misi Muara enim yang MERAKYAT, Senin (16/03). Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H didampingi Forkompimda Muara Enim, anggota DPRD Muara Enim dapil 1, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Muara Enim, tim pengerak PKK beserta anggota dan juga unsur tripika kecamatan Belimbing melaksanakan Rapat koordinasi (Rakor) Dinas/Instansi Triwulan Pertama Tahun 2020 bertempat di Kantor Camat Kecamatan Belimbing.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk menyatukan persepsi baik pihak pemerintah maupun tim penggerak PKK agar program pembangunan dapat segera terealisasi, rakor pada kali ini mengangkat tema “Melalui rakor dinas/instansi kita tingkatkan kualitas pelayanan publik guna terwujudnya Muara Enim untuk rakyat yang agamis,berdaya saing,mandiri,sehat dan sejahtera”.
.
Pada kegiatan rakor tersebut masing-masing kecamatan memaparkan apa yang menjadi program kedepan berikut permasalahan yang perlu di bahas pada setiap kecamatan dalam lingkup dapil 1 (Satu) yang meliputi (Kecamatan Muara Enim, Ujan Mas, Gunung Megang, Benakat serta Kecamatan Belimbing).

Plt.Bupati Muara Enim menyampaikan sambutan sekaligus memimpin Rakor, dalam arahannya beliau menyikapi permasalahan yang lagi banyak di bahas pada saat ini yakni merebaknya wabah virus corona untuk itulah beliau mengingatkan kita semua agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan berharap kita semua nantinya akan terhindar dari penyakit tersebut.

Plt. Bupati juga mengingatkan para kepala OPD untuk bersama-sama bersinergi dalam meningkatkan pelayanan publik, beliau berharap setelah dilakukan pembahasan bersama tersebut apa yang nantinya menjadi permasalahan untuk segera di akomodir dan tindak lanjuti sesuai dengan bidangnya masing-masing dan kepada segenap lapisan masyarakat khususnya dapil 1 untuk mendukung dan mengawasi program pembangunan pemerintah daerah agar dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. (Humpro)

SMSI dan Dewan Pers Samakan Persepsi

Jakarta, inilahmuaraenim – Proses verifikasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk menjadi konstituen Dewan Pers terus berjalan. Verifikasi yang dilakukan Dewan Pers sebagai syarat untuk menjadi konstituen Dewan Pers sudah tuntas.

Pengurus SMSI Pusat, Rabu (11/3/2020), kembali melakukan audiensi dengan Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pertemuan yang diterima anggota Dewan Pers Ahmad Jauhari untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan pada pertemuan Selasa (10/3/2020) terkait proses persyaratan administrasi.

Hadir dalam audiensi, Ketua Umum SMSI, Firdaus, Wakil Sekretaris Jenderal, Yono Hartono, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi, Bernardus Wilson Lumi.

Firdaus mengatakan, bahwa pertemuan hari menindaklanjuti pertemuan sebelumnya, dalam rangka menyamakan presepsi dengan Dewan Pers terkait verifikasi administrasi dan verifikasi Faktual SMSI.

“Kita hari ini menyampaikan data termutahir kepengurusan SMSI di 31 provinsi, dalam hitungan kami, dari berbagai persyaratan sudah tidak ada yang kurang. Kalaupun dari Dewan Pers ada yang harus diperbaiki maka kami akan segera kembali memperbaikinya, insyaAllah sudah tidak ada masalah” ujar mantan Ketua PWI Banten ini.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus juga menyampaikan bahwa SMSI dibulan Maret ini terjadi pemutahiran data, karena bertambah lagi satu cabang provinsi Maluku, sehingga kini SMSI sudah memiliki cabang di 31 provinsi ditanah air.(***)

Sumber & Foto : SMSI Sumsel

AJI, IJTI, PWI dan LBH Pers Menilai Pemerintah Ingin Campur Tangan Lagi soal Pers

Pemerintah tiga hari yang lalu mengirimkan draft Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja ke DPR. Draft RUU tersebut hasil dari konsep Omnibus Law untuk merampingkan dan merevisi sejumlah undang-undang yang berlaku saat ini. Pemerintah menargetkan draft Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja bisa dibahas dan disahkan oleh DPR dalam waktu 100 hari.

Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja sejak lama diprioritaskan pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi untuk menggenjot investasi. Karena itu, pasal-pasal di sejumlah peraturan perundang-undangan yang dinilai menghambat investasi, akan disederhanakan bahkan dihapus. Setidaknya ada 1.244 pasal dari 79 undang-undang yang sedang digodok dalam RUU Cipta Lapangan Kerja.

Selain mengatur soal investasi, RUU ini juga memasukkan revisi sejumlah pasal dalam Undang Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Setidaknya ada dua pasal yang akan diubah, yaitu soal modal asing dan ketentuan pidana. Rincian dari pasal asli dan usulan revisi, ada di bawah ini:

Undang Undang No. 40 tentang Pers Revisi dalam Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja
Pasal 11 Pasal 11

Penambahan modal asing pada perusahaan pers dilakukan melalui pasar modal. Pemerintah Pusat mengembangkan usaha pers melalui penanaman modal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penanaman modal.

Pasal 18 Pasal 18
(1) Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta
. (1) Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar.
(2) Perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 13 dipidana dengan pidana denda paling banyak
Rp 500 juta. (2) Perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 13 dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.
(3) Perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 9 ayat (2) dan Pasal 12 dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp 100 juta.
(3) Perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 9 ayat (2) dan Pasal 12 dikenai sanksi administratif.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai jenis, besaran denda, tata cara, dan mekanisme pengenaan sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Atas usulan revisi pasal Undang Undang Pers yang disodorkan pemerintah, AJI, IJTI, PWI dan LBH Pers menyatakan sikap:

  1. Menolak adanya upaya pemerintah untuk campur tangan lagi dalam kehidupan pers. Niat untuk campur tangan lagi ini terlihat dalam Ombnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang akan membuat peraturan pemerintah soal pengenaan sanksi administratif terhadap perusahaan media yang dinilai melanggar pasal 9 dan pasal 12. Pasal 9 memuat ketentuan soal perusahaan pers harus berbentuk badan hukum Indonesia. Pasal 12 mengatur soal perusahaan pers yang wajib mengumumkan nama, alamat dan penanggung jawabnya secara terbuka.

Undang Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, yang menjadi payung hukum kebebasan pers saat ini, dibentuk dengan semangat self regulatory dan tak ada campur tangan pemerintah di dalamnya. Semangat itu tak bisa dilepaskan dari pengalaman buruk di masa Orde Baru, di mana pemerintah melakukan campur tangan sangat dalam di bidang pers. Campur tangan itu ditunjukkan melalui adanya kewenangan pemerintah untuk mencabut SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers), mengendalikan Dewan Pers dengan menempatkan Menteri Penerangan sebagai ketua secara ex-officio, dan menetapkan hanya satu organisasi wartawan yang diakui. Instrumen-instrumen itulah yang kemudian dipakai oleh pemerintah untuk mengendalikan dan mengekang pers.

Lahirnya Undang Undang Pers tahun 1999 memiliki semangat untuk mengoreksi praktik buruk pemerintah Orde Baru dalam mengekang pers. Semangat itu tercermin antara lain dengan menegaskan kembali tak adanya sensor dan pembredelan, Dewan Pers yang dibentuk oleh komunitas pers dan tanpa ada wakil dari pemerintah seperti masa Orde Baru. Undang-undang itu juga memberikan kewenangan kepada Dewan Pers untuk menyusun ketentuan lebih operasional dari undang-undang itu. Artinya, kewenangan untuk mengimplementasikan undang-undang ini berada sepenuhnya di tangan Dewan Pers, bukan melalui peraturan pemerintah seperti dalam undang-undang pada umumnya.

Dengan membaca RUU Cipta Lapangan Kerja ini, yang di dalamnya ada usulan revisi agar ada Peraturan pemerintah yang mengatur soal pengenaan sanksi administratif, itu adalah bentuk kemunduran bagi kebebasan pers. Ini sama saja dengan menciptakan mekanisme “pintu belakang” (back dor), atau “jalan tikus”, bagi pemerintah untuk ikut campur urusan pers. Kami mengkhawatirkan hal buruk di masa Orde Baru akan terulang, di mana pemerintah menggunakan dalih soal administratif untuk mengekang pers. Kami meminta revisi pasal ini dicabut.

  1. Menolak dinaikkannya sanksi denda bagi perusahaan pers. Dalam usulannya, pemerintah mengajukan revisi soal sanksi denda bagi perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 13, menjadi paling banyak Rp 2 miliar –naik dari sebelumnya Rp 500 juta. Pasal 5 ayat 1 mengatur tentang “Pers nasional berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga tak bersalah. Pasal 5 ayat 2 berisi ketentuan soal “Pers wajib melayani Hak Jawab. Pasal 13 mengatur soal larangan pemuatan iklan yang antara lain merendahkan martabat suatu agama dan atau mengganggu kerukunan hidup antarumat beragama, serta bertentangan dengan rasa kesusilaan masyarakat.

Kami mempertanyakan urgensi menaikkan denda sampai lebih dari 400 persen, dari Rp 500 juta menjadi Rp 2 miliar. Secara prinsip kami setuju ada sanksi atas pelanggaran yang dilakukan oleh pers. Namun, sanksi itu hendaknya dengan semangat untuk mengoreksi atau mendidik. Dengan jumlah denda yang sebesar itu, kami menilai semangatnya lebih bernuansa balas dendam. Adanya sanksi sebesar itu juga bisa dijadikan alat baru untuk mengintimidasi pers. Oleh karena itu, kami meminta usulan revisi pasal ini dicabut.

  1. Menuntut konsistensi pemerintah dalam menerapkan Undang Undang Pers. Kami menilai bahwa undang-undang itu selama ini dinilai masih memadai untuk melindungi kebebasan pers asalkan dilaksanakan dengan konsisten. Menaikkan sanksi denda bagi orang yang melanggar pasal 4 ayat 2 dan 3 adalah bukan solusi untuk menegakkan UU Pers. Ayat 2 mengatur soal “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran”, ayat 3 berisi jaminan bagi “pers nasional dalam mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.”

Namun bagi kami yang lebih utama adalah bagaimana konsistensi dalam implementasinya. Selama ini, tindakan orang yang dinilai melanggar dua ayat itu antara lain berupa kekerasan terhadap wartawan saat menjalankan tugasnya. Tindakan itu dikategorikan sebagai melanggar pasal 4 ayat 3 Undang Undang Pers, tapi juga masuk kategori pidana dalam KUHP. Selama ini para pelaku kekerasan terhadap wartawan itu lebih sering dijerat dengan KUHP, yang hukumannya lebih ringan.

Jika aparat penegak hukum ingin melindungi kebebasan pers, mereka harusnya menggunakan Undang Undang Pers yang sanksinya lebih berat, yaitu bisa dikenai 2 tahun penjara atau denda Rp 500 juta. Jika sanksi yang sudah ada selama ini saja jarang dipakai, menjadi pertanyaan bagi kami untuk apa pemerintah mengusulkan revisi terhadap pasal ini? Kami menangkap kesan pemerintah seperti menjalankan politik “lip service”, pencitraan, untuk mengesankan melindungi kebebasan pers, dengan cara menaikkan jenis sanksi denda ini. Bagi kami, yang jauh lebih substantif yang bisa dilakukan pemerintah adalah konsistensi dalam implementasi penegakan hukum Undang Undang Pers.

Jakarta, 16 Februari 2019

Narahubung:
Ketua Umum AJI, Abdul Manan (0818-948-316)
Ketua Bidang Advokasi AJI, Sasmito, (0857-7970-8669)
Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat, Yadi Hendriana (0817129426)
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari (0811817179)
Ketua Bidang Advokasi Persatuan Wartawan Indonesia, Ocktap Riady, (0853-6818-8333)
Direktur LBH Pers, Ade Wahyudin, (0857.7323.8190)

Sumber : SMSI Sumatera Selatan

Majelis Taklim Miftahul Huda Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir Lahat.


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Bencana yang menimpa masyarakat Kabupaten Lahat mengundang berbagai pihak untuk berimpati atau peduli, begitu pula Jajaran Majelis Taklim Miftahul Huda Muara Enim berinisiatif mengadakakan kegiatan menghimpun bantuan untuk membantu para korban banjir tersebut.


Bertempat diposko Induk, Pendopoan rumah Dinas Camat Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat pada Minggu (12/10/2020) sekira pukul 14.00 wib secara simbolis diserahkan bantuan berupa sembako, sajadah, ambal dan pakaian bekas layak pakai yang diterima oleh Camat Kikim Timur.

Menurut Pimpinan Majelis Taklim Miftahul Huda Muara Enim Kyai Sukin El-Asghor menuturkan bahwa kegiatan penggalangan dana dan bantuan lain yang diperlukan oleh para korban banjir seperti beras, air mineral, mie instans, pakaian bekas layak pakai, ambal dan sejadah.
“Semua bantuan kami himpun dari jamaah Miftahul Huda Muara Enim dan masyarakat sekitar kota Muara Enim, yang kami kumpulkan selama 3 hari yang lalu yang dimulai sejak tanggal 10 sampai tanggal 12 yang bantu para punggawa Miftahul Huda Muara Enim dan Banser NU,” jelasnya.


” Untuk jumlah beras 100 kilogram, Mie instan 45 dus, makanan ringan 3 dus, air mineral 10 kotak, gula kopi 1 dus popok bayi 1 dus dan pakai layak pakai 10 karung,” lanjutnya.
“Jangan dilihat bentuk bantuan ini, namun inilah yang bisa kami bisa lakukan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang, kami atas nama keluarga besar Majelis Dzikir Miftahul Huda Muara Enim turut berprihatin dan berduka cita, semoga Allah SWT akan selalu melindungi kita semua, Amin,” katanya kemudian.


Camat Kikim Timur Pebroni, SE., MM., usai menerima bamtuan mengungkapkan bahwa ia mewakili Bupati Lahat Cik Ujang mengucapkan ribuan terima kasih kepedulian dari seluruh anggota majelis Dzikir Miftahul Huda Muara Enim terhadap musibah banjir bandang yang melanda masyarakat Kikim Timur pada hari Kamis yang lalu.


“Saya mewakili Bupati Lahat Cik Ujang mengungkapkan ribuan terima kasih atas bantuannya untuk masyarakat Kikim Timur yang dilanda Banjir Bandang beberapa hari yang lalu,kepada seluruh pengurus dan anggota dari Majelis Dzikir Miftahul Huda yang datangnya dari Kabupaten Muara Enim,dan kami akan sesegera mungkin akan menyalurkan bantuan ini kepada yang berhak menerimanya,” kata Pebroni. (Ccn)