inilahmuaraenim.co.id

Penderita Covid-19 Muara Enim positif 5 Orang


Muara Enim, inilahmuaraenim.co.id-Melalui juru bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta pada Kamis (13/05/20) di Lobi Kantor Bupati Muara Enim menjelaskan bahwa penderita Corona atau Covid-19 Muara Enim bertambah jadi 5 orang yang positif.


“Penambahan penderita ini terkonfirmasi berdasarkan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Pakembang dari hasil SWAB yang kita kirimkan beberaoa hari yang lalu, 5 orang ini masih terkait dengan pasien nomor 60,” kata Panca.


“Adapun ke 5 orang yang positif terjangkit ini terdiri dari 4 orang tenaga medis dan 1 orang keluarga tenaga medis dan ke-5 orang ini telah kita lakukan isolasi di Rumah Sakit H.M. Rabain Muara Enim,” lanjutnya


“Kita sampakan kepada masyarakat bahwa tim surveilans akan melakukan inditivikasi kepada keluarga yang berhubungan atau kontak langsung dengan pasien dan mereke akan kita lakukan rapid test,” tambah Panca


“Kita Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Muara Enim telah mengadakan rapat dan hari ini Tim Surveilans mengambil langkah-langkah apabila hasil SWAB 15 orang yang kita kirimkan ke Palembang dan sampai saat ini kita masih menunggu hasilnya, namun ada terjadi perkembangan penambahan positif covid-19 kita mengambil langkah-langkah kongkrit yakni menstrerilsasi ruang dan peralatan rumah sakit untuk memutus rantai penyebaran penukaran covid,” jelas Panca


Menurut Panca bahwa jika memang terjadi perkembangan penambahan penderita corona akan mengambil langkah pengalihan pelayanan Kesehatam ke Rumah Sakit Bukit Asam, dan menurutnya bahwa situasi dan keadaan Rumah Sakit Umum H.M Rabain masih bisa memberikan pelayanan karena sistim kerja tenaga medis Rumah Sakit Umum H.M Rabain dilakukan secara bergiliran atau sistim shift dan lanjut Panca bahwa situasi tenaga medis masih cukup memadai.


“Untuk Update data terakhir Kabupaten Muara Enim total 8 orang positif, meninggal 1 orang sudah dinyatakan sehat 1 orang, dan 6 orang masih dalam perawatan dan untuk pasien di Rumah sehat tinggal 4 orang yakni 4 orang berstatus OTG mereka berasal 3 orang keluarga dari pasien meninggal di kelurahan Tegal Rejo, 1 orang lagi dari keluarga tenaga medis,” tutupnya. (Ccn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *